TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penting! Ini Penyebab dan Gejala Ambiguous Genitalia, Kelainan Perkembangan Alat Kelamin Si Kecil

Bacaan 5 menit
Penting! Ini Penyebab dan Gejala Ambiguous Genitalia, Kelainan Perkembangan Alat Kelamin Si Kecil

Bisa dialami sejak si Kecil lahir maupun saat beranjak dewasa, apa penyebab dan gejala ambiguous genitalia?

Pernah mendengar istilah atau kelainan ambiguous genitalia?

Penting untuk diketahui, sebelum janin menjadi seorang bayi, ia melalui perjalanan panjang sampai memiliki alat kelamin perempuan atau laki-laki.

Hasil perjalanan itulah yang dapat membuat ia mengalami ambiguous genitalia.

Artikel terkait: Proses Perkembangan Jenis Kelamin Bayi dalam Kandungan, Kapan Bisa Mulai Diketahui?

Pengertian Kelainan Ambiguous Genitalia

Ambiguous genitalia

Sumber: neoreviews.aappublications.org/

Ambiguous genitalia secara harfiah berasal dari gabungan kata ambiguous dan genitalia.

Ambiguous yang berarti tidak jelas atau bermakna ganda. Genitalia yang berarti alat kelamin atau kemaluan.

Ambiguous genitalia adalah suatu kondisi yang jarang terjadi, di mana tampilan alat kelamin luar dari bayi tidak tampak secara jelas, laki-laki atau perempuan.

Pada keadaan ini, ada kelainan tampilan kelamin yang tidak berkembang secara sempurna ataupun adanya kedua tanda kelamin laki-laki dan perempuan pada seorang bayi.

Tampilan luar terkadang tidak selalu sama dengan tampilan dalam tubuh dan hasil pemeriksaan kromosom (molekul panjang yang mengandung sebagian atau seluruh materi genetik suatu organisme) mungkin saja berbeda dengan tampilan fisik luar.

Ambiguous genitalia bukanlah suatu penyakit melainkan suatu kelainan pada perkembangan alat kelamin. Kelainan ini dapat tampak nyata saat bayi lahir atau segera setelah lahir.

Artikel terkait: Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Alat Kelamin Bayi Laki-laki

Penyebab Ambiguous Genitalia

Ambiguous genitalia

Sebelum melihat penyebab dari ambiguous genitalia, perlu dimengerti bahwa bagian kelamin bayi berkembang melalui beberapa tahap sebelum sempurna menjadi bayi berjenis kelamin laki-laki atau perempuan.

Apabila terdapat gangguan pada tahap perkembangan tersebut, maka akan mengakibatkan hasil akhir yang tidak sempurna atau tidak lengkap.

Jenis kelamin sudah terbentuk sejak saat sperma dari ayah membuahi sel telur dari ibu. Ibu hanya mempunyai kromosom X dan ayah mempunyai 2 jenis sperma, sperma X dan sperma Y.

Kromosom normal ibu adalah XX, sehingga ibu hanya mempunyai sel telur dengan kromosom X.

Kromosom normal ayah adalah XY, sehingga ayah mempunyai 2 jenis sperma, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sperma X dan sperma Y.

Saat bersatu dengan sel telur, apabila ayah memberikan sperma X, maka akan menjadi bayi perempuan dengan kromosom XX.

Satu kromosom X dari ayah dan satu kromosom X dari ibu.

Jika ayah memberikan sperma Y, maka akan lahir bayi laki laki dengan kromosom XY, karena perpaduan sperma Y dan sel telur X.

Pada tahap perkembangan selanjutnya, bayi laki-laki akan membentuk testis/buah zakar dan bayi perempuan akan membentuk ovarium/indung telur.

Saat ini pula tampilan luar dari alat kelamin mulai terbentuk. Pembentukan ini terjadi pada 3 bulan pertama awal kehamilan.

Oleh karena itu, gangguan yang terjadi saat pembentukan mengakibatkan hasil akhir yang tidak sempurna.

Artikel Terkait: Viral Bocah Alami Kelainan Kelamin atau Ambiguous Genitalia, Mengapa Bisa Terjadi?

Gejala Ambiguous Genitalia

Berikut beberapa gejala seseorang mengalami ambiguous genetalia:

  • Alat kelamin yang tidak menyerupai alat kelamin laki laki ataupun perempuan
  • Menstruasi yang dapat mulai sangat dini ataupun mulai sangat terlambat apabila dibandingkan dengan usia awal menstruasi pada umumnya
  • Gangguan hormonal ataupun gangguan keseimbangan elektrolit
  • Kelainan tampilan fisik dari penis yang disebut hypospadias, yaitu ketika lubang keluaran penis tidak berada di ujung, terkadang diikuti dengan testis/buah zakar yang tidak turun ke dalam scrotum/kantong buah zakar

Diagnosis Ambiguous Genitalia

Ambiguous genitalia

Menegakkan diagnosis pada ambiguous genitalia tidaklah selalu mudah.

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Ada yang tampak saat lahir, namun jauh lebih banyak yang baru diketahui saat mencapai usia akil baligh/mulai dewasa.

Ada beberapa pemeriksaan yang biasa dilakukan oleh dokter untuk menentukan diagnosis, seperti:

  • Pemeriksaan fisik alat kelamin luar
  • Pemeriksaan darah untuk mengecek jenis kromosom dan kadar hormon
  • Pemeriksaan ultrasonografi, CT-scan ataupun MRI
  • Pemeriksaan radiologi  menggunakan peralatan rontgen sinar X dan zat kontras untuk   melihat jalur saluran kencing, karena jalur saluran kencing berkaitan erat dengan jalur kelamin. Tindakan pemeriksaan ini juga dapat membantu perencanaan operasi rekonstruksi   perbaikan apabila diperlukan.
  • Biopsi atau pengambilan contoh jaringan untuk dianalisis secara mikroskopis/menggunakan mikroskop

Menegakkan diagnosis dengan jelas diperlukan untuk menentukan fungsi seksual dan kesuburan si Kecil ke depannya.

Hal ini juga membantu orang tua untuk memahami apa yang akan terjadi nanti saat pubertas.

Artikel terkait: Ini 5 cara menjelaskan alat kelamin anak laki-laki kepada putri Anda

Penanganan Ambiguous Genetalia

Tim dokter akan mencari tahu penyebab ambiguous genitalia, dan memberikan informasi, serta konseling, karena kondisi ini dapat sangat membebani keluarga terutama orang tua si Kecil.

Pemberian informasi dan konseling ini penting untuk membantu pengambilan keputusan mengenai jenis kelamin bayi dan pengobatan yang diperlukan.

Tindakan pembedahan terkadang diperlukan untuk membantu menegaskan jenis kelamin bayi.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengerti jelas jenis kelamin anak agar dapat mendukung secara penuh pengobatan dan kondisi emosional anak.

Hal ini dapat dilihat dari hasil pemeriksaan kondisi alat kelamin si kecil dan juga kecondongan perilakunya.  

Penanganan bergantung pada penyebab dari gangguan. Penanganan sering melibatkan operasi rekonstruksi.

Operasi ini dapat membantu menghilangkan alat kelamin yang tidak tepat ataupun merekonstruksi alat kelamin yang tidak terbentuk ataupun terbentuk tidak sempurna.

Dokter spesialis bedah dapat memberikan hasil yang nyaris sempurna. Pemberian tambahan obat hormonal juga terkadang diperlukan sebagai pelengkap terapi.  

Ambiguous genitalia merupakan kelainan alat kelamin yang dapat dialami sejak si kecil lahir maupun saat beranjak dewasa.

Skrining dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fetomaternal ketika si Kecil masih dalam kandungan dapat membantu Anda bisa melihat apakah ada kemungkinan kelainan perkembangan janin yang ada, sehingga gangguan mungkin dapat diantisipasi sejak dini. 

***

 

Artikel ini ditulis oleh:

A. Giri Respati, Sp.OG-KFM

Dokter Spesialis Kebidanan & Kandungan Konsultan Fetomaternal

RS Pondok Indah – Pondok Indah 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Penting! Ini Penyebab dan Gejala Ambiguous Genitalia, Kelainan Perkembangan Alat Kelamin Si Kecil
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti