TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

4 Cara Tepat untuk Hindari Payudara Kendor Setelah Menyusui

Bacaan 3 menit
4 Cara Tepat untuk Hindari Payudara Kendor Setelah Menyusui

Payudara yang berubah bentuk memang tak terelakkan lagi bagi ibu hamil sampai menyusui. Cara berikut ini akan bantu Bunda untuk hindari payudara kendor.

Semua wanita menginginkan tubuh yang ideal dan kulit yang kencang. Tak hanya soal mengembalikan tubuh ke versi yang lebih langsing, para ibu pun berjuang untuk menghindari terjadinya payudara kendor.

Sebenarnya, tanpa menyusui pun seorang wanita juga masih rentan dengan masalah payudara kendor lewat berbagai faktor. Namun, saat menyusui, payudara yang biasa terisi penuh dengan ASI sampai bengkak ini secara otomatis akan menunjukkan reaksi.

Payudara yang biasanya tampak penuh dan tegak bisa jadi turun, lebih keriput, dan tampak kempes paska masa menyusui selesai. Saking pentingnya tampil kencang seperti semula, beberapa orang menggunakan cara singkat dengan operasi pemasangan implan maupun dengan metode tarik benang yang fungsinya mengencangkan payudara.

Bagi para ibu yang tidak suka dengan cara tersebut, jangan khawatir. Karena cara-cara di bawah ini dapat menghindarkan Bunda dari momok payudara kendor yang selama ini menghantui para ibu secara alami. Diantaranya adalah:

1. Pakailah bra dengan ukuran yang tepat

Ukuran bra Anda sebelum hamil, saat menyusui, dan setelah menyusui pasti berbeda. Beberapa orang bisa beruntung dapat memakai lagi bra lama yang digunakan sebelum masa menikah. Kenyataannya, persoalan bra tidak sesederhana itu.

Pernahkah Bunda berpikir bahwa bra yang biasa Anda pakai ukurannya sudah tepat? Sebuah penelitian menyatakan bahwa 8 dari 10 wanita memakai bra dengan ukuran yang salah.

Ukuran bra yang tepat akan membantu payudara Anda mendapatkan sokongan yang dibutuhkannya. Karena, tanpa ukuran yang tepat dan sokongan yang kuat, payudara Anda akan mengendur ke arah gravitasi bumi.

Jika punggung Anda sakit saat seharian mengenakan bra, maka itu adalah tanda bahwa ukuran bra yang Anda gunakan salah. Anda perlu bra dengan ukuran setingkat di atasnya. Begitupun jika bra yang Anda gunakan gagal memberikan posisi ideal dada yang tegak, artinya bra tersebut tak dapat menunjang berat payudara Anda.

2. Menjaga posisi tubuh saat menyusui

Kebanyakan kasus payudara kendor disebabkan oleh posisi menyusui yang tidak tepat. Menyusui dan mengasuh anak memang melelahkan sehingga seringkali ibu menyusui anaknya sambil berbaring.

Padahal, itu bisa menjadi penyebab payudara kendor. Posisi yang dapat membuat payudara tetap kencang setelah masa menyusui usai adalah dengan meletakkan bantal khusus menyusui dengan posisi memangku bayi di atas bantal tersebut. Saat posisi antara mulut dan puting setara, maka Anda tak perlu khawatir mengalami payudara kendur lagi.

3. Olahraga

Selain untuk melangsingkan tubuh kembali, olahraga dengan pose yang tepat akan membuat payudara Anda tetap kencang. Anda bisa melakukan olahraga sederhana seperti jalan kaki, joging, berenang, hingga melakukan senam tertentu.

Selain mengencangkan seluruh tubuh, olahraga juga membantu melawan depresi dan pikiran negatif yang ada. Terutama jika Anda sempat mengalami post partum depression.

4. Makanan seimbang

Asupan yang masuk ke dalam tubuh memang tak bisa disepelekan. Perbanyak konsumsi air putih, buah, serta sayuran yang berpotensi dapat meremajakan kulit.

Diantaranya adalah dengan rutin mengonsumsi jus wortel, apel, pisang, buah naga, kentang, jeruk, dan alpukat. Karena, jus tersebut akan membantu kulit memproses pembaruan jaringan dengan lebih cepat lagi.

Jika Anda juga punya target berat badan tertentu sembari melaksanakan program mengencangkan payudara, maka tak perlu buru-buru ingin segera kurus. Karena dibutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk membuat tubuh kembali seperti semula.

Artikel terkait: Penelitian: Butuh Waktu 1 tahun untuk Mengembalikan Bentuk Tubuh Pasca Melahirkan

Jika yang punya dana lebih, cara-cara instan memang sering dipilih agar dapat segera membuat payudara kencang dan langsing. Namun, jika bisa cara alami, kenapa harus pilih cara yang neko-neko?

4 Cara Tepat untuk Hindari Payudara Kendor Setelah Menyusui

Baca juga:

Teknik dan Cara Ampuh Mengatasi Puting Datar Pada Ibu Menyusui

 

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • 4 Cara Tepat untuk Hindari Payudara Kendor Setelah Menyusui
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti