TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Tradisi Upacara Melasti, Asal Usul hingga Tata Caranya

Bacaan 4 menit
Mengenal Tradisi Upacara Melasti, Asal Usul hingga Tata Caranya

Mengenal lebih dekat tentang Upacara Melasti, tradisi menyucikan diri yang dilakukan umat Hindu Bali.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Bagi umat Hindu di Bali, tahun baru Saka adalah kesempatan untuk memulai kembali kehidupan dengan hati yang bersih dan suci. Beberapa hari sebelum perayaan Nyepi, biasanya dilangsungkan sebuah upacara yang bernama tradisi melasti.

Upacara melasti biasanya diikuti orang secara berkelompok. Orang tersebut akan datang ke sumber-sumber air secara berkelompok. 

Artikel Terkait: Mengenal Lebih Dekat Tradisi Makan Minangkabau, Makan Bajamba

Daftar isi

  • Apa Itu Tradisi Melasti? 
  • Apa Makna Tradisi Upacara Melasti?
  • Dari Mana Asal Usul Upacara Melasti?
  • Bagaimana Tata Cara Pelaksanaan Upacara Melasti?

Apa Itu Tradisi Melasti? 

Mengenal Tradisi Upacara Melasti, Asal Usul hingga Tata Caranya

Sumber: dominik-photography.com

Tradisi Melasti adalah upacara mensucikan diri yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali untuk menyambut hari raya Nyepi.

Upacara ini biasanya dilakukan di pinggir pantai atau danau dengan tujuan mensucikan diri dari segala perbuatan-perbuatan buruk yang telah dilakukan, lalu perbuatan buruk tersebut dibuang ke laut. 

Upacara melasti dilakukan dengan menghanyutkan kotoran-kotoran alam menggunakan air kehidupan.

Itulah sebabnya mengapa upacara melasti dilakukan di sumber air seperti di pinggir laut atau danau. 

Upacara melasti biasanya dilakukan setahun sekali tepat pada tiga hari sebelum hari raya Nyepi. 

Artikel Terkait: Asal Usul, Sejarah, dan Makna Ogoh Ogoh, Ritual Nyepi Khas Bali 

Apa Makna Tradisi Upacara Melasti?

H2 Apa itu Melasti

Sumber: dominik-photography.com

Upacara melasti memiliki makna sebagai pembersihan jagat raya yang meliputi diri sendiri atau alam semesta.

Upacara melasti juga menjadi salah satu bentuk permohonan terhadap Tuhan Yang Maha Esa supaya umat Hindu diberikan kekuatan untuk melangsungkan hari raya Nyepi. 

Makna tradisi melasti adalah untuk melebur semua pikiran, perkataan dan perbuatan kotor dan memperoleh angemet tirta amerta dari sumber  mata air yang disucikan untuk kehidupan. 

Upacara melasti juga bermakna sebagai upacara untuk menghanyutkan penderitaan masyarakat.

Tradisi melasti bertujuan untuk memotivasi umat secara ritual serta spiritual untuk melenyapkan penyakit-penyakit sosial seperti wabah penyakit, permusuhan dan lain-lain.

Makna lain dari upacara melasti adalah mengingatkan umat Hindu agar mengembalikan kelestarian lingkungan dan menghilangkan sifat-sifat manusia yang merusak lingkungan. 

Artikel Terkait: Sendratari Ramayana: Sejarah, Asal Usul, dan Alur Cerita 

Dari Mana Asal Usul Upacara Melasti?

Mengenal Tradisi Upacara Melasti, Asal Usul hingga Tata Caranya

Sumber: dominik-photography.com

Upacara melasti berasal dari adanya tahun baru Saka dan hari raya Nyepi.

Untuk mengaktualisasikan kesempatan untuk memiliki kehidupan yang baru, masyarakat Bali menggunakan upacara melasti sebagai salah satu media untuk ritual.

Karena hal-hal tersebut upacara melasti diartikan sebagai upacara untuk mensucikan diri. 

Upacara melasti juga memiliki kaitan dengan suatu upacara Nagansankritan di India.

Keduanya sama-sama upacara yang ditujukan untuk mensucikan, namun pada upacara Nagansankritan lebih fokus terhadap mensucikan suatu desa. 

Artikel Terkait: Padusan, Ritual Mandi di Sumber Air untuk Sucikan Diri Sambut Ramadan 

Bagaimana Tata Cara Pelaksanaan Upacara Melasti?

Mengenal Tradisi Upacara Melasti, Asal Usul hingga Tata Caranya

Sumber: dominik-photography.com

Pelaksanaan upacara melasti dilakukan di daerah yang dekat sumber air seperti di pinggir laut atau danau. Adapun tata cara pelaksanaan upacara melasti, berikut tata caranya:

1. Persiapan Peralatan dan Sesaji

Yang dilakukan pertama kali sebelum melakukan upacara melasti adalah mempersiapkan peralatan dan sesaji.

Biasanya, setiap orang dalam satu rombongan akan membawa perangkat-perangkat keramat untuk ibadah seperti arca, pratima, pralingga dari pura masing-masing wilayah untuk disucikan.

Sesaji pun disiapkan oleh masing-masing orang sesuai dengan kemampuan masing-masing. 

Cerita mitra kami
Polusi Udara Picu Penyakit Kronis Anak, Cegah dengan 6 Hal Ini!
Polusi Udara Picu Penyakit Kronis Anak, Cegah dengan 6 Hal Ini!
Cari tahu cara Anda menjadikan si kecil selangkah lebih maju lewat kuis berikut ini!
Cari tahu cara Anda menjadikan si kecil selangkah lebih maju lewat kuis berikut ini!
Siasati Kebutuhan Ibu dan Anak dengan Voucher Lazada Ramadan Sale Senilai hingga 1,4 Juta Rupiah
Siasati Kebutuhan Ibu dan Anak dengan Voucher Lazada Ramadan Sale Senilai hingga 1,4 Juta Rupiah
Atasi Stres Saat Hamil dengan 5 Cara Ini
Atasi Stres Saat Hamil dengan 5 Cara Ini

Artikel Terkait: Sejarah dan Filosofi Tradisi Tanam Sasi, Upacara Kematian dari Papua 

2. Ritual Arak-Arakan

Setelah mempersiapkan peralatan dan sesaji, biasanya akan dimulai ritual arak-arakan.

Ritual arak-arakan ini biasanya dilakukan mengelilingi desa setempat sambil membawa berbagai peralatan yang sudah dipersiapkan untuk upacara melasti.

Pada ritual arak-arakan ini, berlangsung juga penyucian dengan menggunakan tetesan-tetesan air yang dilakukan oleh pemimpin adat kepada para peserta yang hendak mengikuti upacara melasti. 

Artikel Terkait: Sejarah hingga Cara Memainkan Dambus, Alat Musik Khas Bangka 

3. Proses Sembahyang

Mengenal Tradisi Upacara Melasti, Asal Usul hingga Tata Caranya

Proses sembahyang dalam upacara melasti adalah inti dari acara.

Pada proses sembahyang orang-orang yang mengikuti upacara melasti akan duduk bersila menghadap ke arah jajaran perangkat ibadah dan sesaji, sekaligus menghadap ke arah sumber air suci.

Setelah itu, orang-orang tersebut akan diberikan secangkir air suci untuk diminum lalu dilanjutkan dengan meletakkan bijak di dahi masing-masing orang.

Proses sembahyang dilakukan dengan khusyuk, setelah selesai biasanya perangkat-perangkat ibadah yang telah dicuci diarak kembali ke pura untuk menjalankan ritual lainnya.

Jika telah selesai para peserta upacara melasti bisa pulang ke desa masing-masing. 

Artikel Terkait: Asal Usul, Sejarah, dan Makna Ogoh Ogoh, Ritual Nyepi Khas Bali

Demikianlah informasi mengenai upacara melasti di Bali serta asal usul dan tata cara pelaksanaan upacara melasti. 

Bagi Parents yang ingin membaca informasi seputar parenting dan diskusi sesama Parents atau expert, jangan lupa untuk mengunduh aplikasi theAsianparent yang tersedia di iOS dan android.

***

Baca Juga: 

Bebaskan dari Marabahaya dan Kesialan, Begini Asal Usul Tradisi Ruwatan

Mengenal Tradisi Masyarakat Bali Jelang Dewasa dengan Potong Gigi

Tradisi Baratan: Makna, Sejarah, dan Nilai yang Terkandung

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alifah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Warisan Budaya
  • /
  • Mengenal Tradisi Upacara Melasti, Asal Usul hingga Tata Caranya
Bagikan:
  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti