TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Lansia rentan tertular COVID-19, ini 4 penyebabnya!

Bacaan 4 menit
Lansia rentan tertular COVID-19, ini 4 penyebabnya!

Mengapa lansia rentan tertular virus corona atau terinfeksi COVID-19? Berikut penjelasannya.

Setiap harinya jumlah penderita COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Dari kasus positif tersebut, kelompok usia dengan persentase terbanyak adalah kelompok usia lanjut atau orang tua di atas usia 65 tahun. Dilansir dari laman cdc.gov (Center for Disease Control and Prevention), orang yang mengidap penyakit serius dan lansia rentan tertular virus corona atau COVID-19. Apa penyebabnya?

Hampir di seluruh Negara, orang tua dengan usia di atas 65 tahun dihimbau untuk melakukan self quarantine atau karantina mandiri. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko tertular dari orang lain, baik dari yang seusia maupun yang lebih muda.

Mengapa lansia rentan tertular virus corona atau terinfeksi COVID-19? Berikut penjelasannya:

1. Sistem imun yang lebih lemah

Ketika virus masuk ke dalam tubuh, seharusnya sistem imun kita akan mengenali virus tersebut sebagai benda asing dan bekerja untuk menghancurkannya. Pada orang dengan usia di atas 65 tahun, produksi sel darah putih dalam tubuh menurun. Jumlah sel darah putih yang diperlukan untuk melawan infeksi pun tidak mencukupi.

Ketika virus COVID-19 mulai memasuki sistem pernapasan, sistem imun harus bereaksi secara cepat untuk mengidentifikasi virus tersebut. Virus harus dihancurkan sebelum menyebar ke paru-paru dan menyebabkan kesulitan bernafas.

tes corona orangtua

Salah satu alasan mengapa orang tua lebih rentan terinfeksi COVID-19 adalah sistem imun mereka yang tidak bisa mengenali virus dengan cepat. Ketika sistem imun baru mulai bereaksi terhadap virus, virus tersebut sudah mengakibatkan kerusakan pada paru-paru.

Sistem imun pada lansia juga tidak dapat membedakan sel yang terinfeksi virus dengan sel yang sehat dengan baik. Hal ini disebut juga sebagai “cytokine storm”, di mana sistem imun bekerja dengan tidak terkontrol sehingga dapat menyerang sel yang sehat. Hal ini dapat mengakibatkan efek dari COVID-19 ini bertambah parah.

2. Antibodi tidak bekerja dengan baik

Meskipun orang tua pada umumnya memproduksi antibodi untuk melawan virus tersebut, antibodi tersebut juga tidak bekerja dengan baik sebagaimana mestinya. Antibodi tersebut tidak dapat menempel pada virus dan melawannya.

Hal ini juga menjelaskan mengapa penyakit-penyakit seperti pneumonia atau influenza sering diderita oleh lansia dan dapat menyebabkan kematian.

Vaksin yang diberikan pada orang di atas usia 65 tahun juga tidak seefektif vaksin yang diberikan kepada orang dengan usia muda. Maka dari itu, sangatlah penting bagi lansia untuk mendapatkan suntikan booster untuk memperkuat daya tahan mereka akan virus-virus.

3. Banyaknya masalah kesehatan

Seiring dengan bertambahnya usia, masalah-masalah kesehatan akan semakin komplikatif. Sebut saja penyakit jantung, diabetes, penyakit paru-paru, dan kanker. Sebuah studi di Cina membuktikan bahwa dengan mengidap salah satu penyakit di atas akan beresiko tinggi untuk tertular COVID-19. Komplikasi yang timbul setelahnya pula akan lebih parah.

orangtua dan corona

Sistem imun penderita kanker sudah menjadi lemah, efek samping dari kemoterapi yang lazim dijalani oleh penderita kanker juga dapat menekan sistem imun. Sedangkan pada penderita gagal jantung, gangguan paru-paru yang disebabkan oleh virus COVID-19 akan mengakibatkan jantung bekerja lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi jantung pun akan menjadi lebih buruk dan bisa mengakibatkan kematian.

4. Kurangnya perhatian

Karantina mandiri yang harus dilakukan oleh lansia seringkali menyebabkan mereka juga menderita secara emosional. Mari ambil contoh misalnya kakek dan nenek tidak bisa bertemu dengan cucu dan tinggal sendirian. Keadaan seperti ini juga bisa mengakibatkan stres dan memperburuk kondisi mereka.

Oleh karena itu, akan jauh lebih baik agar keluarga sering menghubungi mereka melalui telepon, whatsapp, atau video call secara rutin agar mereka tidak merasa sendirian. Menanyakan kabar atau sekedar bercerita mengenai pengalaman anda dapat membantu orang tua merasa lebih baik. Yang penting, selalu berikan perhatian kepada mereka.

virus corona pada orangtua

Jika anda harus berkunjung untuk mengirimkan suplai makanan atau kebutuhan rumah tangga lainnya, tetap minimalisir kontak dengan orang tua. Jangan lupa ingatkan mereka untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker ketika sedang sakit, tidak mengunjungi tempat ramai, serta tidak sembarangan menyentuh wajah ketika belum mencuci tangan.

 

Baca juga:

Mengeluh lamanya hasil tes, pasien positif COVID-19 tulis surat terbuka untuk Presiden

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Lansia rentan tertular COVID-19, ini 4 penyebabnya!
Bagikan:
  • Haid Cuma 3 Hari Apakah Tanda Kehamilan? Ini Penjelasannya, Bun!

    Haid Cuma 3 Hari Apakah Tanda Kehamilan? Ini Penjelasannya, Bun!

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

    Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

  • Haid Cuma 3 Hari Apakah Tanda Kehamilan? Ini Penjelasannya, Bun!

    Haid Cuma 3 Hari Apakah Tanda Kehamilan? Ini Penjelasannya, Bun!

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

    Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti