TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengeluh lamanya hasil tes, pasien positif COVID-19 tulis surat terbuka untuk Presiden

Bacaan 4 menit
Mengeluh lamanya hasil tes, pasien positif COVID-19 tulis surat terbuka untuk Presiden

Melalui surat terbuka yang ditulisnya, pasien positif COVID-19 nomor 10 mengaku hasil tes swab (pemeriksaan jaringan hidung dan tenggorokan) lanjutan miliknya tak kunjung keluar, meski sudah lebih dari satu pekan.

Pandemi virus korona berhasil membuat risau, tak terkecuali para pasien positif. Riki Rachman Permana, pasien positif COVID-19 nomor 10 menyampaikan kerisauannya dalam sebuah surat terbuka yang ia buat pada Jumat (27/03).

Surat terbuka yang Riki buat ditujukkan untuk Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Ada beberapa poin yang ia sampaikan melalui surat, salah satunya tentang lamanya hasil tes swab.

Padahal menurut Riki, hasil swab sangat penting bagi pasien dan pihak rumah sakit. Hasil swab akan digunakan sebagai pedoman untuk menentukan jenis perawatan yang akan dilakukan selanjutnya.

pasien positif covid-19

“Saat pengambilan specimen COVID-19 dari pengalaman kami di Cirebon, hasil swab 1 orang saja saat ini bisa memakan waktu minimal 7 hari untuk memastikan apakah seseorang dinyatakan benar positif atau negatif. Tujuh hari adalah waktu yang cukup lama untuk mengidentifikasi seseorang terinfeksi COVID-19,” ungkap Riki.

“Hingga hari ini pun (26/03) saya dan pasien lainnya belum mengetahui bagaimana hasil swab terakhir yang dilakukan oleh Dinkes pada 18 Maret 2020. Sudah 8 hari kami (pasien) dan rumah sakit menunggu hasil swab tanpa ada kejelasan,” sambungnya.

Artikel terkait : Ketahui perbedaan status OTG, ODP, dan PDP Covid-19 serta penanganannya

Lamanya hasil tes swab membuat pasien positif COVID-19 gusar

pasien positif covid-19

Menurut Riki, kejelasan hasil tes swab juga dianggap penting bagi lingkungan tempat tinggal pasien. Sebab, selama ini masyarakat di sekitar tempat tinggalnya turut gelisah.

“Hasil swab jika dinyatakan telah negatif atau bersih tentu menjadi kabar yang dapat kami sampaikan kepada ketua RT/RW, sehingga tidak lagi menimbulkan keresahan di lingkungan tempat tinggal kami,” kata Riki.

“Terkesan berlebihan? Namun itulah kenyatannya, Pak. Tekanan sosial yang besar terutama setelah data pribadi saya bocor (nama, tempat tanggal lahir, nomor telepon, dan alamat rumah) menjadi hal yang kami hadapi belakangan ini,” imbuhnya.

Riki melanjutkan, semakin cepat pihak rumah sakit mengetahui status positif atau negatif pasien, maka semakin cepat juga pemetaan penyebaran penularan virus korona dilakukan. Begitu juga dengan penetapan status PDP dan ODP dari hasil penelusuran.

Riki juga berharap agar pasokan APD tetap terpenuhi

Mengeluh lamanya hasil tes, pasien positif COVID-19 tulis surat terbuka untuk Presiden

Keluhan lainnya yang Riki sampaikan melalui surat terbuka tersebut yaitu tentang APD atau alat pelindung diri. Menurutnya, kini persedian APD para tenaga medis semakin menipis, sehingga pemerintah harus lebih sigap memastikan ketersediaan APD.

“Memastikan pasokan APD sesuai standar tetap terpenuhi selama masa krisis dan mendistribusikannya tidak hanya terfokus di Jakarta saja. RSD Gunung Jati telah menerima jatah bantuan 100 APD, namun jumlah ini masih kurang karena PDP terus bertambah di ruang isolasi,” ungkap Riki.

“Keprihatinan atas kondisi ini memicu berbagai komunitas di Cirebon untuk bergerak menggalang donasi agar dapat memberikan perlengkapan seperti hazmat, masker N95, face shield, goggies, head cup, masker bedah, sepatu boot, sarung tangan bedah panjang dan sarung tangan biasa,” jelas Riki.

Selamat pagi. Perkenalkan saya pasien 10 di Cirebon. Dinyatakan positif Covid-19 14 Maret lalu. Semoga surat ini bisa sampai ke Pak Presiden @jokowi & Pak Menkes @KemenkesRI

TWITTER PLEASE DO YOUR MAGIC@NajwaShihab @mrshananto @ernestprakasa @awkarin @MataNajwa @pandji pic.twitter.com/fp8Gt2RmvA — Riki Rachman Permana (@PermanaRikie) March 27, 2020

Jawaban surat terbuka Riki, pasien positif COVID-19

pasien positif covid-19

Riki menyampaikan surat terbukanya yang ia tulis untuk Presiden dan Kemenkes melalui akun Twitter pribadinya @PermanaRikie. Hingga Kamis (02/04), surat terbuka Riki telah mendapat berbagai respons dari warganet.

Surat tersebut telah mendapat retweet sebanyak 20,8 ribu dan disukai 18,8 ribu kali oleh pengguna Twitter. Kabar bahagianya, upaya Riki untuk mengungkapkan keresehannya selama ini ternyata membuahkan hasil.

Riki mendapat respons dari Belva Devara yang merupakan salah satu staf khusus (stafsus) Presiden Joko Widodo. Belva mengatakan jika ia sudah menyampaikan surat Riki kepada Presiden.

“Sudah saya sampaikan, semoga dibaca segera. Lekas pulih ya mas Riki, kami ikut berdoa untuk kesembuhannya dan pasien-pasien lain di RSD Gunung Jati. Terima kasih sekali lagi masukannya, saya juga sedang berusaha sekuat saya untuk mendorong semua penanganan lebih efektif dan cepat,” jawab Belva untuk Riki.

Suratnya sudah disampaikan oleh Mas @AdamasBelva ke Pak @jokowi terima kasih tweeps atas bantuannya! Semangat menang lawan Corona ???????????????? pic.twitter.com/ahq6dD61Ce

— Riki Rachman Permana (@PermanaRikie) March 28, 2020

Demikian kabar tentang surat terbuka dari seorang pasien positif COVID-19. Semoga Riki dan para pasien lainnya bisa mendapat penanganan yang tepat dan cepat.

Baca juga :

id.theasianparent.com/kalung-antivirus

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Mengeluh lamanya hasil tes, pasien positif COVID-19 tulis surat terbuka untuk Presiden
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti