TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

"Tak Hanya Aku, Suamiku Tertular Postpartum Depression"

Bacaan 4 menit
"Tak Hanya Aku, Suamiku Tertular Postpartum Depression"

"Sikapnya berubah.... lebih emosional, ternyata suamiku tertular alamo postpartum depression"

Tak hanya diriku saja, tak lama berselang postpartum depression dialami suami. Ini menjadi proses pembelajaran kami sebagai orangtua baru.

***

Aku Dinyatakan Alami Postpartum Depression  

Nama aku Devi. Usiaku 24 tahun. Diusia 23 tahun aku menikah dengan seorang laki2 terpaut usia 3 tahun lebih tua dari aku.

Kami dikaruniai buah hati lucu bernama Baby Franda di Tahun 2020 ini. Perjalanan cinta sebelum ke pelaminan terbilang sangat singkat sekali.

Masih lekat dalam ingat, dulu suami memilih cara yang unik untuk menyatakan keseriusannya. Dimulai dengan memberikan cincin berupa rumput hingga akirnya cincin emas pun diberikan untukku. Siapa sangka, kami pun akhirnya mendapat gelar baru menjadi orangtua.

Menjadi bapak dan ibu untuk seorang anak sungguh memberikan warna dalam hidup kami.  Suka duka telah kami berdua lewati.

Tak Hanya Aku, Suamiku Tertular Postpartum Depression

Artikel Terkait : Gejala, Penyebab, dan Tips Mencegah Depresi Postpartum pada Ibu yang Baru Melahirkan

Singkat cerita, ketika usia baby ku 3 bulan aku sempat didiagnosa mengalami syndrom post partum depression.

Putus asa dan ingin menyerah kala itu yang aku rasakan. Tapi berkat support dari keluarga terutama suami akhirnya aku bisa melawan syndrom tersebut.

Alhamdulillah sekarang kondisi saya pun sudah semakin membaik. Jika dibandingkan dulu, tentu saja tidak separah saat 3 bulan yang lalu.

Postpartum Depression Dialami Suami

Tepat di bulan lalu (Oktober) suamiku entah tiada angin tiada hujan tiba-tiba saka menjadi sangat emosional. Tak hanya itu, ia pun kerap terlihat murung dan tak jarang melamun.

Sampai-sampai ketika kami sholat berjamaah beberapa kali itu rokaatnya kelebihan. Menyadari ada sesuatu yang berbeda, aku pun segera mengajukan pertanyaan.

Kutanya padanya kenapa bisa demikian? Apa yang terjadi?

Di luar dugaan, jawaban yang ku dengar sangat membuatku terkejut. “Aku capek, aku sumpek, aku bosen, aku streeessss, mikirin mobil mikirin anak, mikirin adik yang mau nikah, mikirin keseharian yang banyak sekali,” tukasnya.

Tak Hanya Aku, Suamiku Tertular Postpartum Depression

Ketika menjawab pertanyaanku, raut wajahnya pun tampak murung dan kesal. Reaksinya sangat berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya. 

Aku takut, khawatir akan kondisi suamiku. Aku menyadari ada perubahan sikap yang begitu besar. 

Selama beberapa hari, emosinya pun terus berubah-ubah. Sempat suami memutuskan untuk jalan-jalan, sekalipun ketika itu kondosinya sudah larut malam.

Akhirnya, perlahan-lahan, aku pun mulai membujuknya untuk datang ke psikiater yang sempat menangani aku dulu.

Beruntung, suami tidak menolak dan melakukan pemeriksaan. Psikiater pun akhirnya mendiagnois kalau suami ku mengalami hal serupa denganku. Ya, tepat sekali. Suamiku terkena syndrom post partum depression juga, sama seperti aku dulu.

Pada awalnya, aku sempat tidak percaya. Bertanya-tanya, mengapa seorang ayah bisa terkena syndrom seperti ini?  Bukankah syndrom post partum depression hanya dialami seorang ibu pasca melahirkan?! Ternyata anggapanku salah.

Tak Hanya Para Istri, Postpartum Depression Juga Bisa Dialami Suami

Lewat psikiater yang memeriksa kondisi suami, syndrom ini sebenarnya juga banyak dialami para ayah. Penyebabnya sendiri memang bisa dipicu oleh beragam macam sebab.

Pertama mendengarnya, terus terang saja saya merasa sangat khawatir. Namun bukan berarti syndrom post partum depression  ini tidak bisa disembuhkan.

Dari sini, saya dan suami pun sama-sama belajar melewati proses ini. Hal yang kami sadari, hal terpenting dan perlu dilakukan oleh semua orangtua adalah pentingnya mencintai diri sendiri. Tentunya memerhatikan kesehatan mental kita. Jangan sampe terjerumus dengan masalah yang bisa  menyakiti mental.

Tak Hanya Aku, Suamiku Tertular Postpartum Depression

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Nyatanya, depresi pasca persalinan berbeda dengan baby blues, untuk itu penting bagi para orangtua baru untuk bisa mengenali apa saja perbedaannya.

Menjadi orangtua memang memiliki banyak tantangan. Untuk mencegah rasa stress hingga berujung depresi, tentu saja memerlukan refreshing. Meski hanya sekadar menenangkan diri dengan hal positif seperti melakikan yoga, me time maupun sharing bersama keluarga tercinta.

Alhamdulillah…. hari demi hari suamiku sedikit demi sedikit membaik. Doakan, ya, Moms supaya suami bisa pulih dan benar-benar bebas dari syndrom post partum depression ini. Amiin.

Ditulis oleh Devy Yanti

Baca juga : 

"Suamiku mengalami depresi setelah aku melahirkan," pengakuan seorang istri

Ayah Juga Bisa Alami Depresi Postpartum

Bunda, kenali 4 tanda depresi paska melahirkan atau postpartum depression ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
img
Penulis

Devi Yanty

Jadilah Kontributor Kami

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • "Tak Hanya Aku, Suamiku Tertular Postpartum Depression"
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti