Tips Anti Galau Untuk Ibu Menyusui

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Ibu menyusui harus menjauhi stres, atau air susu tidak keluar dan si buah hati tak bisa mendapatkan sesuatu yang terbaik untuknya. Bacalah tips-nya di sini.

Ibu menyusui wajib tahan terhadap galau.

Ibu menyusui wajib tahan terhadap galau.

Ibu menyusui rentan stres

Keputusan untuk hanya memberikan ASI selama 6 bulan pertama kelahiran buah hati Anda adalah sesuatu yang mulia dan sangat dianjurkan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah. Namun ibu menyusui yang baru pertama kali memiliki anak berpeluang merasa tertekan, bahkan megalami depresi.

Rasa tertekan itulah yang dinamakan sindrom baby blues, Bunda. Seorang ibu muda masih belum pulih secara fisik sesudah melahirkan, tapi ia harus siap melakukan tugas berikutnya yaitu menyusui bayinya.

Sindrom baby blues yang tak segera ditangani bukan hanya membahayakan kesehatan jiwa ibu. Keselamatan bayi pun terancam apabila ibu yang tak bisa mengontrol diri melampiaskan emosinya kepada bayi yang tak berdosa. Beberapa kasus pembuangan bayi atau kekerasan terhadap bayi yang sempat muncul di media beberapa waktu lalu adalah salah satu contohnya.

Kemungkinan terburuk lainnya adalah ASI yang berhenti keluar beberapa saat setelah ibu menyusui mengalami rasa tertekan yang teramat dalam. Beberapa nutrisi yang terkandung dalam ASI tidak dapat digantikan oleh susu formula. Demikian juga rasa nyaman si kecil ketika berada dalam dekapan ibundanya.

Lalu bagaimanakah agar ibu menyusui dapat mengatasi perasaan sedih, tertekan dan gundah gulana? Cobalah tips spesial buat ibu menyusui versi The Asianparent Indonesia berikut ini.





Bayi Bayi baru lahir