TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Toxic Shock Syndrome, Infeksi Bakteri yang Menimbulkan Racun dalam Darah

Bacaan 3 menit
Toxic Shock Syndrome, Infeksi Bakteri yang Menimbulkan Racun dalam Darah

Toxic Shock Syndrome adalah penyakit langka namun mematikan yang harus diwaspadai.

Toxic shock syndrome (TSS) adalah penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri staphylococus aureus atau bakteri streptococus yang masuk ke aliran darah, berkembang biak kemudian menimbulkan racun dalam darah.

Gejala penyakit toxic shock syndrome

TSS masuk kategori penyakit langka, namun jika tidak segera ditangani dengan baik TSS bisa mengancam nyawa penderitanya. Gejala TSS terjadi secara mendadak dan langsung membuat kondisi tubuh memburuk.

  • Demam tinggi hingga 39 derajat celcius
  • Gejala mirip flu seperti sakit kepala, meriang, sakit tenggorokan, batuk
  • Otot terasa kaku
  • Diare
  • Tekanan darah rendah
  • Mual dan muntah
  • Mata, bibir dan lidah memerah
  • Kejang-kejang
  • Sulit bernapas
  • Ruam di kulit yang menyebar seperti luka bakar

Orang yang berlebihan mengonsumsi alkohol memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami TSS, penderita diabetes dan cacar air juga memiliki tingkat risiko yang lebih besar dibandingkan orang yang sehat.

Jika Anda mengalami gejala diatas, segeralah menghubungi dokter. Agar mendapatkan perawatan sedini mungkin. Karena komplikasi TSS bisa menyebabkan gagal jantung, gagal ginjal, bahkan kurang darah. Dan dampaknya bisa mematikan bagi penderita.

Penyebab

TSS bisa menimpa siapa saja, laki-laki, perempuan dan anak-anak bisa mengalami TSS. Bakteri penyebab TSS bisa masuk ke dalam aliran darah melalui luka yang dibiarkan terbuka dan tidak diobati dengan baik sehingga mengalami infeksi dan menyebabkan bakteri masuk ke dalam darah.

Penyebab lainnya:

  • Penggunaan tampon. Banyak kasus TSS terjadi disebabkan oleh tampon yang dibiarkan terlalu lama dalam tubuh tanpa diganti, terutama tampon dengan daya serap tinggi.
  • Penggunaan kondom perempuan yang dimasukkan ke dalam vagina
  • Luka terbuka di tubuh seperti luka teriris pisau, luka bakar, gigitan serangga atau luka bekas operasi yang tidak dirawat dengan baik sehingga mengalami infeksi.
  • Mengalami infeksi bakteri staphylococcal atau streptococcal seperti radang tenggorokan.

TSS bukan penyakit menular. Tapi jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, Anda bisa mengalami penyakit ini berulangkali.

Cara pencegahan

Penyakit ini bisa dicegah jika Anda memperhatikan kebersihan area intim dan juga tidak menyepelekan luka pada tubuh Anda.

  • Ganti tampon setiap 4 atau 8 jam sekali. Penggunaan tampon dengan daya serap rendah lebih disarankan
  • Cuci tangan setelah mengganti tampon dan pembalut atau menggunakan sarung tangan silikon saat Anda melakukannya.
  • Ganti tampon atau pembalut dengan kain atau panty liner saat haid sedang tidak banyak
  • Saat mengalami luka bakar atau luka terbuka karena benda tajam, rawatlah dengan baik dan pastikan tidak mengalami infeksi
  • Mencuci tangan sesering mungkin untuk mengurangi bakteri di tangan Anda.
  • Bagi Anda yang pernah mengalami TSS, sebaiknya tidak menggunakan tampon dan kondom perempuan sama sekali.

Mengingat dampak TSS yang mematikan, berhati-hatilah memasukkan benda ke dalam vagina Anda. Karena bagian dalam vagina sangat sensitif, jika ada benda asing yang masuk dan membawa bakteri, vagina bisa mengalami infeksi.

Jaga dan rawat tubuh kita dengan baik ya Bunda..

 

Referensi: nhs.uk, healthline.com, mayoclinic.org

Baca juga:

Sering Gunakan Produk Kewanitaan Picu Jamur dan Infeksi

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Toxic Shock Syndrome, Infeksi Bakteri yang Menimbulkan Racun dalam Darah
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti