TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Social Bubble di Era Pandemi, Manfaat dan Cara Memulainya

Bacaan 5 menit
Mengenal Social Bubble di Era Pandemi, Manfaat dan Cara Memulainya

Di era pandemi, makin marak masyarakat yang memilih untuk membentuk social bubble dan membatasi diri mereka untuk berinteraksi dengan lingkaran sosial yang lebih luas. 

Parents pernah mendengar istilah social bubble?

Pada dasarnya, social bubble atau gelembung sosial adalah penggambaran sebuah kelompok yang setuju untuk membatasi interaksi sosial secara langsung. Tampaknya, di era pandemi COVID-19 ini, makin marak masyarakat yang memilih untuk membentuk social bubble dan membatasi diri mereka untuk berinteraksi dengan lingkaran sosial yang lebih luas. 

Nah, di sisi lain, gelembung sosial juga disebut pod atau quaranteams. Ada pun lingkaran sosial ini dapat mencakup anggota keluarga, teman, tetangga, atau bahkan rekan kerja.

Definisi Social Bubble atau Gelembung Sosial dalam Berinteraksi

Social Bubble

Menurut seorang psikiater dan salah satu pendiri Talkiatry, Georgia Gaveras, mengutip laman Very Well Mind, social bubble menjadi cara untuk menjalin interaksi sosial yang sehat di era pandemi. 

“Membangun gelembung sosial adalah salah satu cara orang untuk tetap berinteraksi sosial di tengah pandemi dengan cara yang sehat. Artinya, penting bagi orang menemukan cara untuk berinteraksi secara aman selama pandemi. Secara aman maksudnya, tidak membahayakan kesehatan siapa pun di dalam proses interaksinya,” ungkapnya.

Artikel terkait: Dampingi Anak di Masa Pandemi, Orang Tua Juga Belajar Banyak!

Sementara itu, social bubble juga bergantung pada banyak faktor, termasuk risiko kesehatan, kesediaan memakai masker atau divaksinasi, dan perilaku yang disepakati bersama.

Tidak masalah jika gelembung Parents terdiri dari dua atau 10 orang. Yang paling penting, interaksi sosial secara langsung itu menawarkan banyak manfaat kesehatan mental yang tidak dapat diabaikan di era pandemi ini.

Lebih lanjut, berikut ini beberapa manfaat social bubble yang dilansir dari Very Well Mind. 

Manfaat Memiliki Gelembung Sosial 

1. Social Bubble dapat Membantu Atasi Masalah Kesepian

Mengenal Social Bubble di Era Pandemi, Manfaat dan Cara Memulainya

Salah satu cara terbaik untuk memerangi perasaan kesepian adalah berhubungan dengan orang lain. Bergabung dengan acara virtual, panggilan video dengan teman, dan mengobrol lewat gawai memang dapat membantu memenuhi kebutuhan akan koneksi di era pandemi.

Namun di sisi lain, gelembung sosial menawarkan lebih banyak keintiman, terutama bagi mereka yang membutuhkan sentuhan fisik atau merasakan kehadiran orang-orang terdekat secara langsung. 

2. Mengaktifkan Sentuhan Fisik

Sebagai manusia, kita mendambakan sentuhan fisik, karena berhubungan langsung dengan kesejahteraan kita. Menurut Sam Von Reiche, PsyD, PA, psikolog, dan penulis Rethink Your Shrink: The Best Alternatives to Talk Therapy and Meds, sentuhan sangat penting untuk kesehatan mental kita.

Bersentuhan fisik dengan orang lain, misalnya berpelukan atau sekadar berkumpul dengan orang terdekat secara langsung, dapat membantu meringankan perasaan stres, kecemasan, hingga perasaan depresi. 

Meskipun teknologi memungkinkan kita untuk tetap terhubung satu sama lain, hal itu tentunya akan terasa sangat berbeda dan kurang intim dibandingkan ketika kita bertemu secara langsung dengan orang terdekat.

Terlebih untuk anak-anak, sentuhan fisik sangat penting untuk perkembangannya. Belajar dan bertemu teman-teman sekolah secara online, akan memberikan efek yang berbeda dibandingkan ketika anak belajar dan bertemu teman sekolahnya secara langsung.  

3. Bisa Jadi Sarana Mencegah Penularan Virus COVID-19

Selain bermanfaat bagi kesehatan mental, melansir dari Alodokter, gelembung sosial juga bisa menjadi sarana untuk mencegah penularan Virus Corona baru.

Namun, perlu dicatat bahwa pencegahan ini dapat terjadi apabila kelompok dalam gelembung sosial konsisten dan disiplin pada protokol kesehatan. Orang-orang dalam gelembung tersebut harus membatasi pertemuan di luar gelembung, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.

Artikel terkait: 5 Alasan Mengapa Perlu Konsumsi Susu Saat Pandemi COVID-19

Bagaimana Cara Memulai Gelembung Sosial?

Social Bubble

Saat ingin memulai gelembung sosial, bersikaplah kritis tentang siapa yang Anda biarkan masuk ke dalam lingkaran sosial. Mempertahankan gelembung sosial yang aman membutuhkan kepercayaan, perencanaan, dan pengambilan keputusan bersama.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan ketika memulai membentuk social bubble:

  • Bicaralah dengan orang terdekat dan yang paling membutuhkan interaksi langsung, dengan mempertimbangkan alasan praktis dan psikologis.
  • Evaluasi dengan cermat siapa yang cukup Anda percayai untuk mengikuti aturan gelembung sosial.
  • Pastikan mereka yang bergabung dengan lingkaran sosial sangat andal dan memiliki rekam jejak menjaga jarak sosial dan memakai masker dengan hati-hati.
  • Pertimbangkan seberapa baik setiap orang dapat membatasi paparan mereka, termasuk pekerjaan apa yang mereka miliki, apakah mereka telah divaksinasi, dan kegiatan apa yang mereka anggap “aman”.
  • Miliki rencana penanganan jika seseorang di lingkaran sosial Anda mengalami sakit.

Selain itu, ada beberapa alternatif jika Anda tidak memungkinkan membuat social bubble. Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan.

  • Bergabunglah dengan komunitas online untuk menjaga interaksi sosial yang sehat di era pandemi.
  • Terapkan panggilan video mingguan atau bulanan dengan orang-orang terdekat untuk menjaga koneksi.
  • Mulai klub buku virtual atau bergabunglah dengan acara virtual seperti webinar dan acara lainnya. Ini dilakukan agar Anda tetap memiliki kegiatan yang dapat dilakukan selama berada di rumah saja. 

Artikel terkait: Menyusui di Masa Pandemi COVID-19 Kian Menantang, Ini Aturannya

Demikian penjelasan mengenai social bubble, manfaat, dan cara memulainya. Pada dasarnya, gelembung sosial merupakan lingkaran sosial terdekat yang dapat menjadi sarana kita berinteraksi secara aman dan sehat di masa pandemi. Selain itu,  memiliki social bubble yang tepat juga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah penularan COVID-19 sekaligus menjaga kesehatan mental seseorang di tengah pandemi. 

Baca juga:

Studi Buktikan Ibu Hamil Rentan Stres Semasa Pandemi, Ini Cara Mengatasinya

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

FOGO: Cemas dan Takut Keluar Rumah Saat Pandemi, Normalkah?

Cara Melatih Empati Anak di Tengah Pandemi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

  • Halaman Depan
  • /
  • TAPpedia
  • /
  • Mengenal Social Bubble di Era Pandemi, Manfaat dan Cara Memulainya
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti