TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Suka konsumsi makanan olahan? Waspadai bahayanya berikut ini!

Bacaan 3 menit
Suka konsumsi makanan olahan? Waspadai bahayanya berikut ini!

Masyarakat di dunia, kini sangat menggemari makanan olahan. Namun, adakah bahaya konsumsi makanan olahan secara berlebihan? Berikut ulasannya!

Makanan olahan termasuk jenis makanan yang praktis dan cepat, sehingga menjadi favorit banyak orang. Banyaknya varian makanan olahan seperti nugget, sosis, daging asap hingga berbagai jenis bakso seafood dan bakso sapi. Rasanya yang lezat dan cara memasak yang mudah membuat banyak orang menyukai jenis makanan ini.

Berbagai jenis makanan olahan biasanya disajikan dalam beragam makanan cepat saji (fast food) seperti burger, hotdog, sandwich, dan lain0lain. Sayangnya, makanan jenis ini, tidak begitu baik untuk dikonsumsi secara terus-menerus.

Dilansir dari Medical News Today, makanan olahan merupakan makanan yang telah melalui berbagai proses kimiawi, untuk memasaknya, mengawetkannya atau untuk menambahkan rasanya. Dan berikut bahaya kesehatan yang mengancam bagi mereka yang sering mengonsumsi makanan olahan.

Bahaya makanan olahan yang perlu diwaspadai

#1: Menyebabkan diabetes tipe 2

makanan olahan

Makanan olahan biasanya mengandung karbohidrat sederhana yang cukup tinggi. Karbohidrat sederhana ini dengan cepat dipecah dalam saluran pencernaan, menyebabkan kadar gula darah dan insulin menlonjak dengan cepat pula.

Tidak mengherankan, konsumsi fast food dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis.

Intinya, karbohidrat yang Anda temukan dalam fast food biasanya adalah karbohidrat sederhana, yang jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat membuat Anda berisiko mengalami diabetes tipe 2.

Artikel terkait: Tanda-tanda Penyakit Diabetes Tipe 2

#2: Kekurangan gizi

makanan olahan

Makanan olahan sangat rendah nutrisi esensial dibandingkan dengan makanan utuh yang tidak diproses. Dalam beberapa kasus, vitamin dan mineral sintetis ditambahkan ke dalam fast food untuk mengimbangi nutrisi yang  hilang selama pemrosesan. Namun, nutrisi sintetis bukanlah pengganti yang baik untuk nutrisi yang ditemukan dalam makanan alami.

Semakin banyak Anda mengonsumsi fast food, semakin sedikit vitamin, mineral, antioksidan, dan berbagai nutrisi yang akan Anda dapatkan, dan Anda akan semakin berisiko mengalami kekurangan nutrisi.

Intinya, ada banyak nutrisi yang ditemukan dalam makanan alami yang tidak ditemukan dalam fast food. Semakin banyak processed foods yang Anda konsumsi, semakin sedikit nutrisi yang Anda dapatkan.

#3: Makanan olahan bisa menyebabkan sembelit

Suka konsumsi makanan olahan? Waspadai bahayanya berikut ini!

Fast food  memiliki lebih sedikit serat daripada buah-buahan, gandum, dan makanan yang tidak diproses lainnya.

Sebenarnya, salah satu yang fungsi utama serat adalah berfungsi sebagai prebiotik, untuk memberi makan bakteri baik di usus. Selain itu, serat dapat memperlambat penyerapan karbohidrat dan membantu kita merasa lebih kenyang. Serat larut juga dapat mencegah sembelit (susah buang air besar).

Sayangnya, serat yang ditemukan secara alami dalam makanan akan hilang selama pemrosesan kimiaw. Oleh karena itu, sebagian besar fast food sangat rendah serat.

Artikel terkait: Kenali penyebab sembelit saat hamil berikut ini untuk tahu cara mengatasinya

#4: Obesitas

Suka konsumsi makanan olahan? Waspadai bahayanya berikut ini!

Produsen makanan menginginkan produk makanan olahan mereka memiliki umur simpan yang panjang dan praktis. Mereka juga kerap membuat produk makanan yang sangat mudah dikunyah dan ditelan, kadang-kadang hampir seperti meleleh di mulut Anda.

Alhasil, kita bisa makan banyak fast food dalam waktu yang lebih singkat. Akibatnya, lebih banyak kalori menumpuk dalam tubuh, yang bisa menyebabkan kelebihan berat badan.

#5: Makanan olahan meningkatkan risiko penyakit jantung

makanan olahan

Processed foods biasanya mengandung banyak lemak trans. Lemak trans ini mengandung asam lemak Omega-6 dalam jumlah berlebihan, yang dapat mendorong oksidasi dan peradangan dalam tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang makan lebih banyak lemak trans, mereka memiliki risiko yang signifikan untuk mengalami penyakit jantung, yang merupakan penyebab paling umum kematian di dunia saat ini.

***

Ketika kita mengganti makanan alami seperti ikan, daging, buah-buahan dan sayuran dengan makanan cepat saji olahan, kita telah membahayakan kesehatan tubuh kita sendiri. Jadi, bijaklah dalam memilih makanan, dan semoga informasi di atas bermanfaat!

Baca juga:

Penelitian: Daging olahan sebabkan kanker payudara, Bunda wajib waspada!

Cerita mitra kami
Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
3 Resep Cemilan Anak dari Jelly Enak, Sehat, Simple dan Mudah Dibuat di Rumah
3 Resep Cemilan Anak dari Jelly Enak, Sehat, Simple dan Mudah Dibuat di Rumah
Catat, Parents: Ini Pilihan Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Termasuk si Picky Eater
Catat, Parents: Ini Pilihan Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Termasuk si Picky Eater
Tips Cerdas Memilih Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Yuk Cek!
Tips Cerdas Memilih Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Yuk Cek!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • Suka konsumsi makanan olahan? Waspadai bahayanya berikut ini!
Bagikan:
  • Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

    Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

  • Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
    Cerita mitra kami

    Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu

  • 5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

    5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

  • Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

    Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

  • Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
    Cerita mitra kami

    Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu

  • 5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

    5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti