7 Tips Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Normal Agar Lekas Sembuh dan Tidak Infeksi

7 Tips Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Normal Agar Lekas Sembuh dan Tidak Infeksi

Setelah melahirkan secara normal, Bunda perlu merawat jahitan pada area genital agar lekas sembuh dan tidak terkena infeksi? Yuk simak caranya berikut.

Sekitar 9 dari 10 ibu yang melahirkan normal akan menjalani jahitan setelah persalinan. Hal ini karena proses melahirkan normal bisa menyebabkan perineum (area antara vagina dan anus) robek atau bahkan digunting, sehingga perlu dijahit. Hal yang kemudian menjadi PR bagi ibu adalah merawat jahitan setelah melahirkan normal itu.

Proses pemulihan setelah melahirkan normal memang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi ibu. Jahitan perineum bisa membuat area tersebut terasa nyeri. Belum lagi bengkak dan memar pada kandung kemih dan vagina yang menambah rasa tidak nyaman.

Oleh sebab itu, Bunda perlu merawat jahitan setelah melahirkan agar lekas sembuh dan dapat kembali beraktivitas dengan normal. Umumnya, dibutuhkan waktu 7-10 hari untuk robekan perineum setelah melahirkan normal sembuh.

Akan tetapi, butuh waktu yang lebih lama lagi untuk pemulihan total hingga nyeri hilang, mulai dari 2 bulan hingga 1 tahun setelah persalinan. Hal ini tergantung pada seberapa dalam robekan perineum yang terjadi.

Artikel Terkait: 11 Foto ini memperlihatkan keajaiban vagina saat proses melahirkan normal

Tingkat Keparahan Robekan Perineum

7 Tips Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Normal Agar Lekas Sembuh dan Tidak Infeksi

Berdasarkan tingkat keparahannya, derajat robekan atau ruptur perineum terbagi dalam 4 tingkat:

  1. Tingkat 1: Robekan perineum tingkat 1 biasa tidak perlu dijahit karena tergolong ringan. Area yang robek adalah mulut vagina atau bagian kulit perineum.
  2. Tingkat 2: Pada ruptur perineum tingkat 2, robekan sudah memasuki otot perineum yang berada dalam vagina.
  3. Lalu, Tingkat 3: Ruptur perineum tingkat tiga terjadi pada kulit dan otot vagina, perineum, serta anus.
  4. Tingkat 4: Robekan perineum tingkat 4 merupakan kondisi yang paling parah. Pasalnya, ruptur sudah mencapai anus, rektum, hingga usus besar.

Jahitan setelah melahirkan normal hanya akan diperlukan bila robekan perineum cukup dalam, hingga mencapai otot atau jaringan pada area tersebut. Ini berarti, pada ruptur tingkat 2.

Cara Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Normal

1. Gunakan Air Hangat saat Mandi dan Buang Air Kecil

7 Tips Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Normal Agar Lekas Sembuh dan Tidak Infeksi

Sebaiknya Bunda menggunakan air hangat saat mandi dan buang air kecil. Air hangat dapat memberi efek menenangkan dan membantu proses penyembuhan luka. Bunda juga bisa mencoba berendam dalam air hangat selama sekitar 20 menit.

Selain mengurangi rasa perih, bilasan air hangat tersebut juga dapat membersihkan area jahitan. Jangan lupa untuk mengeringkan vagina setelah buang air kecil dengan tisu dari depan ke belakang, untuk mencegah infeksi.

2. Kompres Dingin di Area Luka Jahitan

Bunda bisa membuat kompres dingin dari es batu yang dibungkus handuk atau kain, lalu tempelkan selama sekitar 10 menit pada area jahitan. Suhu dingin dari kompres ini dapat membantu meringankan bengkak dan nyeri pada area sekitar jahitan.

Lakukan ini beberapa kali sehari. Namun ingat, berikan jeda sekitar 1 jam sebelum menempelkan kompres kembali, dan hindari mengompres es batu langsung pada kulit tanpa penghalang apapun karena dapat merusak saraf.

Artikel Terkait: 5 Cara agar vagina tidak robek saat melahirkan normal

3. Ganti Pembalut Secara Berkala

merawat jahitan setelah melahirkan normal

Penting bagi Bunda untuk menjaga kebersihan vagina selama masa nifas. Gantilah pembalut sekitar 2-4 jam sekali agar jahitan di vagina terhindar dari infeksi dan cepat sembuh.

Jenis pembalut yang memberi sensasi dingin boleh digunakan, tetapi pastikan produk tidak menggunakan pewangi, bersifat hipoalergenik (tidak menimbulkan alergi), dan memiliki pH seimbang. Namun, penggunaan tampon sebaiknya dihindari selama 6 minggu pertama setelah melahirkan.

4. Perbanyak Konsumsi Serat atau Menggunakan Pencahar

merawat jahitan setelah melahirkan normal

Biasanya ibu yang baru melahirkan memang kesulitan untuk buang air besar selama beberapa hari. Sayangnya kondisi ini bisa berlanjut menjadi sembelit jika Bunda tidak berhati-hati. Untuk mencegahnya, perbanyak konsumsi makanan berserat, seperti buah dan sayuran, serta cukup minum air putih.

Selain itu, Bunda bisa menggunakan pencahar, seperti docusate sodium. Dengan ini, Bunda tidak perlu mengejan cukup berat saat buang air besar.

5. Jaga Area Jahitan Tetap Bersih dan Kering

Menjaga area jahitan agar tetap bersih dan kering sangat penting agar luka cepat kering dan sembuh. Selain rajin mengganti pembalut, kebersihan celana dalam juga perlu diperhatikan. Pilihlah celana dalam dari bahan lembut yang menyerap keringat sirkulasi udara di tetap terjaga.

6. Senam Kegel

merawat jahitan setelah melahirkan normal

Senam kegel dapat membantu memlancarkan sirkulasi darah dan kekuatan area panggul. Dengan senam kegel, proses penyembuhan robekan dan jahitan melahirkan normal pun akan terbantu. Namun, olahraga dengan intensitas berat sebaiknya hindari terlebih dahulu, ya, Bun.

7. Cukup Istirahat

Selain cara-cara di atas, perlu Bunda ingat bahwa istirahat yang cukup itu sangat penting agar Bunda lekas pulih dan tubuh tetap fit. Jika kesibukan merawat bayi membuat Bunda sulit beristirahat, mintalah bantuan pada suami atau saudara.  

Itulah 7 tips merawat jahitan setelah melahirkan secara normal yang bisa Bunda lakukan agar lekas pulih dan sehat.

Sumber: Alodokter, SehatQ

Baca Juga:

Amankah Ibu dengan Mata Minus Tinggi Melahirkan Normal?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner