TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Janin aktif dalam kandungan tanda anak hiperaktif? Ini faktanya!

Bacaan 4 menit
Janin aktif dalam kandungan tanda anak hiperaktif? Ini faktanya!

Merasakan gerakan janin dari dalam perut tentu membuat Bunda bahagia dan sedikit terharu. Namun, bagaimana jika janin terlalu aktif bergerak, apakah ini perlu dikhawatirkan?

Salah satu momen paling menyenangkan yang dirasakan oleh ibu hamil yaitu ketika bisa merasakan gerakan janin yang ada di dalam kandungan. Namun, sebenarnya faktor apa saja yang menjadi penyebab janin terlalu aktif bergerak?

Sebelum membahas lebih lanjut terkait penyebab janin terlalu aktif bergerak, patut diketahui jika gerakan janin bisa Bunda rasakan sejak usia kandungan 16-25 minggu. Akan tetapi, ada kalanya setiap ibu hamil mengalami waktu yang berbeda.

Contohnya, di kehamilan pertama, Bunda mungkin tidak akan merasakan gerakan janin hingga mendekati usia kandungan 25 minggu. Sementara pada kehamilan kedua, beberapa ibu hamil mulai merasakan gerakan janin sejak usia kandungannya 13 minggu.

Artikel terkait : Perkembangan Janin Dari Minggu ke Minggu

Penyebab Janin Terlalu Aktif Bergerak : Seperti apa gerakan janin di dalam kandungan?

Penyebab Janin Terlalu Aktif Bergerak

Sebagian besar ibu hamil bisa merasakan gerakan janin ketika mereka dalam posisi tenang dan santai, seperti sedang duduk dan berbaring. Mereka mendeskripsikan gerakan janin layaknya kupu-kupu yang terbang, cegukan, dan gerakan seperti benda jatuh.

Untuk para ibu baru atau yang baru pertama kali hamil mungkin akan mengalami sedikit kesulitan untuk mengetahui apakah janin bergerak atau ketiga. Sebab, mereka masih bingung untuk membedakan antara gerakan janin dengan gas dari dalam perut, rasa lapar, serta gerakan internal lainnya.

Walau demikian, memasuki trimester kedua dan ketiga, sebenarnya Bunda sudah bisa merasakan gerakan janin secara lebih jelas. Seperti akan merasakan tendangan, pukulan, dan menyiku perut.

Penyebab janin terlalu aktif bergerak di dalam kandungan

Penyebab Janin Terlalu Aktif Bergerak

Semua janin yang tumbuh dan berkembang dengan baik akan aktif bergerak, tapi ada kalanya gerakan janin lebih aktif dari biasanya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, tapi bukan berarti janin yang hiperaktif.

Lantas, apa saja penyebab janin terlalu aktif bergerak?

1. Asupan dan aktivitas Bunda selama hamil

Apabila Bunda merasa janin bergerak lebih dari biasanya, coba luangkan waktu untuk memikirkan apapun yang sekiranya Bunda lakukan sehingga menyebabkan ledakan gerakan janin. Sebab, ada beberapa stimulan yang bisa memengaruhinya.

Misalnya yaitu kafein dan olahraga yang Bunda lakukan. Kedua hal tersebut menyebabkan janin menjadi lebih aktif atau bahkan lebih banyak melakukan tendangan dan pukulan.

2. Janin tidak pernah benar-benar diam

Janin aktif dalam kandungan tanda anak hiperaktif? Ini faktanya!

Faktor lain yang menjadi penyebab janin terlalu aktif bergerak yaitu karena janin memang tidak pernah benar-benar diam selama di dalam kandungan. Perkembangan otak dan saraf janin inilah yang membuat janin terus bergerak, karena saraf-saraf menyebabkan otot-otot berkedut saat refleksnya berkembang.

Lalu, di awal kehamilan, janin memiliki banyak ruang, sedangkan di akhir kehamilan, dia telah tumbuh dan mengambil lebih banyak ruang yang tersedia dan membuatnya terasa lebih sempit. Saat itu, janin harus menyesuaikan lingkungannya yang sempit dengan sering melakukan peregangan.

3. Menghibur diri menjadi penyebab janin terlalu aktif bergerak

Uniknya, tahukah Bunda jika gerakan janin yang aktif seperti menendang, memukul, dan bahkan bermain dengan tangan serta kakinya itu juga karena untuk menghibur dirinya sendiri.

Artikel terkait : Perkembangan janin 26 minggu, panduan kehamilan dari minggu ke minggu

Apa artinya jika janin sering bergerak di dalam rahim?

Penyebab Janin Terlalu Aktif Bergerak

Kondisi ini sebenarnya bisa mengindikasikan kalau janin berkembang di dalam rahim sesuai dengan semestinya. Di sisi lain, dokter mengatakan bahwa tidak ada korelasi antara seberapa aktif janin di dalam kandungan dengan seberapa aktif mereka nantinya setelah lahir.

Dokter mengatakan seperti itu karena masih banyak ibu yang percaya bahwa keaktifan janin di dalam kandungan adalah indikator yang bagus. Namun, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung kepercayaan para ibu tersebut.

Bagaimana jika Bunda tidak merasakan gerakan janin?

Menghitung gerakan janin memang perlu dilakukan. Selain untuk mengetahui janin sehat, memastikan adanya tendangan bayi juga bisa mencegah terjadinya stillbirth, atau bayi lahir mati. Artinya, jika semula janin bergerak dengan aktif, kemudian tiba-tiba saja tendangan berkurang atau bahkan tidak dirasakan lagi, ini menjadi salah satu alarm yang perlu diwaspadai.

Meskipun begitu, jangan panik terlebih dahulu jika kehamilan Bunda belum mencapai 25 minggu dan tidak merasa gerakan janin. Sebab, seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan janin, nantinya Bunda mulai bisa merasakan gerakannya dengan lebih baik.

Bunda juga harus mencari tahu pada jam berapa gerakan janin paling aktif. Ada beberapa bayi secara alami lebih jarang bergerak daripada bayi lainnya.

Janin aktif dalam kandungan tanda anak hiperaktif? Ini faktanya!

Janin yang kurang bergerak juga dapat berarti jika ia sedang tidur. Bunda mungkin merasakan lebih sedikit tendangan dan pukulan setelah minggu ke 32 saat janin bertambah besar dan memiliki lebih sedikit ruang untuk bergerak di dalam rahim.

Cerita mitra kami
3 Produk Ini Bisa Mempermudah Hidup Ibu Rumah Tangga, Penasaran?
3 Produk Ini Bisa Mempermudah Hidup Ibu Rumah Tangga, Penasaran?
7 Keunggulan Harris Tebet Sebagai Hotel yang Ramah Keluarga
7 Keunggulan Harris Tebet Sebagai Hotel yang Ramah Keluarga
Pentingnya Kesehatan Pencernaan untuk Perkembangan Otak dan Perilaku Anak
Pentingnya Kesehatan Pencernaan untuk Perkembangan Otak dan Perilaku Anak
Tips Bermanfaat untuk Menenangkan Bayi yang Menangis Sebelum Tidur
Tips Bermanfaat untuk Menenangkan Bayi yang Menangis Sebelum Tidur

Akan tetapi, jika janin mulai bergerak secara teratur, kemudian Bunda tidak merasakan lagi setidaknya 10 gerakan dalam periode dua jam, atau gerakannya telah melambat secara signifikan, inilah saatnya untuk menghubungi dokter.

****

Demikianlah informasi terkait gerakan janin di dalam kandungan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Bunda.

Referensi : WebMD, Livestrong.com, Practical Parenting

Baca juga :

Bayi Ibu ini Bergerak Terlalu Agresif di dalam Rahim, Amankah?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehilangan bayi
  • /
  • Janin aktif dalam kandungan tanda anak hiperaktif? Ini faktanya!
Bagikan:
  • Perlukah Melakukan Kuret Saat Keguguran? Ini Kata Pakar, Bun!

    Perlukah Melakukan Kuret Saat Keguguran? Ini Kata Pakar, Bun!

  • Stillbirth Adalah Kondisi yang Perlu Diwaspadai Bumil, Ini Bedanya dengan Keguguran!

    Stillbirth Adalah Kondisi yang Perlu Diwaspadai Bumil, Ini Bedanya dengan Keguguran!

  • 7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

    7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

  • Perlukah Melakukan Kuret Saat Keguguran? Ini Kata Pakar, Bun!

    Perlukah Melakukan Kuret Saat Keguguran? Ini Kata Pakar, Bun!

  • Stillbirth Adalah Kondisi yang Perlu Diwaspadai Bumil, Ini Bedanya dengan Keguguran!

    Stillbirth Adalah Kondisi yang Perlu Diwaspadai Bumil, Ini Bedanya dengan Keguguran!

  • 7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

    7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti