TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Melahirkan normal dengan mata minus dan silinder, boleh atau tidak?

Bacaan 4 menit
Melahirkan normal dengan mata minus dan silinder, boleh atau tidak?

Miliki mata minus dan silinder, boleh melahirkan normal tidak ya?

Bunda tentu pernah mendengar mengenai larangan melahirkan normal dengan mata minus dan silinder. Apakah larangan itu benar? Bagaimana penjelasannya? Berikut ini jawabannya.

Mata minus dan silinder

Melahirkan normal dengan mata minus

Mata minus atau miopi disebabkan oleh jarak bola mata yang terlalu panjang atau kelengkungan kornea yang terlalu besar. Kelainan mata ini membuat fokus cahaya jatuh di titik depan retina, sehingga eseorang dengan mata minus  kurang bisa melihat objek yang jauh tetapi bisa dengan jelas melihat objek yang dekat.

Adapun mata silinder, silindris, astigmatisme atau adalah kelainan refraksi pada kornea atau lensa mata. Hal ini disebabkan karena kelengkungan kornea atau lensa mata tidak seragam.

Hingga sampai saat ini, penyebab mata silinder belum diketahui secara pasti. Namun banyak yang menyebutkan bahwa silinder adalah penyakit genetik.

Pandangan dokter mengenai melahirkan normal dengan mata minus dan silinder

Ada begitu banyak perdebatan mengenai boleh tidaknya melahirkan normal dengan mata minus dan silinder. Terlebih bila minus dan silinder tersebut cukup tinggi.

Sebab, proses melahirkan normal mewajibkan ibu hamil untuk mengejan. Ketika mengejan, ibu hamil membutuhkan banyak tenaga dan meningkatkan tekanan pada otot-otot perut, dada, dan mata. Hal ini lah yang dianggap berbahaya dan berisiko kebutaan untuk ibu hamil dengan mata minus dan silinder.

Melahirkan normal dengan mata minus

Lebih lanjut Dr. Iwan Soebijantoro, SpM(K) mengatakan, seseorang yang memiliki minus mata tinggi memiliki risiko lebih tinggi mengalami perobekan retina mata.

“Banyak ditemui dalam klinis, ternyata (pada) retinanya sudah ada robekan kecil atau rengat (retak bergaris) pada orang dengan minus mata tinggi,” kata Iwan sebagaimana yang dilansir dari Kompas.com.

Kondisi ini akan sangat berbahaya bila seseorang harus mengejan dalam waktu yang cukup lama. Sebab jika dia telah memiliki robekan kecil di retina, saat mengejan robekan tersebut bisa semakin melebar.

Bila robekan semakin lebar maka retina bisa terlepas dari jaringan penopangnya. Kondisi ini disebut ablasio retina.

Sejalan dengan hal itu, dr. Nelani Samsudin dan dr. Widi Asrining Putri pun mengungkapkan penjelasan yang sama. Menurut keduanya, mata minus memiliki syaraf mata yang lebih tipis sehingga berisiko mengalami ablasio retina yang mengakibatkan kebutaan.

Artikel terkait: Lahir prematur, anak Surya Saputra pakai kacamata di usia 2 tahun

Belum terbukti secara medis

Sayangnya, anggapan bahwa ibu hamil yang memiliki mata minus dan silinder tidak boleh melahirkan normal belum pernah terbukti secara medis. Tidak ada cukup bukti ilmiah yang mampu membuktikan bahwa tekanan kuat yang terjadi saat mengejan bisa merusak retina mata.

Dilansir dari Hello Sehat, sebuah penelitian dari jurnal Graefe’s Archive for Clinical and Experimental Ophthalmology tidak menemukan adanya masalah pada retina mata yang muncul ketika ibu hamil dengan mata minus melahirkan secara normal. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati 10 wanita yang mengalami penurunan gangguan penglihatan tertentu sampai yang memang memiliki riwayat ablasio retina.

Boleh atau tidak melahirkan normal dengan mata minus dan silinder?

Melahirkan normal dengan mata minus

Terlepas dari perdebatan tersebut, dr. Widi menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada batasan tegas pada minus berapa seorang ibu hamil masih dibolehkan untuk melahirkan normal.

Namun untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, ia merekomendasikan ibu hamil dengan minus 5 atau lebih untuk melakukan operasi caesar. Hal ini dengan pertimbangan adanya resiko terjadi ablasio retina yang lebih besar pada kondisi mata minus 5 atau lebih.

Selain itu, dr. Widi juga mengungkapkan bahwa ada beberapa penelitian baru yang menyebutkan seorang ibu hamil dengan minus mata -4,5 hingga – 15 masih dapat melahirkan secara normal dan tidak mengalami komplikasi selama kehamilan.

“Tentu sebelum memutuskan cara persalinan akan dilakukan konsultasi dulu dengan dokter spesialis mata untuk menilai kondisi mata dan resiko komplikasinya jika melahirkan secara normal,” jelasnya.

Senada dengan penjelasan itu, Dr. Iwan merekomendasikan ibu hamil dengan mata minus 6 atau lebih untuk melakukan pemeriksaan retina. “Pada waktu dia (wanita) sudah hamil antara tujuh atau delapan bulan, kita lakukan pemeriksaan retinanya. Kita akan lihat apakah retinanya tipis atau ada kerobekan. Jika semuanya bagus, kita perbolehkan lahir normal,” tutupnya.

Cerita mitra kami
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!

Referensi: Hello Sehat, Klik Dokter, Kompas.com

Baca juga

Persiapan Sebelum Melahirkan, Lakukan 8 Hal Terpenting Ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Melahirkan
  • /
  • Melahirkan normal dengan mata minus dan silinder, boleh atau tidak?
Bagikan:
  • 10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

    10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • 10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

    10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti