Penelitian: Faktor Utama Penyebab Keguguran Berulang

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Sebuah penelitian di Universitas Sheffield di Inggris mengungkap faktor utama penyebab keguguran berulang yang terjadi pada ibu.

Keguguran adalah pengalaman yang paling menyakitkan bagi seorang ibu. Apalagi jika ibu tersebut mengalaminya lebih dari sekali.

Penyebab keguguran berulang ada bermacam-macam. Selain komplikasi kehamilan, penyebab lainnya adalah karena tingkat protein di dalam tubuh ibu.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Sheffield di Inggris, protein yang disebut Syncytin-1 berperan dalam perkembangan plasenta. Para peneliti yakin bahwa protein ini juga membantu embrio untuk berkembang di dalam rahim.

Namun demikian, para peneliti masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk mengungkap peran protein syncytin dalam perkembangan embrio serta bagaimana protein ini memengaruhi proses kehamilan.

Harry Moore, peneliti dalam studi ini mengatakan, "Keguguran berulang bisa terjadi karena embrio mengalami kegagalan dalam tahap implantasi di dinding rahim. Tingkat protein syncytin di dalam tubuh ibu bisa memengaruhi hal ini."

Harry menambahkan, "Hal ini sangat signifikan karena perkembangan embrio sejak dini bisa memengaruhi keseluruhan proses kehamilan."

Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Human Reproduction ini, menjadi harapan bagi para ibu yang pernah keguguran. Jika penyebabnya bisa diketahui lebih dini dengan mengukur kadar protein syncytin dalam tubuh ibu, maka salah satu penyebab keguguran bisa teratasi.

Artikel Terkait: 8 Tips Mencegah Keguguran

Ada berbagai macam penyebab keguguran, dari mulai faktor genetik, makanan, hingga penyakit yang terjadi pada ibu selama kehamilan. Mengedukasi diri pada penyebab keguguran berulang bisa membantu Anda menghindari peristiwa pahit kehilangan bayi sebelum dilahirkan.

NHS menyebut keguguran yang terjadi pada trimester pertama kehamilan, biasanya disebabkan oleh masalah yang terjadi pada fetus. Jika keguguran terjadi pada trimester kedua, penyebabnya ialah masalah kesehatan yang menimpa ibu.

Sedangkan bila keguguran terjadi pada masa akhir kehamilan atau trimester ketiga biasanya disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada bayi.  Infeksi ini yang membuat kantung ketuban pecah sebelum terjadinya kontraksi atau perdarahan.

Pada beberapa kasus juga bisa mengakibatkan leher rahim terbuka terlalu cepat.

Menjaga asupan makanan selama kehamilan bisa mengurangi risiko keguguran. Makanlah makanan sehat dan jauhi asap rokok maupun alkohol.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

6 Penyebab Keguguran Berulang

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kehamilan