TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Pilu: Bayi Meninggal karena Asap Rokok di Acara Aqiqah, Peringatan bagi Semua Perokok

Bacaan 5 menit
Kisah Pilu: Bayi Meninggal karena Asap Rokok di Acara Aqiqah, Peringatan bagi Semua Perokok

Kisah pilu bayi meninggal karena asap rokok ini menjadi viral, kronologisnya dibagikan di Facebook. Tragedi ini menjadi peringatan bagi semua perokok, agar tidak sembarangan merokok di dekat anak-anak, bayi, dan balita.

Bagi Anda seorang pecandu rokok, berhati-hatilah saat berada di sekitar bayi atau balita. Kisah bayi meninggal karena rokok di acara aqiqah ini mungkin bisa membuka mata Anda.

Keluarga ibu Indah harus menanggung pilu yang teramat sangat karena putera kecil mereka harus kembali ke pangkuan Sang Pencipta dalam usia sangat dini, 1 bulan. Yang lebih memilukan, tragedi ini disebabkan oleh keegoisan seorang tamu yang merokok di acara aqiqah bayi bernama Hafizh tersebut.

Dalam sebuah status yang ditulis ibu Indah tanggal 9 Agustus 2017 lalu, ia menceritakan kronologis kejadian yang menimpa putera semata wayangnya tersebut.

Dia menulis:

Pagi itu, tgl 17 juli 2017 kami sekeluarga akan mengadakan pesta cukur rambut dan aqiqah untuk hafizh. Kami pun menginap dari seminggu yang lalu dirumah ibu mertuaku (acara diadakan dirumah ibu mertuaku, karna di rumahku lingkungannya terlalu sempit). Akhirnya pada malam acara itu putraku Hafizh ku bawa ke ruang tamu. Karna banyak tamu yg ingin melihat Hafizh, aku terlalu sibuk dengan tamu, sampai aku tak menyadari kalau ada orang yang sedang merokok. Awalnya Hafizh baik-baik saja tak ada kendala. Sampai 2 hari sesudah acara itu, Hafizh batuk-batik dan nafasnya tersendat sendat (sesak). Aku memberitahukan suamiku tentang keadaan Hafizh, akhirnya aku diberikan obat batuk. Karna Hafizh masih terlalu kecil, aku yang minum obatnya (saat itu aku menyusui)

Karena kondisi Hafizh tak kunjung membaik, Indah dan sang suami membawa putera mereka ke bidan. Namun bidan tersebut menolak memberi obat karena Hafizh masih terlalu kecil.

Akhirnya, Hafizh pun dibawa ke rumah sakit dan menjalani serangkaian pemeriksaan. Setelah diperiksa, baru diketahui bahwa Hafizh mengalami pneumonia atau paru-paru basah.

Artikel terkait: Gejala dan penanganan Pneumonia pada anak

bayi meninggal karena rokok

Hafizh adalah bayi yang meninggal karena rokok saat acara aqiqah. Peringatan keras bagi semua perokok.

Ya Allah berat rasanya melihat putraku yang masih terlalu kecil masuk ke ruang IGD dan divonis mengalami pneumonia berat, kalau aku bisa meminta.  Aku saja yang terkena penyakit itu daripada aku harus melihat Hafizh terbaring lemah dengan infusan, oksigen, suntikan, dan lain lain :'( Setiap detik, aku hanya menginginkan kabar baik yang diucapkan oleh dokter. Sampai pada akhirnya, Hafizh harus melakukan rontgen agar bisa diteliti lebih dalam penyakitnya.

Kedua orangtua Hafizh berdoa tanpa henti agar kondisi bayi yang baru berusia satu bulan itu bisa membaik. Namun, kenyataan berkata lain, kondisi Hafizh justru makin memburuk.

Hafizh harus dipindahkan ke ruang perawatan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) karena kondisinya yang semakin menurun. Indah dan suaminya pun dipanggil oleh dokter, untuk membacakan hasil rontgen.

Indah mengutip ucapan dokter:

Jadi gini Bu, Pak.. Bayi Hafizh ini mengalami pneumonia sangat berat. Ini hasil rontgennya, seharusnya paru parunya itu berwarna hitam. Tapi disini paru paru bayi hafizh hampir putih semua. Hitamnya hanya sebagian aja. Saya minta tanda tangan untuk persetujuan kalau nanti terjadi hal yang tidak diinginkan ya Bu, Pak.

Dengan berat hati, Indah dan suami menandatangani surat tersebut. Sambil terus berharap ada keajaiban yang bisa membuat Hafizh selamat.

Bayi meninggal karena rokok

Bayi meninggal karena rokok ini masih bisa tersenyum kepada sang ibunda sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Akan tetapi pada hari Minggu 30 Juli 2017, harapan itu pupus ketika mereka kembali dipanggil ke ruang PICU dan mendapat kabar bahwa denyut nadi Hafizh terus menurun. Indah dan suami hanya bisa pasrah.

Indah mengenang saat-saat terakhirnya melihat Hafizh. Dengan napas yang tersengal-sengal, ia masih bisa tersenyum menatap sang Bunda:

Kulihat Hafizh menatapku dalam-dalam, seperti pertanda kalau ia akan meninggalkan aku pergi selamanya. Aku pun tersenyum membalas tatapannya. Bunda sayaaanggg banget sma dd Hafizh. Kucium keningnya dan tak lama Hafizh pun ‘tiada’. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Semua menjadi sangat gelap. Duniaku telah pergi untuk selamanya. Tangisku dan tangis suamiku meledak. 

bayi meninggal karena rokok Bayi meninggal karena rokok ini sempat dicium keningnya oleh sang ibu, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Indah melepas kepergian puteranya dengan ikhlas sembari berdoa agar dia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Ya Allah, jika ini yang terbaik. Lindungilah Hafizh, berikanlah ia tempat yang indah di surga-Mu. Berikanlah ketabahan dan kekuatan untuk kami yang ditinggalkan. Amin

Mencegah risiko bayi meninggal karena rokok

Kisah bayi meninggal karena asap rokok ini seharusnya bisa dicegah, jika tidak ada orang yang sembarangan merokok di dekat bayi. Sistem imun bayi masih sangat lemah sehingga belum mampu melindungi tubuhnya dari paparan asap rokok yang beracun.

Bila Anda memiliki teman atau kerabat yang memiliki kebiasaan merokok, sebelum mengundangnya, Anda harus memastikan beberapa hal berikut ini:

  • Minta dia untuk tidak merokok di dalam rumah Anda atau pun di dalam mobil yang digunakan untuk membawa bayi
  • Berada sejauh mungkin dengan orang yang merokok
  • Jangan membawa bayi ke tempat-tempat yang dekat dengan area merokok, seperti restoran.
  • Jika ada orang yang merokok di sekitar bayi Anda, mintalah dengan sopan untuk tidak merokok. Karena membuat bayi Anda sakit.
  • Jika terpaksa berada di sekitar orang yang merokok, dan dia menolak mematikan rokoknya, bukalah jendela lebar-lebar atau berpindah tempat yang lebih jauh.

Jika suami Bunda seorang perokok, bagikan artikel ini agar dia sadar betapa bahayanya merokok di sekitar anak. Apabila dia kesulitan mengatasi kecanduan merokok, setidaknya ingatkan dia untuk tidak pernah merokok di dekat anak.

Bayi meninggal karena rokok

Makam Hafizh, bayi meninggal karena rokok. Semoga Hafizh bahagia di alam sana.

Kisah bayi meninggal karena asap rokok ini harusnya bisa menjadi peringatan betapa berbahayanya paparan asap rokok pada bayi dan balita. Jangan sampai hanya karena tidak mampu menahan keinginan merokok, anak kita menjadi korban.

Bagikan kisah ini sebanyak-banyaknya sebagai bahan peringatan untuk orangtua lain dan para perokok di luar sana agar sadar untuk tidak merokok di sekitar anak.

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Referensi: Okezone, Tribunnews, Medicinenet

Baca juga:

Peringatan Dokter: Sekalipun Merokok di Luar Rumah, Orangtua Perokok tetap Bahayakan Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Kisah Pilu: Bayi Meninggal karena Asap Rokok di Acara Aqiqah, Peringatan bagi Semua Perokok
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti