TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

5 Penyebab Berat Badan Naik saat Puasa, Apa Saja?

Bacaan 5 menit
5 Penyebab Berat Badan Naik saat Puasa, Apa Saja?

Puasa kerap menjadi ajang untuk menurunkan berat badan. Namun, tak jarang yang terjadi justru berat badan naik!

Sejumlah orang berharap berat badannya bisa turun ketika puasa. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, berat badan naik! Lantas, apa penyebab berat badan naik saat berpuasa? 

Melansir dari laman CBC, menurut ahli diet dan ahli gizi Nazima Qureshi, dengan berpuasa tidak serta merta menurunkan berat badan. Bahkan selama Ramadan, ia justru banyak menemui klien yang mengalami kenaikan berat badan.

Terutama di akhir Ramadan atau saat Idulfitri. Padahal mereka menjalankan puasa selama kurang lebih 1 bulan lamanya. Nah, kira-kira apa, ya, penyebab berat badan bisa naik meski telah berpuasa full satu bulan?

5 Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa

1. Konsumsi Gorengan Berlebihan

Penyebab Berat Badan Naik

Qureshi mengatakan, makanan tradisional sebagai salah satu alasan terbesar di balik kenaikan berat badan selama bulan Ramadan.

“Satu hal yang perlu diingat adalah Ramadan merupakan bulan yang sangat sosial. Jadi, puasa Ramadan memang memiliki komponen sosial dan budaya dalam hal makanan yang dimakan,” ujar Qureshi

“Di berbagai tempat, budaya berbuka puasa dirayakan dengan memakan berbagai macam makanan. Terlepas dari budaya, di mana pun Anda berada, menu berbuka puasa selalu ada gorengan dan banyak karbohidrat berat,” lanjutnya.

Kalori yang terkandung di dalam gorengan sulit dihitung. Hal itu tergantung dari seberapa lama menggoreng makanan tersebut di dalam minyak.

“Gorengan menyerap jumlah minyak itu, jadi sulit untuk benar-benar mengetahui jumlah kalori pastinya, ” kata Qureshi.

Menurut Qureshi, satu potong gorengan bisa memiliki 200 hingga 500 kalori, dan seseorang lebih cepat menghabiskan gorengan. Satu orang bisa menghabiskan dua sampai tiga gorengan dalam sekali makan.

“Coba bayangkan, Anda melakukan itu selama 30 hari berturut-turut. Jika makan tiga hingga empat gorengan setiap hari, dengan begitu, Anda berarti menghabiskan sekitar 100 gorengan dalam sebulan,” ungkapnya.

Untuk menghindari kenaikan berat badan dan lebih sehat tentunya, pilih metode memasak makanan dengan cara memanggang, mengukus, merebus, dan menumis. 

Artikel terkait: Lumer di Mulut, 3 Resep Japanese Cheese Cake Ini Dijamin Bikin Nagih!

2. Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis 

Penyebab Berat Badan Naik

Penambahan berat badan tidak hanya terbatas pada apa yang dimakan saat berbuka dan sahur. Namun, minuman yang dikonsumsi pun berpengaruh terhadap kenaikan berat badan.

Jus buah atau soda juga bisa berperan menambah berat badan. Qureshi mengungkapkan, sering kali orang beralih ke minuman manis daripada air putih.

Batasi jumlah dan frekuensi mengonsumsi makanan dan minum manis jika ingin mendapatkan berat badan ideal saat berpuasa. Parents bisa mengganti gula dengan pemanis alami seperti kurma, apel, dan gula jagung.

3. Penyebab Berat Badan Naik karena Kurang Waktu Tidur

Penyebab Berat Badan Naik

Saat bulan Ramadan, waktu tidur memang akan mengalami perubahan. Sebab akan ada ritual bangun sahur pada sepertiga malam dan harus tetap terjaga hingga pagi. Bahkan mungkin harus langsung melakukan aktivitas, seperti pergi bekerja.

Melansir dari Gulf News, ahli Gizi klinis di MyPediaclinic, DHCC, Yasmine Haddad, menjelaskan bahwa tidur siang sangat diperlukan selama Ramadan.

“Kurang tidur bisa meningkatkan nafsu makan dan menambah kelelahan. Anda dapat memilih 30 menit tidur siang karena terbukti membantu tubuh mengisi ulang energi,” ujarnya.

4. Waktu Makan Tidak Konsisten

Seorang ahli gizi mengatakan, makan dengan sering dan pada waktu yang tidak konsisten dari berbuka hingga waktu sahur bisa menjadi penyebab kenaikan berat badan. Selain itu, makan terus-menerus dan berlebihan saat berbuka juga bisa menyebabkan naiknya berat badan.

5. Kurang Melakukan Aktivitas Fisik, Salah Satu Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa

Penyebab Berat Badan Naik

Dengan alasan lemas karena berpuasa, sering kali kita menghabiskan banyak waktu untuk bermalas-malasan. Hanya tiduran di depan TV  tanpa melakukan aktivitas fisik. Hal itulah yang dapat menyebabkan naiknya berat badan.

Oleh karena itu, meskipun berpuasa tidak ada salahnya melakukan aktivitas fisik. Mulailah dari aktivitas fisik ringan yang tidak terlalu menghabiskan energi. Misal saja jalan santai selama 30-45 menit di pagi dan sore hari atau bisa melakukan yoga sederhana di rumah.

Artikel terkait: 5 Resep Makaroni Schotel, Ide Takjil Buka Puasa yang Mengenyangkan

Cara Mencegah Kenaikan Berat Badan Saat Berpuasa

Jika Parents ingin tetap memiliki berat badan ideal saat berpuasa, lakukanlah cara berikut ini:

1. Mengatur Porsi Makan

5 Penyebab Berat Badan Naik saat Puasa, Apa Saja?

Mengatur porsi makan merupakan salah satu cara mencegah penambahan berat badan saat berpuasa. Cobalah untuk mulai makan dengan porsi kecil saat berbuka puasa.

2. Jangan Makan Terburu-buru

Saat makan, baiknya mengunyah makanan secara perlahan-lahan. Dengan begitu rasa kenyang bisa lebih cepat dan hasrat untuk makan berlebihan tidak ada.

3. Memilih Makanan yang Tepat

5 Penyebab Berat Badan Naik saat Puasa, Apa Saja?

Konsumsi buah, sayur, nasi merah, biji-bijian ketika sahur dan berbuka dapat membuat kenyang lebih lama. Jenis makanan tersebut kaya akan serat yang bisa membantu menjaga berat badan stabil. Selain itu, buah-buahan pun dapat menjadi pengganti makanan serta minuman yang tinggi gula.

Daging tanpa lemak dan produk susu rendah lemak sangat baik sebagai pemenuhan kalori. Hindari makanan dengan karbohidrat kompleks, misal saja roti putih, pasta, kue-kue, biskuit dan sebagainya. Sebab makanan tersebut dapat memicu penambahan berat badan.

4. Seringlah Memasak Sendiri

Memasak dan menyiapkan sendiri menu makanan untuk sahur dan berbuka merupakan cara efektif dalam membantu mencegah penambahan berat badan. Sebab, Parents bisa mengombinasikan bahan-bahan pangan agar gizinya lebih seimbang. Pun bisa memilih bahan dan cara memasak yang lebih sehat sehingga terhindar dari penambahan berat badan.

5. Tetap Melakukan Olahraga

5 Penyebab Berat Badan Naik saat Puasa, Apa Saja?

Puasa bukan penghalang untuk melakukan aktivitas fisik dan olahraga. Sebab, hal tersebut akan membantu Parents untuk membakar lemak dalam tubuh. Pilihlah olahraga dengan intensitas yang ringan dan sederhana.

6. Mengganti Bumbu Penyedap dengam Bahan Rempah Alami

Bumbu siap pakai dan MSG terkadang memiliki gula dan garam berlebihan. Jika dikonsmsi berlebihan, selain tidak baik untuk kesehatan, dapat menjadi penyebab penambahan berat badan. Parents bisa mengganti bumbu siap pakai dan penyedap dengan rempah-rempah.

Artikel terkait: Sedap Banget! 5 Resep Ayam Bakar Madu untuk Buka Puasa dan Sahur

Parents, itulah beragam penyebab berat badan naik meskipun berpuasa. Untuk tetap sehat dan berat badan stabil, konsumsi makanan sehat dan perhatikan cara memasaknya. Sebab jika kita sehat, maka menjalankan ibadah puasanya pun lebih semangat.

Baca juga:

Pengertian dan Tata Cara Qiyamul Lail di Bulan Ramadan

4 Resep Bakso Mercon, Bisa untuk Lauk Sahur atau Takjil Buka Puasa untuk Pecinta Makanan Pedas

Kapan Batas Waktu Sahur Sesungguhnya, Saat Imsak atau Azan Subuh?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Tias Septy Julian

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Ramadan MomTAP
  • /
  • 5 Penyebab Berat Badan Naik saat Puasa, Apa Saja?
Bagikan:
  • Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

    Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

  • Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

    Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

  • 10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

    10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

  • Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

    Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

  • Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

    Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

  • 10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

    10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti