TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin? Cek Faktanya!

Bacaan 4 menit
Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin? Cek Faktanya!

Padahal, 3 bulan pertama setelah terinfeksi, antibodi penyintas COVID-19 terbukti masih tinggi.

Belum lama ini beredar kabar bahwa penyintas COVID-19 bisa langsung divaksin tanpa menunggu 3 bulan. Kabar tersebut langsung menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, 3 bulan pertama setelah terinfeksi, antibodi penyintas COVID-19 terbukti masih kuat. Lalu, bagaimana kebenaran kabar tersebut? Simak penjelasannya dalam ulasan cek fakta berikut ini!

Beredar Kabar Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin

penyintas COVID-19 bisa langsung divaksin

Sumber: iStockphoto

Kabar hoaks mengenai COVID-19 terus bertebaran di dunia maya. Yang terbaru adalah mengenai vaksinasi pada penyintas COVID-19 yang baru saja sembuh. Informasi tersebut awalnya tersebar di Facebook lewat unggahan sebuah akun bernama Kabar Baik Dari Indonesia Sejak 2021. 

Berikut isi unggahan tersebut yang diterbitkan pada tanggal 13 April 2021:

“Kabar baik untuk penyintas Covid-19 berasal dari Kementerian Kesehatan RI yaitu tidak perlu menunggu tiga bulan untuk mendapat vaksinasi Covid19. Baru-baru ini, muncul surat dari Kemenkes yang menunjukkan sudah tidak ada lagi screening bagi penyintas Covid-19 yang artinya mereka sudah tidak perlu menunggu hingga 3 bulan lagi untuk mendapatkan vaksin,” begitu pesan kandidat Ph.D dari Kobe University, dr. Adam Prabata yang diterima Mata Indonesia News, Selasa 13 April 2021.

Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin? Cek Faktanya!

“Sekarang para penyintas itu bisa mendapat vaksin Covid19 setelah selesai melakukan isolasi atau dinyatakan sembuh. Jika ada penundaan selama tiga bulan atau 90 hari untuk mendapat vaksin adalah mereka yang pernah mendapat terapi plasma konvalesen atau antibodi monoklonal selama terkena Covid19. Saat ini, vaksinasi Covid-19 terhadap penduduk Indonesia terus dikebut agar cepat memperoleh kondisi herd immunity. Meski sejumlah negara produsen vaksin melakukan embargo, Pemerintah Jokowi sudah melakukan langkah cepat sebagai solusi menjaga pasokan vaksin tersebut.”

Tak hanya itu, akun tersebut juga menyertakan tautan berita yang berisi informasi bahwa penyintas COVID-19 bisa segera divaksin tanpa menunggu waktu 3 bulan. Alhasil, warganet pun dibuat bingung dengan unggahan tersebut.

Baca juga: 4 Hoaks Vaksin COVID-19 yang Jangan Lagi Dipercaya, Cek Faktanya di Sini!

Benarkah Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin? Ini Klarifikasi Jubir Kemenkes

penyintas COVID-19 bisa langsung divaksin

Sumber: iStockphoto

Terkait unggahan yang beredar luas di media sosial, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menegaskan bahwa informasi tersebut salah kaprah. Pasalnya, menurut Nadia, pasien yang positif terinfeksi COVID-19 masih harus menunggu waktu 3 bulan untuk bisa divaksin.

“Ndak, tetap harus menunggu 3 bulan,” kata Nadia seperti dikutip dari Kompas.

Hal ini berkaitan dengan jumlah antibodi yang ada dalam tubuh seorang penyintas COVID-19. Menurut Nadia, antibodi dalam tubuh penyintas COVID-19 masih tinggi. Sehingga apabila divaksin justru akan mengurangi manfaat dari vaksin itu sendiri. 

“Ndak ada manfaatnya, justru nanti turun baru kita vaksinasi,” katanya. 

Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin? Cek Faktanya!

Ia juga menambahkan, meskipun hal ini tidak terdapat dalam Surat Edaran Kemenkes No. SR.02.06/II/850/2021, namun bukan berarti kebijakan ini tidak diterapkan. 

“Bukan berarti ndak tercantum, berarti tidak masuk,” tegasnya. 

Sementara itu, dokter Adam Prabata yang namanya dicatut dalam unggahan tersebut juga telah memberikan klarifikasi via Instagram. Ia telah mengakui bahwa perkataannya yang menyebut pasien COVID-19 bisa langsung divaksin adalah tidak benar. 

“Untuk yang beberapa hari saya post itu mengenai penyintas COVID-19 tidak perlu menunggu 3 bulan ternyata kurang tepat karena katanya ‘tidak tercantum di petunjuk teknis itu bukan artinya tidak ada’ yang artinya itu adalah murni kesalahan saya dalam menginterpretasi petunjuk teknisnya,” tulisnya. 

Baca juga: Penerima Vaksin COVID-19 Tak Dianjurkan Langsung Pulang, Ini Alasannya

Kesimpulan: Vaksinasi untuk Penyintas COVID-19 yang Baru Sembuh Adalah Hoaks 

penyintas COVID-19 bisa langsung divaksin

Sumber: iStockphoto

Berdasarkan informasi di atas, maka jelas bahwa vaksinasi langsung pada penyintas COVID-19 yang baru sembuh adalah hoaks. Jubir Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi telah menegaskan bahwa hal itu bisa mengurangi manfaat vaksin. 

Tak hanya itu, dokter Adam Prabata yang sebelumnya ikut menyebarkan informasi tersebut juga telah mengakui kekeliruannya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa unggahan di atas adalah hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Hingga saat ini, program vaksinasi COVID-19 di Indonesia masih terus berjalan. Tak dipungkiri, kabar hoaks seputar COVID-19 dan program vaksinasinya juga semakin gencar. Oleh sebab itu, perlu ketelitian dari pembaca untuk mengecek setiap informasi yang beredar di internet. 

Cerita mitra kami
Trik jitu manfaatkan ruang sempit jadi tempat berkumpul keluarga
Trik jitu manfaatkan ruang sempit jadi tempat berkumpul keluarga
Sentuhan Ibu, Pulihkan Trauma Ibu dan Anak Korban Gempa di Lombok
Sentuhan Ibu, Pulihkan Trauma Ibu dan Anak Korban Gempa di Lombok
Stimuno Timo Land di Kota Kasablanka hadirkan 4 wahana seru untuk anak beraktivitas!
Stimuno Timo Land di Kota Kasablanka hadirkan 4 wahana seru untuk anak beraktivitas!
Kenali Cara Belajar Anak, Ini 5 Inspirasi Kegiatan Menarik untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitifnya
Kenali Cara Belajar Anak, Ini 5 Inspirasi Kegiatan Menarik untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitifnya

Parents, demikian klarifikasi terkait kabar mengenai penyintas COVID-19 bisa langsung divaksin. Tetap waspada agar tidak tertipu hoaks ya!

Baca juga:

Hoaks Ustadz Zacky Mirza Dikabarkan Meninggal, Cek Faktanya Berikut Ini!

Vaksin MMR Bisa Sebabkan Autisme? Cek Faktanya di Sini!

Hamil di atas 35 tahun tingkatkan risiko bayi down syndrome? Cek faktanya di sini!

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Cek Fakta
  • /
  • Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin? Cek Faktanya!
Bagikan:
  • 5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

    5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

  • 10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

    10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

  • Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

    Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

  • 5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

    5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

  • 10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

    10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

  • Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

    Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti