Kapan ya normalnya bayi bisa berjalan? Ini tanda yang harus diperhatikan!

Kapan ya normalnya bayi bisa berjalan? Ini tanda yang harus diperhatikan!

Jangan salah, ini waktu dan stimulasi tepat untuk bayi bisa berjalan.

Berjalan merupakan salah satu tonggak perkembangan motorik kasar yang penting bagi bayi. Lalu, sebenarnya umur berapa bayi bisa berjalan?

Setiap anak berkembang dengan unik, Bun. Si kecil tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing berdasarkan tonggak perkembangan, tak terkecuali untuk kemampuan berjalannya.

Kemampuan ini tak datang dengan sendirinya, melainkan melalui serangkaian proses. Mulai dari telungkup, duduk, berdiri, hingga berjalan. Namun, ada bayi-bayi yang bisa sampai melewati beberapa tahap untuk sampai bisa berjalan.

Umur berapa bayi bisa berjalan?

Umur berapa bayi bisa berjalan

Dokter spesialis pediatric orthopedic, Dr. Göran Kendorf menjelaskan bahwa si kecil belajar bergerak maju melalui aktivitas merangkak. Menurutnya, merangkak dan duduk secara mandiri adalah dua langkah perkembangan yang biasanya terjadi sekitar waktu yang sama.

Kemampuan ini secara bertahap biasanya muncul pada usia sekitar 8-10 bulan. Tetapi usia ini mungkin bervariasi antara 9 dan 18 bulan.

Umumnya sebagian besar bayi mulai merangkak sekitar 7 bulan, kemudian ia akan belajar berdiri rata-rata sekitar 9 hingga 12 bulan. Selanjutnya, ia akan belajar merayap dan menjelajah secara bertahap. 

Ciri-ciri bayi hendak berjalan
Umur berapa bayi bisa berjalan?

Umur berapa bayi bisa berjalan?

Si kecil akan mencoba beberapa langkah sambil memegang sesuatu seperti sofa, meja, dan tembok setelah ia bisa berdiri. Normal bagi setiap bayi untuk belajar perkembangan tersebut selama beberapa minggu.

Bila sudah di tahap ini, artinya si kecil sudah semakin berkembang dan berarti sudah akan berjalan. Si kecil sudah mengembangkan kemampuan motorik di kaki dan pinggul. Seperti halnya merangkak, perkembangan terjadi secara bertahap dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Selain itu, faktor kepribadian juga rupanya memengaruhi. Bayi yang terlihat lebih berani biasanya akan berjalan lebih cepat dibandingkan bayi yang terlihat takut. Namun jangan khawatir Bunda, ada beberapa cara untuk menstimulasinya agar ia bisa lebih cepat berjalan. 

Stimulasi agar bayi bisa berjalan

Umur berapa bayi bisa berjalan?

Berikan kesempatan eksplorasi

Bunda, sebaiknya jangan terlalu banyak menggendong atau memangku bayi. Hal ini secara tak langsung bisa menurunkan motivasi si kecil untuk bergerak mengeksplorasi lingkungan.

Jangan terlalu mengkhawatirkannya akan terjatuh atau terluka saat bereksplorasi, asalkan diawasi dengan baik, tentu prosesnya akan aman-aman saja.

Pertimbangkan kembali baby walker

Walau terlihat cukup menstimulasi, rupanya tidak semua bayi cocok menggunakannya, Bun. Namun ternyata, banyak ahli yang juga kurang merekomendasikan penggunaannya.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar kita menghindari penggunaannya untuk si kecil. Baby walker menjaga dan membiasakan si kecil dalam posisi duduk, pinggul tertekuk, serta menggunakan kaki bawah untuk menggerakkan kaki ke depan.

Posisi ini bukanlah cara berjalan alami, selain itu akan membahayakan juga bila si kecil terguling bersama Baby Walker.

Motivasi dengan kesukaannya

Saat si kecil berada dalam masa eksplorasi, ada banyak hal yang bisa menjadi motivasi, salah satunya mainan. Parents bisa mendorongnya berjalan dengan menunjukkan mainan favoritnya.

Selain mainan, Anda atau orang terdekat lainnya juga bisa menjadi salah satu tujuan si kecil ketika belajar berjalan.

Biarkan bayi bertelanjang kaki

Siapa sangka, bertelanjang kaki rupanya lebih direkomendasikan pada bayi yang baru belajar berjalan. Mengenakan sepatu sebetulnya tak masalah, namun bertelanjang kaki membuat si kecil lebih bisa mengatur keseimbangan.

Dengan bertelanjang kaki, si kecil lebih mudah menggunakan jari kaki untuk keseimbangan, otot dan tulang kaki pun bisa berkembang dengan baik.

Artikel terkait: 4 Penyebab Anak Terlambat Berjalan (Delayed Walking) dan Cara Mengatasinya

Bagaimana Bun, apakah si kecil sudah menunjukkan tanda untuk belajar berjalan? 

Sumber: thebump.com, babybjorn

Baca Juga: 

Anak terlambat berbicara, kapan Parents perlu khawatir?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

app info
get app banner