TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada Bahaya Kekurangan Protein pada Anak, Kenali 5 Tandanya Berikut Ini

Bacaan 3 menit
Waspada Bahaya Kekurangan Protein pada Anak, Kenali 5 Tandanya Berikut Ini

Kekurangan protein dapat menyebebkan masalah kesehatan yang seris, terutama pada anak. Untuk itu Parents perlu mengetahui beberapa tanda-tandanya.

Protein merupakan makronutrien yang sangat dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, terutama untuk tumbuh kembang anak. Untuk memastikan kecukupan protein pada anak, Parents perlu mengetahui beberapa tanda kekurangan protein.

Perlu diketahui, makronutrien esensial ini sangat mempengaruhi setiap bagian tubuh. Protein menyediakan asam amino esensial yang berkontribusi pada kesehatan mental dan fisik anak.

Dr. Nadia Octavia, dikutip dari Klikdokter mengatakan kalau protein berfungsi untuk mengangkut oksigen, membentuk otot dan jaringan tubuh, sumber energi, sebagai pembentuk antibodi, dan membantu koordinasi anggota gerak.

Tanpa kecukupan protein pada asupan harian si kecil, ia mungkin akan mengalami beberapa tanda dan gejala seperti kelelahan, kurang konsentrasi, pertumbuhan melambat, kekebalan tubuh menurun dll.

Mari kita bahas satu persatu mengenai tanda kekurangan protein tersebut.

Artikel Terkait: 8 Susu Tinggi Protein untuk Anak Pilihan, Dukung Tumbuh Kembangnya

kekurangan protein

Tanda kekurangan protein pada anak

1. Depresi, kecemasan dan perubahan suasana hati

Depresi dan kecemasan semua dimulai di otak, dan dapat disebabkan oleh kekurangan nutrisi. Protein, misalnya, mengandung asam amino. Mengapa asam amino sangat penting? Otak menggunakan asam amino untuk membuat neurotransmiter.

Pernah mendengar tentang Serotonin, Endorphins, Catecholemines, dan GABA? Keseimbangan yang tepat dari neurotransmitter ini membantu membuat kita merasa bahagia dan tenang, bukannya depresi dan cemas.

Diet dengan jumlah protein lengkap yang baik adalah jawaban untuk memperbaiki ketidakseimbangan nutrisi penyebab depresi dan kecemasan ini.

2. Kekurangan protein bisa membuat anak jadi mudah cranky

Waspada Bahaya Kekurangan Protein pada Anak, Kenali 5 Tandanya Berikut Ini

Julia Ross dari The Mood Cure, menunjukkan bahwa lemak (terutama Omega 3 yang ditemukan di salmon, sarden, teri, dan mackerel) sangat penting untuk stabilisasi suasana hati yang baik.

Dia juga mengatakan bahwa lemak jenuh yang baik dari mentega dan minyak kelapa membantu menjaga dan melindungi Omega 3 di otak kita. Sebagai informasi tambahan, tahukah Anda bahwa wortel membantu menyerap estrogen tambahan dalam tubuh?

Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh dapat membuat kita merasa mudah tersinggung dan murung. Ketika anak-anak rutin mengonsumsi wortel, bukan tidak mungkin dapat membantu menyeimbangkan hormon mereka secara alami.

3. Mudah lapar

Ketika kita makan makanan yang tidak padat nutrisi, kita akan terus merasa lapar. Anak-anak menjadi lebih mudah lapar karena kurangnya nutrisi yang baik.

Tubuh kita dimaksudkan untuk merasa puas dengan keseimbangan semua makanan, termasuk makanan laut, produk hewani, susu mentah, keju, mentega, minyak kelapa, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang dipersiapkan dengan baik.

Ketika kita memenuhi asupan tersebut dan mulai makan lebih banyak makanan olahan, atau membatasi makronutrien seperti lemak, karbohidrat, atau protein, di situlah kita mulai kekurangan gizi.

4. Kekurangan protein bikin anak mudah merasa lelah

anak mudah lemas

Banyak penelitian menunjukkan kalau kebutuhan protein yang kurang selama seminggu, sudah bisa menyebabkan pada otot yang berpengaruh pada postur dan gerakan.

Seiring berjalannya waktu, kekurangan protein juga berdampak pada berkurangnya massa otot, sehingga menyebabkan sulit menjaga keseimbangan dan memperlambat metabolisme.

Kondisi ini juga bisa menyebabkan anak mengalami anemia, dimana sel-sel tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen, sampai akhirnya anak mudah merasa lelah.

Artikel Terkait: 10 Vitamin Anak yang Bagus Rekomendasi, Dukung Pertumbuhan Optimal

5. Gampang sakit atau susah sembuh

Kekurangan protein atau asam amino dalam darah sangat berpengaruh terhadap sistem imun. Artinya, saat asam amino tidak tercukupi, tubuh tidak bisa membentuk antibodi yang berfungsi untuk mengaktifkan sel darah putih pelawan berbagai virus, bakteri dan toksin.

Karena itulah tubuh sangat membutuhkan protein, agar bisa menjaga tubuh tetap sehat. Ada pula bukti yang menunjukkan kalau protein dapat mengubah level bakteri baik yang berperan melawan penyakit di usus.

***

Parents, itulah beberapa tanda kekurangan protein yang bisa dialami anak maupun orang dewasa. Bila Parents mendapati tanda-tanda di atas, segera perbaiki pola makan dan penuhi asupan protein harian. Atau segera periksakan diri ke dokter bila ada keluhan yang lebih parah.

TAP-ID-Web Banner-1000x250px-05

Referensi: weedemandreap, klikdokter

Baca juga

12 Tanda Anak Kurang Gizi, Parents Wajib Waspada Nih!

Cerita mitra kami
Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
3 Resep Cemilan Anak dari Jelly Enak, Sehat, Simple dan Mudah Dibuat di Rumah
3 Resep Cemilan Anak dari Jelly Enak, Sehat, Simple dan Mudah Dibuat di Rumah
Catat, Parents: Ini Pilihan Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Termasuk si Picky Eater
Catat, Parents: Ini Pilihan Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Termasuk si Picky Eater
Tips Cerdas Memilih Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Yuk Cek!
Tips Cerdas Memilih Cemilan Tinggi Serat untuk Anak, Yuk Cek!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • Waspada Bahaya Kekurangan Protein pada Anak, Kenali 5 Tandanya Berikut Ini
Bagikan:
  • Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

    Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

  • Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
    Cerita mitra kami

    Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu

  • 5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

    5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

  • Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

    Ingin Memberikan Vitamin D Blackmores untuk Anak? Cek Dulu Aturan Pakainya, Parents

  • Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu
    Cerita mitra kami

    Tips Memenuhi Asupan Gizi Anak yang Parents Wajib Tahu

  • 5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

    5 Buah Ini Mampu Turunkan Demam Anak, Parents Sudah Coba?

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti