TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Resep Anti GTM Tak Mempan, Ternyata Ini Solusi Drama GTM Anakku

Bacaan 4 menit
Resep Anti GTM Tak Mempan, Ternyata Ini Solusi Drama GTM Anakku

Pandangan dan informasi yang diceritakan di dalam artikel ini merupakan pendapat penulis dan belum tentu didukung oleh theAsianparent atau afiliasinya. TheAsianparent dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel atau tidak bisa diminta pertanggungjawaban untuk kerusakan langsung atau tidak langsung yang mungkin diakibatkan oleh konten ini.

Ketika bayi menginjak usia 6 bulan, umumnya mereka akan mulai diberikan makanan padat sebagai tambahan nutrisi selain ASI. Biasanya, makanan ini sering disebut dengan MPASI (Makanan Pendamping ASI). Banyak suka-duka, lika-liku, dan drama MPASI yang pernah saya dengar sebelumnya. Tetapi saya masih “cuek” saja karena belum pernah merasakannya langsung. Setelah saya memiliki anak, barulah saya mengerti. Ternyata drama GTM MPASI is real ya Parents, hihihi

Anak saya, Ethan sekarang berusia 16 bulan. Ketika awal MPASI, 2 bulan pertama Ethan MPASI nya mulus dan no drama at all. Apa saja mau, apa saja masuk. Dan kenaikan BB (Berat Badan) nya juga sangat baik. Menginjak usia 8 bulan saat saya menaikkan tekstur MPASI-nya, mulailah Ethan agak susah makan.

Hoek-hoek yang tidak jarang berujung muntah beneran. Seringkali, ia hanya mau bubur instan. Saya coba beri finger food hanya dimainkan dan dibuang-buang. Hal ini berlangsung selama kurang lebih 2 minggu. Ternyata eh ternyata.. Saya lihat di gusinya mulai ada putih-putih. Oh ternyata ia mau tumbuh gigi toh. 

Makanan Dingin Jadi Solusi Drama GTM Anakku

solusi drama gtm

Dengan berbekal searching sana sini dan tanya- tanya teman yang sudah punya anak terlebih dahulu daripada saya, katanya tidak apa-apa diturunkan saja teksturnya dan kasih makanan dingin-dingin untuk shooting rasa tidak nyaman di gusinya.

Setelah saya lakukan tips-tips tersebut ternyata ampuh di Ethan. Saya kasih ia bubur ayam dari kulkas dan martabak manis yang dingin baru mau dikunyah dong! Astaga… hahaha. Walaupun memang ada juga tips yang kebetulan kurang cocok di Ethan seperti diberi finger food  atau makanan keras.

Lalu, resep-resep anti GTM, makanan kemasan yang katanya “anti GTM” juga tidak mempan. Jadi kembali lagi ya, tergantung masing-masing anak. Kita tidak perlu saklek sama teori dan mengikuti cara-cara yang ada. Sesuaikan saja dengan kondisi kita dan anak. 

Setelah peristiwa tumbuh gigi pertama itu selesai, makannya mulai baik lagi. Tapi tidak selancar itu juga haha. Sampai usia 14 bulan kemarin makannya masih on-off karena ketika itu Ethan sempat ada sariawan, lalu ia mengalami diare, juga ada gigi-gigi lain yang tumbuh dan akhirnya sekarang di usia 16 bulan total ada 8 gigi. Sekarang sudah jalan 1 bulan lebih Ethan makannya sangat baik, apa saja mau, sudah tidak pernah muntah. Kalau nanti ada gigi mau muncul lagi, yah kita lihat saja haha. Mamanya hanya perlu “bersabar”. 

Perjalanan belajar makan ini masih panjang. MPASI memang sampai 2 tahun. Tetapi proses belajar makan, akan terus berlanjut. Kita kadang terlalu berekspektasi tinggi terhadap anak. Tetapi  kadang kita lupa, anak itu baru hampir 2 tahun usianya. Apakah ia harus selalu pintar makan? Apakah ia tidak punya selera tertentu dalam makanan? Kalau sedang tidak mood gimana? Belum lagi ia masih terbatas dalam mengkomunikasikan perasaannya. 

Solusinya Tergantung Penyebabnya

solusi drama gtm

Jadi kalau sekarang ditanya, kalo anak saya drama GTM, gimana dong? Ya tidak ada jawaban yang pasti benar dan tepat sebagai solusi untuk semuanya. Harus di cari dulu penyebabnya, kenapa tidak mau makannya? Secara garis besar biasanya ada 3 penyebab; 

  1. Tumbuh gigi kah? Sakit perut kah? Trauma makan kah? Atau sedang tidak nyaman dengan suasananya?
  2. Memang tidak suka dengan makanannya. Orang dewasa seperti kita juga belum tentu suka semua jenis makanan, apalagi bayi atau anak-anak.
  3. Tidak bisa makan, artinya apakah ada yang terganggu di sensori dan oromotornya. Jika benar disebabkan karena ini, harus di bawa ke ahli yah Bunda.

Jadi yang lebih tau pasti ibunya dong ya. Mungkin kalau karena tumbuh gigi, gusi tidak nyaman, coba di analogikan ke kita. Kalau kita sakit gusinya, yang enak makan apa? Lalu coba bisa diberikan juga ke anak.

Sekarang saya sih begitu saja, hehe jadi tidak sampai stres memikirkan anak tidak mau makan. Ini sekarang ya, kalau dulu beda cerita. Marah dan emosi pada anak semuanya pernah kulakukan.

Kuncinya adalah sabar. Bicara memang mudah, praktik dan menjalaninya berat Bund. Tapi toh semua harus dilalui. Daripada marah-marah dan ujungnya menyesal, seperti saya dulu. Makin ia besar pasti ia makin mengerti.

Daripada kita paksakan makan sekarang dan malah trauma, terlebih untuk anak yang masih di bawah 1 tahun. Mereka masih belajar dan presentase kebutuhan ASI pun masih lebih besar daripada MPASI. Jadi, semangat yah Parents semua! Yakinlah bahwa kita yang paling mengerti kondisi anak kita dan drama GTM pasti bisa kita atasi kok!

Ditulis oleh Merlin Gerina, member VIPP Parents theAsianparent.com.

Artikel VIPP Parents lainnya:

"Lahir dengan Sehat, Ternyata Putriku Mengalami Kelainan Hormon"

Tak Melulu Indah, Bagaimana Cara Bahagia Setelah Menikah?

Pengakuan Istri Jalani Long Distance Marriage, "Tidak Ada Lagi yang Tabu dalam Pernikahan"

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata dan Tips Kesehatan
  • /
  • Resep Anti GTM Tak Mempan, Ternyata Ini Solusi Drama GTM Anakku
Bagikan:
  • Resep Favorit Keluarga

    Resep Favorit Keluarga

  • Pastel isi telur sosis keju

    Pastel isi telur sosis keju

  • Resep Makanan Khas Palembang Selain Pempek, Lemak nian !

    Resep Makanan Khas Palembang Selain Pempek, Lemak nian !

  • Resep Favorit Keluarga

    Resep Favorit Keluarga

  • Pastel isi telur sosis keju

    Pastel isi telur sosis keju

  • Resep Makanan Khas Palembang Selain Pempek, Lemak nian !

    Resep Makanan Khas Palembang Selain Pempek, Lemak nian !

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti