Fakta dan Mitos Seputar Makanan Ibu Menyusui

lead image

Mitos seringkali membuat ibu menyusui kesulitan memilih makanan. Mengetahui fakta pengaruh makanan yang dilarang pada tubuh kita adalah langkah hal terbaik.

Ibu Menyusui sebaiknya tidak makan ikan. Benarkah?

Ibu Menyusui sebaiknya tidak makan ikan. Benarkah?

Kecukupan gizi bagi seorang ibu menyusui sangatlah penting. Karena kecukupan gizi makanan ibu pastilah sangat berpengaruh pada kualitas ASI yang diberikan. Wajar jika kemudian ibu menyusui banyak mencari referensi jenis dan makanan yang paling tepat untuknya. Sayangnya, informasi ini terkadang tumpang tindih dengan mitos yang telah lama berkembang di masyarakat.

Berikut adalah fakta dan mitos makanan ibu menyusui yang perlu Anda ketahui

1. Mengkonsumsi Ikan

Mitos : ibu menyusui yang mengkonsumsi ikan akan membuat ASI menjadi amis. Jadi sebaiknya ibu menyusui menghindari ikan selama ia menyusui.

Fakta: ikan adalah salah satu makanan terbaik bagi ibu menyusui. Kandungan asam lemak omega 3 pada ikan laut, terutama ikan laut penting untuk perkembangan otak bayi, penguatan dinding sel, mencegah jantung koroner dan mengotrol kolesterol dalam darah.

Pilihlah ikan dalam kondisi segar. Pastikan ikan juga diperoleh dari sumber air yang tidak tercemar oleh kandungan logam berbahaya. Pastikan juga ikan dimasak sampai matang. Jika ibu penyuka masakan sashimi, bijaksanalah dalam mengkonsumsinya. Jangan berlebihan karena pada sashimi ada kemungkinan kandungan bakteri atau parasit yang berbahaya bagi tubuh.

Ibu menyusui boleh makan cabe?

Ibu menyusui boleh makan cabe?

2. Makanan Pedas

Mitos : ibu menyusui yang mengkonsumsi makanan pedas, dapat menyebabkan bayi mencret.

Fakta: jika mengamati proses pencernaan makanan, setelah makanan dicerna pada usus besar maka sari-sari makananlah yang akan diserap oleh tubuh, bukan hanya rasa pedas dari enzim capsain yang terdapat pada cabai.

Ibu menyusui sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan pedas berlebihan (baik dari cita rasa maupun jumlahnya) karena dikawatirkan ibu akan terserang diare yang dapat memicu terjadinya dehidrasi. Dehidrasi selain berbahaya bagi ibu, juga akan mengganggu proses pemberian ASI pada bayi.

3. Makanan asam

Mitos: makanan asam termasuk makanan yang harus dihindari oleh ibu menyusui. Alasannya bayi dapat sakit perut bila ibu mengkonsumsi makanan jenis ini.

Fakta: penjelasannya persis sama seperti pada makanan pedas. Tidak selamanya apa yang dimakan ibu akan serta merta menjadi ASI. Tubuh telah memproses bahwa komposisi ASI pasti sudah memenuhi kebutuhan bayi.

Hanya saja bagi ibu menyusui dengan riwayat penyakit asam lambung atau mag, sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan jenis ini secara berlebihan. Agar kesehatan ibu tidak terganggu nantinya.

Selanjutnya tentang makanan bersantan, es, dan minum obat di halaman berikut ini :

4. Makanan bersantan

Mitos: Makanan bersantan diyakini dapat menyebabkan diare karena kandungan lemaknya yang tinggi yang mungkin belum tercerna sempurna oleh tubh bayi

Fakta: dasar dari larangan ini sudah jelas salah. Seperti telah dijelaskan diatas, bahwa ASI keluar dari tubuh ibu dengan komposisi yng sempurna dan pas. Hal yang perlu dikawatirkan tentang makanan bersantan adalah apabila ibu termasuk orang dengan riwayat kolesterol tinggi. Agar tidak mengganggu kesehatan, maka sebaiknya makanan bersantan diganti dengan aneka buah-buahan, sayuran atau cemilan sehat lainnya.

5. Mengkonsumsi es

Mitos: seringkali seorang ibu menyusui diperingatkan untuk tidak minum es. Alasannya es akan membuat suhu tubuh ibu dingin, sehingga ASI yang keluar dari ibu pun dingin.

Fakta: pemikiran diatas sama sekali tidak benar. Seberapa panas atau dingin makanan yang masuk ke tubuh kita, suhu tubuh manusia sehat tetap akan berkisar 37 derajat Celsius. Begitu pula ASI. Akan tetapi seorang Ibu menyusui sebaiknya mengkonsumsi es dalam jumlah yang wajar agar tidak memicu timbulnya alergi suhu dingin seperti pilek atau batuk.

6. Saat bayi sakit, ibulah yang sebaiknya minum obat

Mitos: agar lebih mudah dan efektif, saat seorang bayi ASI sakit sebaiknya ibu yang minum obat. Toh khasiat obat akan tetap terasa melalui ASI

Fakta: Kenyataan yang sebenarnya adalah bayi ASI yang sakit harus lebih sering minum ASI. Namun bila ibu sakit yang sakit, ia harus memberitahukan kepada dokter bahwa ibu sedang dalam masa menyusui.

Nah, Ibu, begitulah mitos dan fakta seputar makanan bagi ibu menyusui. Jangan sampai ibu terjebak pada mitos hingga menghalangi ibu mengkonsumsi makanan bergizi yang sebetulnya justru penuh manfaat bagi bayi kita. Selamat menyusi, Ibu! Salam.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Mari bergabung di Komunitas Ibu Menyusui

Klik di sini untuk bergabung di Komunitas Ibu Menyusui

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.