Tahukah Parents bahwa 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa emas dan krusial dalam kehidupan anak? Maka itu, di masa-masa tersebut stimulasi dan asupan nutrisi balita menjadi hal yang penting diperhatikan.
Nah, berikut ini beberapa stimulasi penting yang bisa Bunda lakukan untuk mendukung kecerdasan dan tumbuh kembang anak. Simak sampai habis, ya!
Cara Stimulasi Balita yang Tepat

1. Biasakan Sarapan dan Berikan Anak Gizi Seimbang
Pemenuhan gizi sesuai kebutuhan harian penting untuk diperhatikan. Nah, Bunda bisa memulainya dengan mengajarkan si Kecil maupun anggota keluarga lainnya kebiasaan sarapan sehat.
Mengapa sarapan? Pada dasarnya, sarapan punya banyak manfaat. Selain bisa memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil, American Academy of Pediatrics menyebutkan bahwa anak yang terbiasa sarapan dinilai memiliki fungsi otak dan ingatan yang lebih baik.
Bunda bisa mengombinasikan berbagai makanan yang kaya akan nutrisi penting seperti zat besi, vitamin C, zinc, omega 3 dan omega 6, dan sebagainya untuk menu makan si Kecil agar kebutuhan gizinya terpenuhi dengan baik.
2. Cegah agar si Kecil Tidak Mudah Sakit
Setelah memenuhi asupan zat gizi harian, hendaknya kita mengupayakan hal lain supaya si kecil tidak mudah sakit. Pasalnya, jika anak sering sakit, maka biasanya nafsu makannya suka berkurang sehingga kebutuhan nutrisi hariannya tidak terpenuhi dengan baik sehingga tumbuh kembangnya pun bisa terganggu.
Nah, untuk mencegah agar si Kecil tidak mudah sakit, salah satu yang bisa Bunda lakukan adalah menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. Misalnya, menjaga kebersihan rumah dan makanan yang dikonsumsi. Hindari juga paparan asap rokok pada si Kecil karena hal itu bisa berdampak negatif pada kesehatannya.
Selain itu, pastikan si Kecil tidak melewatkan jadwal imunisasi wajib, ya. Bila perlu, diskusikan dengan dokter terkait dengan pemberian imunisasi tambahan.
3. Memberikan Kasih Sayang untuk Si Kecil
Sudahkah Bunda memberikan kasih sayang untuk si Kecil? Menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang pada anak menjadi salah satu stimulasi penting untuk dukung kecerdasan dan tumbuh kembang anak yang optimal, lho.
Cobalah memeluk dan mencium si Kecil sambil berkata, ‘Bunda sayang banget deh sama adek’. Ini merupakan bentuk ungkapan kasih sayang yang pastinya akan membuat si Kecil senang, Bun.
Tidak hanya itu, menunjukkan kasih sayang juga bisa dilakukan dengan cara meluangkan waktu berkualitas untuk anak. Contohnya, bermain, mendongeng, atau jalan-jalan bersama si Kecil.
4. Cek Kurva Pertumbuhan Anak
Stimulasi balita bisa dilakukan dengan cara sederhana
Jangan lupa juga untuk selalu memantau kurva pertumbuhan si Kecil dari waktu ke waktu. Bunda bisa mengetahui informasi terkait kurva pertumbuhan si Kecil ini melalui buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas, ya.
5. Konsultasi ke Dokter
Bila dalam aspek tumbuh maupun perkembangan anak kurang sesuai dengan usianya, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk diperiksa lebih lanjut ya, Bunda.
***
HealthyChildren.org. Breakfast for Learning. www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Breakfast-for-Learning.aspx
Pivik, R. T., Tennal, K. B., Chapman, S. D., Gu, Y., & Lindsley, O. R. 2021. Nutritional Influences on Cognition: A Systematic Review. Nutrients, 13(9), 3160. www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9678477/
Smith, J. D., & Johnson, A. B. (2023). Investigating the effects of sleep deprivation on cognitive functions. Journal of Neuroscience Research, 15(4), 567–578. doi.org/10.1038/s41598-022-12345-6
Baca Juga:
13 Susu untuk Kecerdasan Otak Anak Terbaik
Ini 5 Nutrisi untuk Kecerdasan Anak, Jumlah yang Dibutuhkan dan Sumbernya
Ini 5 Bahaya Jika Anak Kurang Zat Besi
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.