Penting untuk Bumil Ketahui, Inilah Tips Menghitung Gerakan Janin Dalam Kandungan

Penting untuk Bumil Ketahui, Inilah Tips Menghitung Gerakan Janin Dalam Kandungan

Menghitung tendangan bayi di dalam kandungan memiliki banyak manfaat. Oleh karena itu, Bunda jangan sampai mengabaikannya.

Tendangan bayi dalam kandungan menjadi salah satu momen paling mengesankan yang tidak akan terlupakan oleh orangtua. Sebagian besar ibu akan merasakan gerakan bayi mereka pada usia kehamilan 18 dan 25 minggu.

Akan tetapi, ada juga yang sudah bisa merasakan gerakan janinnya di usia kehamilan 14 minggu. Kondisi ini biasanya terjadi pada ibu dengan kehamilannya yang sudah berulang.

Tendangan sederhana dari dalam kandungan bisa menjadi tanda kehidupan atau sinyal yang buruk jika Parents bisa menemukan pola gerakannya dengan tepat. Bagaimana caranya? Ikuti tipsnya di sini.

Perlukah untuk Menghitung Tendangan Bayi Dalam Kandungan?

tendangan bayi dalam kandungan

Parents sudah mengetahui bahwa gerakan bayi dari dalam kandungan sebenarnya mengandung informasi yang berharga. Oleh karena itu, orangtua perlu memahami pola aktivitas buah hati yang ada di dalam kandungan.

Melacak gerakan buah hati sangat penting, terutama pada trimester ketiga ketika tendangan sudah teratur dan kuat. Perubahan pola gerakan yang tidak biasa berpotensi menjadi indikator bahwa kehamilan Bunda berisiko mengalami komplikasi.

Fakta ini didukung oleh berbagai penelitian, salah satunya yang dilakukan oleh BMA Pregnancy and Childbirth yang mengungkapkan bahwa perubahan aktivitas dan gerak bayi di dalam kandungan sering terkait dengan risiko lahir mati atau stillbirth.

Dengan memahami pola gerakan janin di dalam kandungan, orangtua bisa memahami definisi gerakan yang dianggap normal dan kapan gerakan bayi mulai terlihat abnormal. Sehingga, segala kemungkinan buruk bisa segera dikonsultasikan dengan dokter sesegera mungkin.

Oleh karena itu, mulailah aktif mengamati gerakan bayi di dalam kandungan, terutama ketika umur kehamilan mencapai 28 minggu saat tendangan bayi mencapai masa optimalnya.

Artikel Terkait: Mencegah Stillbirth, Kematian Bayi di Dalam Kandungan

Tips Membedakan Berbagai Jenis Gerakan dari Dalam Kandungan

Tendangan Bayi Dalam Kandungan

Selain tendangan, gerakan memutar, mengayun, dan berguling, juga dihitung sebagai satu gerakan. Namun, cegukan bayi tidak dihitung sebagai tendangan, yang sering kali terasa sebagai gerakan berirama atau gerakan berdenyut.

Jika Bunda merasa tidak yakin untuk bisa membedakan antara gerakan dengan cegukan, coba lakukan tips di bawah ini:

  • Coba bergerak dengan mengubah posisi, terkadang bayi akan ikut bergerak dengan mengubah posisi
  • Coba juga cara lain dengan memakan sesuatu yang bisa merangsang indra mereka 
  • Jika perasaan berkedut terus berlanjutnya secara kontinyu, bisa jadi itu hanya cegukan

Melacak Tendangan Bayi Dalam Kandungan Menggunakan Bagan

The American Congres of Obstetricians dan Gynecologists (ACOG) merekomendasikan bahwa ibu hamil harus mencatat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merasakan 10 gerakan dalam waktu dua jam, setidaknya sekali sehari. 

Selain rekomendasi dari ACOG, ada juga beberapa cara tambahan untuk menghitung gerakan bayi, antara lain:

  • Tidak menghitung lebih dari dua jam dalam satu sesi, agar pola aktivitas dapat teridentifikasi dengan benar
  • Menggunakan media untuk mencatat gerakan bayi, bisa secara manual seperti di buku atau secara digital dengan aplikasi theAsianparent
  • Mencatat tiga hal utama selama sesi observasi aktivitas bayi, yakni tanggal, waktu, dan jumlah tendangan

Jika Bunda tertarik untuk merekam tendangan secara manual, berikut adalah contoh format tabel untuk tendangan janin yang dapat dibuat sendiri di rumah.

tendangan bayi dalam kandungan

Tips Menghitung Tendangan Bayi Dalam Kandungan

Penting untuk Bumil Ketahui, Inilah Tips Menghitung Gerakan Janin Dalam Kandungan

Ada beberapa posisi dan tips tertentu yang dapat Bunda ikuti untuk bisa merasakan gerakan bayi dengan optimal dan mulai menghitungnya. Berikut ini daftarnya.

1. Pilih Waktu yang Tepat

Untuk bisa menghitung tendangan buah hati, Bunda perlu memilih waktu di mana bayi sedang aktif bergerak. Ketika sudah mengetahui waktunya, sisihkan waktu untuk sendiri agar Bunda bisa mulai mengamati dan menghitung setiap gerakan yang ada.

2. Mengatur Posisi yang Tepat

Posisikan tubuh dengan nyaman saat mulai menghitung juga sangat penting agar Bunda bisa berkonsentrasi untuk melakukan pengamatan dengan benar.

Banyak ibu hamil lebih suka berbaring miring ke kiri sebagai posisi yang nyaman untuk menghitung pergerakan bayi. Berbaring juga memungkinkan sirkulasi yang lebih baik, sehingga bayi bisa bergerak lebih aktif. Selain berbaring, Bunda juga bisa menghitung tendangan bayi sambil duduk.

3. Menghubungi Dokter 

 Jika bayi di dalam kandungan menunjukkan gerakan kurang dari 10 tendangan dalam dua jam, jangan panik! Tunggu beberapa jam dan mulailah menghitung lagi. Jika hasilnya masih menunjukkan hasil yang sama, disarankan untuk segera menghubungi dokter. 

Jika janin menunjukkan adanya perubahan pola aktivitas yang berlangsung selama tiga hingga empat hari, sebaiknya konsultasikan juga hal ini dengan dokter.

Mungkin dokter akan melakukan Tes Non-stres (NST) dalam kedua skenario ini untuk memeriksa detak jantung dan gerakan bayi menggunakan monitor janin.

Mungkin, dengan melakukan kegiatan menghitung tendangan dapat menyebabkan Parents menjadi cemas. Walaupun begitu, menghitung tendangan bayi memungkinkan Parents mengetahui pola perilakunya.

Hal ini sangat membantu dokter untuk memahami kesehatan bayi Bunda, terutama dalam situasi yang mengancam. 

Artikel Terkait: 6 Penyebab keguguran berulang yang perlu Bunda ketahui

Studi ilmiah juga mengungkap manfaat menghitung tendangan janin pada ibu hamil, terutama selama trimester ketiga. Ibu adalah penilai terbaik untuk status bayi mereka dan pengetahuan tentang menghitung tendangan bayi dapat menjadi salah satu pencegah utama terjadinya stillbirth.

Akan tetapi, alangkah baiknya jika Bunda hindari panik jika ada perubahan tendangan bayi dalam kandungan, serta tetap tenang saat menghubungi dokter untuk meminta nasihat. 

Artikel ini melansir dari Jasmine Andria theAsianparent Singapore

Baca Juga:

Jangan salah! Keguguran dan stillbirth tidak sama, ini perbedaan dan cara mencegahnya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner