TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Salut! Penelitian Ungkap Aktivitas Menyusui Ibu di Indonesia Meningkat Saat Pandemi

Bacaan 4 menit
Salut! Penelitian Ungkap Aktivitas Menyusui Ibu di Indonesia Meningkat Saat Pandemi

Meskipun selama pandemi ada keterbatasan operasional fasilitas kesehatan bagi ibu menyusui, tetapi ini tidak menyurutkan keinginan para ibu untuk menyusui buah hatinya.

Momen saat pandemi seperti ini tentu akan menimbulkan beberapa perubahan pada pola menyusui dan pengasuhan di rumah. Beberapa kendala terkait fasilitas yang berhubungan langsung dengan ibu hamil dan menyusui, seperti Posyandu, jelas akan terhambat kegiatannya.

Hal ini menarik perhatian beberapa peneliti dari Health Collaborative Center (HCC) yang mengungkap beberapa perubahan perilaku ibu menyusui sepanjang pandemi COVID-19. Hasil penelitian tersebut pun disampaikan langsung lewat webinar “89% Ibu Menyusui Selama Masa Pandemi COVID-19 Berhasil Menyusui ASI Secara Eskklusif”. Webinar ini berlangsung pada Rabu, 20 Januari 2021, dengan narasumber Dr. dr. Ray W Basrowi. 

Perilaku Menyusui Saat Pandemi di Indonesia

Pandemi COVID-19 mengakibatkan terjadinya perubahan pola hidup dan disrupsi sistem kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Fasilitas pelayanan kesehatan difokuskan untuk penanganan COVID, sehingga banyak pelayanan kesehatan rutin terganggu.

Salah satu contohnya tidak beroperasinya Posyandu dan pelayanan konseling ibu hamil dan menyusui di Puskesmas. Hal itu dikhawatirkan akan berdampak kepada perilaku laktasi dan menyusui ibu Indonesia.

Artikel terkait: E-pumping, alternatif pemberian ASI eksklusif pada bayi, ini caranya!

menyusui saat pandemi

Akan tetapi, tampaknya kekhawatiran ini justru tidak terbukti. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK dari Health Collaborative Center (HCC) justru menunjukkan bahwa keterbatasan operasional fasilitas kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta akses pelayanan konseling tidak menurunkan perilaku laktasi ibu Indonesia, terutama kalangan ibu pekerja.

Survei daring dari HCC yang dilakukan di 20 provinsi di Indonesia membuktikan, selama masa pandemi COVID-19 di tahun 2020, angka ASI Eksklusif meningkat tajam mencapai 89%. 

Kebijakan PSBB yang mengharuskan ibu tetap berada di rumah justru memberi pengaruh positif terhadap peningkatan perilaku laktasi. Angka ini meningkat tajam dibanding beberapa tahun lalu yang masih berkisar antara 30-50%. 

Manfaat Menyusui bagi Keluarga dan Negara

menyusui saat pandemi

Menyusui tentu memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa banyaknya. Oleh karena itu, beberapa program kesehatan erat kaitannya dengan usaha peningkatan pemberian ASI eksklusif kepada bayi di Indonesia. 

Bagi keluarga, manfaat menyusui antara lain:

  • Mengurangi risiko kanker pada ibu
  • Menjadi kontrasepsi alami untuk menunda kehamilan selanjutnya
  • Mempercepat pemulihan rahim setelah melahirkan
  • Meningkatkan bonding antara ibu dan anak
  • Meminimalkan anggaran keluarga
  • Bagi anak, ASI adalah sumber nutrisi terbaik yang bisa disediakan kapan saja
  • ASI mudah dicerna bayi dan minim risiko alergi
  • Bisa mencegah berbagai penyakit untuk anak

Bahkan bagi negara, ASI adalah hak bayi yang mesti diberikan sesuai dengan UU No 36 tahun 2009. 

Artikel terkait: Teknik Marmet : Metode memerah ASI paling direkomendasikan

Hasil Penelitian Perilaku Laktasi Selama Pandemi di Indonesia

menyusui saat pandemi

Penelitian dilakukan terhadap 379 responden ibu menyusui dari 20 provinsi di Indonesia. Hasilnya adalah sebagai berikut.

  • Terdapat  peningkatan angka keberhasilan ASI Eksklusif di Indonesia selama masa pandemi terjadi sangat tinggi pada kelompok yang bekerja dari rumah (work from home) yaitu sebesar 97,8%. Lalu, pada kelompok ibu menyusui yang tetap kerja dari kantor (work from office) sebesar 82,9%.
  • 6 dari 10 ibu mengakui keberadaan susu formula tidak jadi alasan berhenti menyusui selama masa pandemi.
  • 5 dari 10 ibu mengakui waktu kerja tidak fleksibel (harus WFO dan WFH) tidak menghalangi untuk tetap menyusui.

Penelitian ini juga mengungkapkan adanya layanan kesehatan secara daring yang dimanfaatkan selama pandemi. Datanya adalah sebagai berikut.

  • Ada 70% ibu yang pernah berkonsultasi laktasi dengan tenaga kesehatan secara daring.
  • Sebesar 40% konsultasi ke tenaga kesehatan (nakes) dilakukan dengan WhatssApp.
  • Kendala terbesar konsultasi daring adalah jaringan sebesar 29% dan kekhawatiran dengan kerahasiaan data sebesar 16.4%.
  • Mayoritas responden (64%) mengakui layanan kesehatan daring selama masa pandemi sangat membantu dan efektif. 

Meskipun begitu, ada beberapa data yang terungkap seputar alasan ibu berhenti menyusui selama pandemi COVID-19, antara lain:

  • Harus tetap bekerja selama PSBB sebesar 12%.
  • Dukungan tenaga kesehatan untuk konseling menyusui tidak memadai sebesar 10%.
  • Kurangnya dukungan keluarga dan suami sebesar 7%.

Artikel terkait: 3 Alternatif Pemberian ASI bagi Busui Positif COVID-19, Cegah Bayi dari Paparan Virus

Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa perilaku menyusui atau pemberian ASI eksklusif saat pandemi justru meningkat. Kendala berupa keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan tidak menjadi penghalang para ibu untuk menyusui buah hatinya di Indonesia selama pandemi.

Baca juga:

Penting! Panduan Menyusui saat Pandemi COVID-19 yang Perlu Busui Perhatikan

6 Hal yang Perlu Parents Ketahui Soal Vaksin COVID-19 pada Ibu Menyusui

Panduan New Normal Bagi Pekerja Agar Keluarga Tetap Aman dari COVID-19

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rian Andini

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Salut! Penelitian Ungkap Aktivitas Menyusui Ibu di Indonesia Meningkat Saat Pandemi
Bagikan:
  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti