Panduan lengkap: Perkembangan anak usia 2 tahun 4 bulan

lead image

Di usia 2 tahun 4 bulan, balita menjadi lebih imajinatif dan kreatif. Namun, perkembangannya tidak berhenti sampai di sana.

Perkembangan anak 28 bulan bisa terjadi cukup cepat dan kemungkinan Parents tidak menyangka ia sudah tumbuh sebesar itu!

Pada usia ini, Anda akan melihat bahwa anak Anda akan menjadi lebih imajinatif. Dua tahun empat bulan adalah usia di mana anak mulai membayangkan berbagai hal di sekitarnya dan menjadi kreatif.

Ia juga mulai mencoba hal-hal yang berbeda dan bisa berubah menjadi impulsif. Jika anak terlihat gelisah atau sulit berkonsentrasi, jangan khawatir karena hal tersebut wajar.

Saat membicarakan tonggak perkembangan anak 28 bulan, Parents akan melihat bahwa ia mulai ingin tahu tentang dunia di sekitarnya. Anak juga akan mulai memiliki mimpi yang sangat jelas saat tidur dan biasanya menceritakan isi mimpi tersebut dengan Anda.

Pada usia ini, anak juga mulai melihat ‘sesuatu’ di sekitar ruangannya atau mulai merasa takut pada ‘monster’. Semuanya itu wajar, dan penting bagi anak untuk tetap merasa aman. Yakinkan anak bahwa tak ada sesuatu yang perlu ditakuti.

Perkembangan anak 28 bulan: Perkembangan kognitif

Salah satu tonggak perkembangan balita 2 tahun 4 bulan yang bisa Anda perhatikan adalah ia mulai menggunakan kata-kata untuk menggambarkan dunia di sekitarnya. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengajarinya cara mendeskripsikan apa yang ia lihat.

Anak juga akan mulai memberi isyarat untuk mengatakan pada Anda tentang hal-hal yang ingin ia lakukan atau tempat yang ingin ia datangi. Contohnya adalah ketika anak menunjuk ke pintu, itu artinya ia ingin bermain di luar.

Keterampilan berpikir simbolis juga mulai berkembang di tahap ini. Anak mulai dapat menghubungkan antara gambar dan hal-hal nyata. Ia juga dapat memahami perbedaan antara gambar anjing dan anjing peliharaan di rumah yang sering ia lihat.

Pada tahap ini, anak akan mulai bermain pura-pura (pretend play) dan dapat memerankan karakter favoritnya di TV.

Perkembangan anak 28 bulan: Perkembangan sosial dan emosi

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/07/perkembangan anak 28 bulan 1.jpg Panduan lengkap: Perkembangan anak usia 2 tahun 4 bulan

Dalam hal perkembangan sosial dan emosi, balita Anda mulai memiliki keterampilan relasi yang lebih baik pada usia ini. Balita Anda kadang-kadang bisa menjadi sedikit menempel dan bahkan mulai tantrum ketika Bunda tiba-tiba harus pergi.

Bila hal itu terjadi, cara terbaik dalam menangani perilaku semacam itu adalah dengan menjelaskan kepada anak ke mana Anda akan pergi dan mengapa Anda harus pergi sebentar. Selalu yakinkan anak bahwa Anda akan kembali dan pastikan ia harus berlaku baik meski Anda tidak ada di dekatnya.

Tahap perkembangan anak 2 tahun 4 bulan adalah ia akan mulai mencoba bermain dengan anak-anak lain. Namun, pada usia sekecil ini, ia masih sedikit egois dan tidak selalu mau bermain bersama dengan anak lain.

Apa pun itu, anak masih penasaran dengan dunia di sekitarnya dan akan mulai menjadi lebih ramah. Cobalah dorong anak untuk selalu bersosialisasi dengan teman-temannya.

Perkembangan anak 28 bulan: Kemampuan berbicara dan bahasa

Untuk kemampuan bicara dan bahasa, balita Anda akan mulai menggunakan kata-kata yang berbeda untuk mendeskripsikan dunia di sekitarnya. Kosakatanya akan bertambah, tetapi jangan berharap akan terdengar jelas.

Coba ajari anak mengenai bentuk, warna, dan tekstur agar ia memahami maknanya dan mengerti penggunaannya.

Balita Anda akan mulai memberi isyarat dan menggunakan kata-kata untuk meminta sesuatu. Contohnya adalah ketika anak Anda menunjuk ke arah pintu jika ia ingin berjalan-jalan atau pergi ke dapur jika ia ingin makan camilan.

Salah satu tonggak tumbuh kembang balita 2 tahun 4 bulan yang paling terlihat adalah saat anak Anda mulai berbicara dan menceritakan pengalaman. Ini adalah usia ketika balita terus mengoceh dan mulai bercerita tentang dirinya sendiri.

Tanyakan kepada anak apa yang ia alami untuk mengajarinya cara mengekspresikan diri melalui kata-kata.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/Baby Milestone Bahasa Month 28.jpg Panduan lengkap: Perkembangan anak usia 2 tahun 4 bulan

Perkembangan anak 28 bulan: Kesehatan dan nutrisi

Pada tahap ini, balita mulai sering pilih-pilih makanan tetapi beberapa anak mungkin kehilangan minat untuk menghabiskan makanannya sama sekali. Makanya, bukan tanpa alasan balita ini disebut sebagai ‘terrible two’.

Itulah sebabnya penting bagi orangtua untuk bersabar dan tenang ketika waktu makan tiba. Sebaiknya hindari ‘menyogok’ anak dengan camilan agar ia mau menghabiskan makannya karena ia akan mulai menganggap makanan sebagai ‘baik’ dan ‘buruk’. Akibatnya, anak justru lebih senang dengan camilan yang dijadikan sogokan ketimbang makanan utama yang seharusnya ia habiskan.

Hal lain yang perlu diingat adalah secara perlahan untuk mengurangi jumlah susu yang diminum anak. Susu terkadang dapat merusak nafsu makan anak terhadap makanan utama sehingga ia sulit untuk menghabiskan makanannya.

Memberi anak makanan yang kaya zat besi juga penting karena anemia sering terjadi pada usia ini. Berikan daging, ikan serta sayuran hijau untuk meningkatkan zat besi dalam tubuh yang membantu dalam menciptakan sel darah baru.

Saran untuk Parents berkaitan dengan perkembangan anak 28 bulan

Ide yang baik untuk terus menciptakan ikatan dengan anak terutama pada usia ini. Selama masa perkembangan anak 28 bulan, ia mulai menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.

Tentu saja ini membangun fondasi yang baik dalam hubungan Anda dengan anak.

Parents, tetap waspada terhadap perkembangan anak 28 bulan. Tidur siang masih amat penting pada usia ini, bahkan jika ia berpikir sebaliknya, karena tidur akan membantu dalam pertumbuhan anak.

Selain itu, dengan tidur siang, anak memiliki cukup energi untuk menjalani aktivitas sepanjang sisa hari.

Bermain juga amat penting untuk perkembangan anak Anda. Ia mungkin tidak tertarik pada permainan yang terorganisir. Sebaiknya, biarkan ia mengeksplorasi dan mencari tahu mainan yang jadi favoritnya.

Dorong anak untuk bermain dengan temannya sehingga ia bisa belajar bersosialisasi. Namun, pastikan untuk mengawasinya setiap saat karena beberapa anak punya kebiasaan memukul anak lain untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

 

*Artikel ini diterjemahkan dari tulisan Jan Alwyn Batara di theAsianparent Singapura.

Perkembangan anak bulan sebelumnya: 27 bulan

Baca juga:

Panduan lengkap: Tumbuh kembang balita 29 bulan