Beberapa orang tua mungkin ada yang bertanya-tanya, benarkah si Kecil tidak perlu minum susu pertumbuhan saat usianya sudah di atas 1 tahun?
Hal ini tentu akan membuat Bunda bingung. Apalagi saat memastikan apakah nutrisi si Kecil tercukupi atau tidak dari makanan yang ia konsumsi sehari-hari.
Perlukah Anak Balita Minum Susu Pertumbuhan?

Memasuki usia 1 tahun ke atas, perkembangan seorang anak akan semakin pesat. Karena itu, kecukupan nutrisi akan menjadi sangat penting di fase ini.
Selain itu, anak balita akan banyak beradaptasi dan belajar hal baru, termasuk belajar makan, berjalan, mengembangkan skill baru secara kognitif atau motorik, dan lainnya.
Sayangnya, hal tersebut secara alami dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan anak karena meningkatnya minat balita terhadap ‘dunia baru’-nya.
Akibatnya, mereka cenderung makan dalam porsi kecil, sehingga pertambahan berat badannya juga melambat.
Susu pertumbuhan biasanya menjadi alternatif bagi anak yang mengalami masalah pada fase transisi ini, terutama ketika pola makan tidak optimal.
Karena, beberapa susu pertumbuhan difortifikasi dengan vitamin dan mineral dalam takaran tertentu, sehingga dapat membantu kecukupan gizi yang dibutuhkan si Kecil.
Namun, penting untuk tetap membaca label gizi yang tertera pada kemasan susu dan berkonsultasi dengan dokter anak agar Bunda mengetahui kebutuhan si Kecil.
Manfaat Susu untuk Anak
Sumber Energi Bagi Tubuh Anak
Susu pertumbuhan merupakan salah satu sumber karbohidrat dan lemak yang dapat membuat anak merasa kenyang. Selain itu, susu pertumbuhan mengandung salah satu sumber energi yang baik bagi anak yang sedang aktif.
Penyedia Gizi Tambahan
Bagi anak-anak yang mungkin memiliki kebutuhan gizi khusus atau kesulitan dalam menerima gizi cukup melalui makanan biasa, susu pertumbuhan dapat memberikan tambahan gizi yang diperlukan.
Susu pertumbuhan biasanya telah difortifikasi dengan kandungan beberapa nutrisi vitamin dan mineral tertentu yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak, salah satunya adalah zat besi.
Semua anak membutuhkan zat besi yang penting bagi semua tahap perkembangan si Kecil.
Zat besi dibutuhkan agar otak si Kecil berkembang optimal. Kekurangan zat besi mungkin bisa membuat perkembangan si Kecil lebih lambat.
Pada anak-anak, kekurangan zat besi dapat menyebabkan masalah konsentrasi, rentang perhatian yang lebih pendek, dan kinerja akademis yang buruk.
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (2018), diketahui 1 dari 3 anak Indonesia berusia di bawah 5 tahun, mengalami berisiko mengalami anemia, defisiensi zat besi merupakan salah satu penyebab umum anemia karena kekurangan zat besi.
Berita baiknya, dikutip dari laman CDC, kebutuhan zat besi anak dapat dipenuhi melalui susu pertumbuhan yang memenuhi standar.
Bunda dapat memilih susu pertumbuhan yang dilengkapi dengan kombinasi unik zat besi dan vitamin C sehingga dapat memaksimalkan penyerapan zat besi. Faktanya, konsumsi susu pertumbuhan dengan kombinasi unik zat besi & vitamin C, terbukti bantu lengkapi 100% zat besi si Kecil.
Itulah beberapa informasi yang perlu Bunda ketahui. Jadi, perlu atau tidak si Kecil minum susu formula pertumbuhan, pertimbangan terlebih dahulu sesuai kebutuhan Si Kecil.
Jangan lupa, konsultasikan dengan dokter anak mengenai hal ini.
***
Kouwenhoven, Stefanie M. P., Jacqueline Muts, Martijn J. J. Finken, dan Johannes B. van Goudoever. 2022. Low-Protein Infant Formula and Obesity Risk. National Library of Medicine. www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9268498/
Christi, Raden Febrianto., Primiani Edianingsih, Ken Ratu Gharizah Alhuur, 2019. PENTINGNYA MINUM SUSU UNTUK ANAK USIA DINI, REMAJA DAN LANJUT USIA DI PESISIR PANGANDARAN. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. journal.unpad.ac.id/mktt/article/download/23585/12095
Division of Nutrition, Physical Activity, and Obesity CDC. 2024. Iron. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/nutrition/infantandtoddlernutrition/vitamins-minerals/iron.html#:~:text=Your%20child%27s%20iron%20needs%20can,support%20your%20growing%20child%27s%20needs
Hjaltason, G.G. Haraldsson, 2006, Fish oils and lipids from marine sources, Woodhead Publishing, ISBN 9781855739710, https://doi.org/10.1533/9781845691684.1.56
Canadian Paediatric Society. 2007. Iron needs of babies and children. National Library of Medicine. www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2528681/
Baca Juga:
Ciri-ciri Anak Cerdas Usia 1-2 Tahun dan Cara Stimulasinya
16 Ide Resep Makanan Balita Usia 1-2 Tahun, Praktis dan Enak!
Begini Tahapan Imajinasi Anak Usia 1-5 Tahun, Sudah Tahukah Parents?
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.