TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Padusan, Ritual Mandi di Sumber Air untuk Sucikan Diri Sambut Ramadan

Bacaan 4 menit
Padusan, Ritual Mandi di Sumber Air untuk Sucikan Diri Sambut Ramadan

Padusan merupakan tradisi jelang Ramadan untuk mensucikan diri lahir batin. Ada tujuan yang sakral dan dilakukan di sejumlah lokasi ini.

Bulan suci Ramadan sudah di depan mata. Apa saja persiapan yang sudah Parents lakukan untuk menyambut datangnya bulan mulia ini? Bagi Parents yang tinggal di Jawa Tengah dan Yogyakarta mungkin cukup familiar dengan padusan tradisi jelang Ramadan.

Berbagai aktivitas dilakukan oleh umat Muslim menjelang bulan Ramadan. Bulan yang jatuh setelah Sya’ban ini diibaratkan “tamu istimewa” yang layak untuk disambut dengan baik. Penyambutan terhadap bulan Ramadan biasanya dilakukan dengan penyucian diri lahir dan batin, yang dalam praktiknya terkadang melibatkan simbol-simbol kegiatan tertentu. Tradisi Padusan adalah salah satunya.

Padusan berasal dari Bahasa Jawa ‘adus’ yang artinya mandi. Padusan merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa untuk menyucikan diri, membersihkan jiwa dan raga, dalam menyambut datangnya Ramadan. Tujuan dilakukan padusan adalah supaya ketika bulan Ramadan tiba, umat Muslim menjalani ibadah dalam kondisi suci lahir batin.

Artikel terkait: Populer di Kalangan Umat Muslim, Apa Makna Ucapan Ramadan Kareem?

Padusan Tradisi Jelang Ramadan adalah Warisan Budaya Turun-temurun

Padusan, Ritual Mandi di Sumber Air untuk Sucikan Diri Sambut Ramadan

Padusan merupakan warisan budaya dari leluhur yang telah dilakukan secara turun-temurun. Kegiatan ini biasanya cukup banyak ditemukan di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Orang-orang akan mendatangi sumber air atau sumur, kemudian berendam ataupun menyiram seluruh tubuh dengan air.

Pada masyarakat zaman dulu, ritual padusan umumnya dilakukan di sumber air yang sepi. Ini memiliki makna filosofis yang sangat dalam, yaitu sebagai sarana untuk merenung dan instropeksi diri dari berbagai kesalahan yang telah dibuat pada masa lalu.

Dalam sepi, kesadaran diri seseorang akan muncul. Keheningan diharapkan dapat membuat seseorang mampu berdialog dengan diri sendiri, yang mana ini merupakan pintu untuk lebih dekat dengan Tuhan dan memahami hakikat penciptaan.

Pergeseran Makna Padusan di Zaman Modern

Padusan, Ritual Mandi di Sumber Air untuk Sucikan Diri Sambut Ramadan

Sebuah sumber dari laman Indonesia.go.id menyebutkan bahwa di zaman modern seperti sekarang, praktik padusan telah mengalami pergeseran. Ritual yang semestinya dilakukan seorang diri, kini telah berubah menjadi mandi, keramas atau berendam beramai-ramai di satu mata air.

Barangkali di masa kini cukup jarang orang-orang yang melakukan padusan dengan cara menyepi untuk hening menyendiri di sumber mata air. Masyarakat dari berbagai kalangan, baik tua maupun muda, laki-laki dan perempuan, berbaur untuk padusan beramai-ramai.

Tak hanya itu, ritual padusan juga telah menjadi komoditas pariwisata di daerah setempat. Orang-orang dari luar wilayah sengaja datang untuk turut melakukan padusan ataupun melihat proses ritual ini.

Artikel terkait: Ternyata Begini 6 Cara Rasulullah Menyambut Ramadhan, Yuk Diamalkan!

Lokasi Ritual Padusan Tradisi Jelang Ramadan

Padusan, Ritual Mandi di Sumber Air untuk Sucikan Diri Sambut Ramadan

Di Yogyakarta, setidaknya ada sepuluh lokasi yang biasa didatangi masyarakat untuk menjalani padusan. Setiap lokasi tersebut memiliki sejarah masing-masing. Berikut ini beberapa yang cukup terkenal.

1. Umbul Pajangan di Jalan Kaliurang, Sleman.

2. Sendang Klangkapan di Dusun Klangkapan, Desa Margoluwih, Sleman. Sendang (kolam) ini konon sengaja dibuat oleh Sunan Kalijaga saat tidak menemukan air untuk berwudhu.

3. Sendang Ngepas Lor yang terletak di Desa Donoharjo, Sleman.

4. Pemandian Umbul Manten, berlokasi di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Tempat ini, selalu dipadati pengunjung yang ingin melakukan ritual padusan setiap tahunnya menjelang bulan puasa.

5. Obyek Mata Air Cokro (OMAC), Umbul Ponggok, Klaten. Padusan di OMAC biasa dilakukan secara simbolik oleh Bupati Klaten yang melakukan siraman terhadap Mas dan Mbak Klaten (Duta Pariwisata Kabupaten Klaten), lalu dilanjutkan oleh warga.

6. Umbul Petilasan Joko Tingkir, Semarang. Ribuan warga yang bukan hanya berasal dari Semarang tetapi daerah sekitarnya seperti Salatiga, mendatangi petilasan ini untuk menjalani padusan. Di petilasan ini lokasi padusan terbagi menjadi dua tempat yaitu Sendang Lanang (untuk laki-laki) dan Sendang Puteri (untuk perempuan).

Artikel terkait: Mengucapkan Selamat Ramadan kepada Kerabat, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Tradisi Padusan jadi daya tarik Wisatawan

Kegiatan padusan yang kini dilakukan secara beramai-ramai memang unik dan menarik minat masyarakat dan wisatawan, baik domestik maupun asing. Dengan digelarnya tradisi padusan ini di tempat ramai, masyarakat luar dapat melihat kekayaan budaya Indonesia yang bernilai spiritual.

Meski padusan kini telah banyak bertransformasi menjadi atraksi pariwisata, sebaiknya kita sebagai generasi penerus yang mewarisi tradisi leluhur, hendaknya tetap menjaga kesakralan dari padusan itu sendiri.

Bagi Parents yang mungkin tinggal berjauhan dengan lokasi padusan, ritual mandi dan bersuci ini biasanya secara simbolik dapat dilakukan sendiri di rumah, dengan diniatkan menyambut bulan Ramadan.

Nah itulah ulasan tentang padusan. Selamat menyambut bulan Ramadan bagi Parents yang beragama Islam, semoga diberikan kelancaran dalam beribadah di bulan mulia.

 

Baca juga:

Cerita mitra kami
Kulit Gatal dan Bentol karena Alergi Dingin? Ini Cara Mengatasinya
Kulit Gatal dan Bentol karena Alergi Dingin? Ini Cara Mengatasinya
CoComelon Sing A-Long Live Hadir di Indonesia, Yuk, Parents!
CoComelon Sing A-Long Live Hadir di Indonesia, Yuk, Parents!
Nutrisi Lengkap dan Seimbang Optimalkan Pertumbuhan dan Perkembangan Si Kecil
Nutrisi Lengkap dan Seimbang Optimalkan Pertumbuhan dan Perkembangan Si Kecil
Parents, Pastikan Ikut #RamadanAmanMama, Total Hadiah 40 Juta!
Parents, Pastikan Ikut #RamadanAmanMama, Total Hadiah 40 Juta!

7 Rekomendasi Tontonan Ramadan untuk Anak dan Keluarga

30 Hikmah bulan Ramadhan yang insyaallah akan diraih umat Islam

Jika Pahala di Bulan Ramadan Berlipat Ganda, Apakah Dosa Juga Demikian?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

  • Halaman Depan
  • /
  • Warisan Budaya
  • /
  • Padusan, Ritual Mandi di Sumber Air untuk Sucikan Diri Sambut Ramadan
Bagikan:
  • Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

    Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

    Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti