5 Tips Mengurangi Risiko Anak Tenggelam Saat Berenang

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Anak tenggelam bukan hanya karena tidak bisa berenang, namun karena kurangnya pengawasan orangtua. Berikut adalah tips untuk mengurangi risiko tersebut.

Tenggelam merupakan salah satu penyebab kematian yang sering menimpa anak umur 1-4 tahun. Menurut data dari CDC Amerika, 209 anak mati tenggelam saat berada di kolam renang. Hal ini membuat orangtua harus ekstra waspada agar bisa menghindari anak tenggelam.

Baca: Video Anak yang Tenggelam Sementara Ibu Bermain Ponsel

Mengajari anak berenang adalah salah satu kegiatan yang bermanfaat, untuk menghindari risiko anak tenggelam. Namun, orangtua juga harus memilih dengan hati-hati, teknik apa yang digunakan agar tidak malah meningkatkan risiko tersebut.

Dilansir dari situs Parenting, Sue Mackie, Direktur Eksekutif di Asosiasi Sekolah Berenang Amerika (USSSA), memberikan panduan pada orangtua, agar tidak melakukan kesalahan, yang bisa meningkatkan risiko anak tenggelam.

1. Tidak sembarangan masuk ke dalam air

Lakukan ritual sederhana sebelum masuk ke kolam renang, seperti memakai baju renang, menggunakan tabir surya, atau lainnya.

“Rutinitas ini akan mengajarkan anak agar tidak sembarangan masuk ke air. Hal ini juga bisa mengurangi risiko anak mencoba berenang tanpa sepengetahuan orangtua,” kata Mackie.

2. Jangan bolehkan anak masuk air tanpa ijin orangtua

Membiasakan anak meminta ijin orangtua sebelum masuk ke air, bisa menjadi tindak pencegahan agar anak tidak sembarangan masuk ke dalam air. Hal ini juga akan mengajarkan anak, bahwa masuk ke dalam kolam renang memerlukan ijin terlebih dulu.

3. Hindari menggunakan pelampung tangan

Pelampung badan didesain untuk mencegah anak tenggelam, namun pelampung tangan bisa terlepas dari genggaman anak dan jatuh. Terutama alat untuk mengapung yang hanya dipegang oleh anak.

Mackie menyarankan, sebaiknya orangtua mengajari anak berenang di dekat pinggir kolam. Ajari juga cara mencari, dan berenang menuju tangga untuk naik ke permukaan, agar dia tahu apa yang harus dilakukan jika ada ancaman tenggelam.

Artikel Terkait: Tips Memilih Pelampung yang Tepat

4. Hindari menggunakan kacamata renang terlalu sering

Kacamata memang bisa melindungi mata anak dari kandungan kaporit di air, namun hal ini juga membatasi penglihatan mereka. Karena itu, ajari anak untuk membuka mata di bawah air. Sehingga jika mereka masuk ke air yang terlalu dalam, mereka bisa mencari pinggiran kolam atau tangga agar bisa naik ke permukaan.

5. Hilangkan ketakutan bahwa anak akan tenggelam

Kadang, orangtua terlalu takut membiarkan anak berenang karena takut dia tenggelam. Tak jarang, perasaan panik datang saat kepala anak tidak kelihatan di permukaan. Biarkan anak bersahabat dengan air, dengan tetap diawasi. Untuk anak yang masih kecil, latih ia berenang di bak mandi.

Artikel Terkait: Tips Mengajari Bayi Berenang Sejak Dini

***

Mengajari anak berenang memiliki banyak manfaat, selain menghindari risiko tenggelam. Berenang juga salah satu jenis olahraga yang baik bagi tumbuh kembang anak.

Semoga infomasi ini bermanfaat, Parents.

 

Baca juga:

Waspadai Dry Drowning, Gangguan Kesehatan Anak Setelah Berenang

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Outdoor