TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kekurangan Kalium pada Bayi, Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bacaan 4 menit
Kekurangan Kalium pada Bayi, Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenali gejala, penyebab dan cara mengatasi kekurangan kalium di dalam tubuh bayi.

Kekurangan kalium (hipokalemia) ternyata tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja. Si kecil yang masih bayi pun bisa mengalaminya, Parents.

Kurangnya jumlah kalium di dalam tubuh tentu bukanlah hal yang baik karena kalium merupakan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan tubuh untuk berbagai hal.

Kalium ini juga berperan untuk mengendalikan fungsi sel saraf dan otot (termasuk otot jantung) serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. Untuk mengetahui apakah si kecil mengalami kekurangan kalium dan apa saja penyebab kekurangan kalium, simak penjelasannya di bawah ini, Parents!

Artikel Terkait: Kurang Kalium Menyebabkan Kelumpuhan ?

Penyebab Kekurangan Kalium pada Anak 

Kekurangan Kalium pada Bayi, Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gambar: Freepik

Pada banyak kasus, penyebab kekurangan kalium pada anak dikarena si kecil sering mengalami muntah-muntah dan diare secara bersamaan.

Namun, selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan kadar kalium di dalam tubuh anak berkurang, di antaranya: 

  • Adanya gangguan makan
  • Terlalu banyak berkeringat
  • Penggunaan obat pencahar secara berlebihan
  • Penggunaan obat diuretik (obat untuk mempercepat pembentukan urine)
  • Efek dari penyakit serius, seperti malnutrisi, kekurangan asam folat, gagal ginjal kronis, ketoasidosis diabetes

Gejala Tubuh Kekurangan Kalium

Kekurangan Kalium pada Bayi, Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gambar: Freepik

Anak dikatakan kekurangan kalium jika kadar kalium yang terdapat di dalam tubuhnya lebih rendah dari 3,6 mmoI/L. Kondisi kekurangan kalium menyebabkan timbulnya beberapa gejala pada tubuh anak, seperti:

  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan menghilang
  • Tubuh terasa lemah
  • Kesemutan
  • Kram otot
  • Jantung berdebar
  • Konstipasi (sembelit)

Cara Mengatasi Kekurangan Kalium pada Tubuh Anak

kekurangan kalium

Gambar: Freepik

Untuk mengatasi kekurangan kadar kalium pada tubuh si kecil, pengobatannya tergantung pada seberapa rendahnya kadar kalium dan penyebab yang mendasarinya.

Jika anak mengalami gejala yang cukup serius, maka dokter akan menganjurkannya untuk menjalani rawat inap di rumah sakit hingga kadar kalium di dalam tubuhnya kembali normal.

Beberapa tahap penanganan kekurangan kalium di dalam tubuh, yaitu:

  • Mengatasi penyebab terjadinya hipokalemia – dokter akan melakukan pengobatan terhadap hipokalemia setelah penyebabnya diketahui. Sebagai contoh, dokter bisa memberikan obat antidiare jika penyebab kekurangan kalium pada tubuh anak adalah diare.
  • Mengembalikan kadar kalium – jika kondisi kurangnya kadar kalium tidak parah atau ringan, maka pengobatannya dengan mengonsumsi suplemen kalium. Namun, pada kasus yang berat, dokter akan memberikan asupan kalium melalui infus kalium klorida. Dokter akan menyesuaikan pemberian dosis infus dengan kadar kalium di dalam darah serta memberikannya secara bertahap untuk mencegah efek samping.
  • Memantau kadar kalium – jika perawatan dilakukan di rumah sakit, maka dokter akan memantau kadar kalium pengidapnya melalui tes darah atau tes urine. Tindakan ini dilakukan agar tidak terjadi peningkatan kadar kalium yang berlebihan (hiperkalemia).

Artikel Terkait: Waspada Hiperkalemia! Saat Kadar Kalium Tinggi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Cara Menjaga Kadar Kalium Tetap Normal di Dalam Tubuh

Kekurangan Kalium pada Bayi, Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gambar: Freepik

Untuk menjaga kadar kalium pada tubuh anak tetap normal, maka bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium. Beberapa jenis makanan dengan kandungan kalium yang tinggi berikut ini mudah ditemukan dan bisa Parents masukkan sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari untuk si kecil.

1. Pisang

Tidak hanya dikenal sebagai sumber karbohidrat dan serta yang tinggi, pisang juga mengandung kalium yang sangat baik untuk tubuh.  Dalam satu buah pisang terkandung sekitar 400 mg kalium. Selain pisang, buah-buahan segar lainnya yang kaya akan kalium adalah alpukat, jeruk, melon, stroberi, kiwi dan aprikot.

2. Kentang

Kentang ternyata juga merupakan salah satu bahan makanan dengan sumber kalium yang tinggi. Untuk 1 buah kentang berukuran sedang, terdapat kandungan kalium sekitar 600 mg kalium. Agar nutrisinya tetap terjaga dengan baik, sebaiknya konsumsi kentang dengan cara yang sehat, misalnya dipanggang atau dikukus.

3. Kacang Merah

Dalam secangkir atau sekitar 100 gram kacang merah, terdapat kandungan kalium kurang lebih sebanyak 600 mg. Selain kacang merah, jenis kacang-kacangan lain yang juga merupakan sumber kalium yang tinggi adalah kacang kedelai, lentil, dan kacang mete.

4. Tomat

Tomat segar juga merupakan salah satu sumber kalium. Dalam 1 buah tomat segar terdapat kandungan kalium sekitar 300. Akan tetapi, kandungan kalium yang lebih tinggi justru terdapat pada tomat yang sudah dikeringkan atau saus tomat.

5. Makanan Laut (Seafood)

Seafood (makanan laut) sebagian besarnya memang mengandung kalium yang tinggi. Di antaranya, ikan kakap, ikan tuna, hingga salmon. Namun, Parents tetap perlu berhati-hati jika ingin memberikan ikan laut untuk dikonsumsi oleh si kecil.

Pastikan si kecil tidak memiliki alergi terhadap makanan laut dan seafood yang dikonsumsi pun tidak memiliki kandungan merkuri. Olah seafood dengan cara yang sehat, ya, misalnya hindari dengan cara menggoreng.

Artikel Terkait: Jangan sepelekan, 15 Tanda kekurangan kalsium pada bayi ini perlu diwaspadai!

Untuk memastikan bahwa si kecil tidak mengalami kekurangan kalium di dalam tubuhnya, maka Parents dianjurkan berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memeriksa kadar kalium di dalam darah dan menyarankan pola hidup sehat untuk menjaga kadar kalium pada tubuh anak. Jika diperlukan, dokter mungkin juga akan memberikan suplemen kalium. Semoga informasi ini bermanfaat, Parents!

Baca Juga:

Waspada Bahaya Kekurangan Protein pada Anak, Kenali 5 Tandanya Berikut Ini

Kekurangan Zat Besi pada Bayi Bisa Dicegah, Ini Penjelasan Dokter Anak!

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

5 Tanda Kekurangan Vitamin pada Anak yang Sering Tak Disadari

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Cut Nadia M. Rahmah

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Kekurangan Kalium pada Bayi, Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bagikan:
  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

  • Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

    Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

  • Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

    Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti