TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Meski Asa Tak Sampai, Perjuanganku Jadi Ibu Kini Berbuah Manis

Bacaan 3 menit
Meski Asa Tak Sampai, Perjuanganku Jadi Ibu Kini Berbuah Manis

Cita tak sampai, aku jadi guru untuk kedua buah hatiku.

Halo, Parents. Nama saya Rahmah ingin berbagi petualangan jadi ibu versi saya. Saat ini, saya seorang ibu rumah tangga lulusan keguruan dari universitas Swasta di Palembang. Sebenarnya, dulu aku ingin sekali jadi seorang guru dan mengabdi sepenuhnya.

Tapi gimana, ternyata Allah belum mengizinkanku menjadi seorang guru. Berkali-kali aku memasukkan surat lamaran ke sekolah, tapi gak pernah ada satu pun yang memanggil untukku ikut tes wawancara. Akhirnya, aku memutuskan untuk jadi guru freelance dan mengajar dari rumah ke rumah.

Artikel terkait: Sering Dapat Komentar Nyinyir Saat Hamil, Ini Pesanku untuk Para Bunda

Ketika Petualangan Jadi Ibu dalam Hidupku Dimulai

Petualangan Jadi Ibu

Waktu terus berjalan, suatu ketika tiba saatnya usiaku sudah cukup untuk menikah. Tak disangka, Allah mempertemukan aku dengan seorang lelaki yang sekarang menjadi suamiku. Pertemuanku dengan beliau terbilang cukup singkat. Ya, hanya dalam waktu 3 bulan saling mengenal kami berdua memantapkan diri untuk menikah!

Setelah menikah, aku tidak mendapatkan izin dari suami untuk melanjutkan pekerjaan sebagai guru freelance. Suami memintaku di rumah saja, menikmati hari baruku sebagai seorang istri. Alhamdulillah, semuanya memang terasa nikmat sekali kalau kita ikhlas menjalaninya.

Selang sebulan pasca menikah, kebahagiaan kami seolah semakin lengkap dengan adanya si jabang bayi di dalam rahimku. Anak yang kami harapkan tumbuh dalam rahimku. Merasakan nikmatnya hamil membuatku semakin tak sabar untuk bertemu dengan jagoan kecilku.

Syukur alhamdulillah, tepat di bulan Februari 2019 anak laki-laki kami lahir ke dunia dengan selamat tanpa kurang satu apapun. Perjuanganku menikmati gelombang cinta 12 jam lamanya seolah membuatku mengerti berapa besar dan luar biasanya perjuangan seorang ibu melahirkan buah hatinya.

Hatiku tak karuan rasanya saat disambut tangisan si kecil pagi itu. Tanpa terasa air mataku menetes karena terharu memandang wajah mungil yang ada di dalam dekapanku. Allahu Akbar, Allah Maha Besar, berkat kuasanya alhamdulilah aku bisa melahirkannya dengan proses persalinan normal.

Artikel terkait: Sering Stres dan Nggak Percaya Diri? Coba 4 Tips Anti Insecure Ini, Bun!

Cintaku Terus Bertumbuh…

Petualangan Jadi Ibu

Hari demi hari berlalu, kebahagiaanku seolah tak ada habisnya bisa menggendong anakku sendiri. Memandang wajahnya yang begitu lucu membuatku selalu jatuh cinta kepadanya, Kehadirannya menambah kebahagiaan untuk kami semua. Aku sangat bersyukur karena Allah mempercayai aku merawat titipannya.

Setelah 8 bulan berlalu, kebahagiaan kembali menghampiri dengan kehamilanku yang kedua. Kehamilan ini sebenarnya sempat membuatku khawatir dengan tumbuh kembang anak sulungku. Ya, aku takut tak bisa berlaku adil kepada anak-anakku.

Aku merasa Rafif, anak pertamaku masih terlalu kecil untuk menjadi seorang kakak. Rafif masih membutuhkan kasih sayang dan perhatian lebih sekarang ini. Namun, kehamilan keduaku ini tak bisa dicegah lagi. Terlebih, suamiku ingin memiliki anak perempuan.

Doa kami seolah terjawab oleh semesta. Melewati kehamilan selama 9 bulan lamanya, anak keduaku lahir dengan sehat walafiat dan berjenis kelamin perempuan. Doa dan harapan kami dikabulkan oleh Sang Maha Pencipta.

Artikel terkait: Senyum Anak, Alasan dan Semangatku Menjadi Ibu Pekerja Sekaligus Ibu Rumah Tangga

petualangan jadi ibu

Potret aku bersama keluarga kecilku.

Kebahagiaanku pun kian lengkap menjadi seorang ibu dengan 2 anak yang sehat dan menggemaskan. Aku bersyukur sekali bisa melewati hari merawat dan membesarkan anakku sendirian.

Melihat mereka tumbuh dan berkembang membuatku sangat bahagia melebihi keinginanku terdahulu menjadi seorang guru. Lengkap sudah hari indahku, berempat dengan si kecil. Suamiku bekerja mencari nafkah, sementara aku bekerja full time mengasuh sekaligus menjadi guru anak-anakku di rumah. 

Alhamdulilah, semuanya indah atas rancangan Allah. Mengasuh, mendidik, dan membesarkan anak-anakku kini menjadi prioritas utamaku setelah menjadi seorang ibu. Aku sangat bersyukur karena Allah telah merancang kehidupanku lebih indah dari rancanganku sendiri.

***

Ditulis oleh Bunda Rahmah Juwita Edy.

Baca juga:

Pengalaman Awal Kehamilanku yang Penuh Warna, Masih Sempat Pesen Ojek Online Saat Lahiran

Banyak Tantangan, Dukungan Suami Selama Hamil Membuatku Kuat Menghadapinya

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
img
Penulis

Rahmah Juwita

Jadilah Kontributor Kami

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Meski Asa Tak Sampai, Perjuanganku Jadi Ibu Kini Berbuah Manis
Bagikan:
  • 11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

    11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • 11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

    11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti