TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayi yang dekat dengan perokok berisiko tinggi alami kematian mendadak!

Bacaan 3 menit
Bayi yang dekat dengan perokok berisiko tinggi alami kematian mendadak!

Orangtua yang merokok, walaupun tak di dekat anak, tetap memberikan risiko tinggi kematian mendadak pada bayi.

Sudah menjadi rahasia umum jika rokok dapat menimbulkan bahaya yang luar biasa untuk tubuh. Salah satu kandungan rokok yang berbahaya dan dapat memicu penyakit adalah tar.

Tar merupakan kandungan rokok berupa senyawa karsinogenik yang lebih berbahaya daripada nikotin. Jika seorang perokok menimbun banyak tar, maka ia berisiko tinggi alami penyakit paru-paru.

Tak hanya perokok aktif, dampak tar juga dapat dirasakan oleh pihak lain. Ada 3 tingkatan perokok yang akan merugi akibat tar, yaitu first hand smoker, second hand smoker, dan third hand smoker.

Artikel terkait : 10 Bahaya Rokok yang Anda Sebarkan kepada Anak-Anak Anda

Bayi yang dekat dengan perokok berisiko tinggi alami kematian mendadak!

“First hand smoker adalah perokok aktif, second hand smoker adalah perokok pasif. Lalu, third hand smoker adalah segala makhluk hidup yang ada di lingkungan, meskipun perokok aktif tidak merokok di sekitar mereka,” ujar dr. Mariatul Fadilah, MARS.

Terkait dengan hal ini, yang berada dalam third hand smoker salah satunya mengarah pada bayi. Pasalnya, bayi bisa terpengaruh tar dari rokok ketika ia melakukan kontak fisik dengan perokok aktif.

“Ketika perokok aktif merokok, tar bisa meresap pada baju si perokok itu. Saat perokok itu, misalnya dia adalah orangtua dari seorang bayi, berdekatan dengan bayinya, maka tar yang ada di baju bisa diisap oleh bayi,” kata Mariatul dalam acara konferensi pers Peluncuran Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK!).

Artikel terkait: Suami masih merokok saat Bunda hamil? Waspadai bahayanya bagi janin!

Kandungan rokok tar berisiko sebabkan bayi meninggal mendadak

kandungan rokok

Patut Parents ketahui, tar pada rokok ternyata menjadi salah satu faktor risiko meninggal mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS) pada bayi. Maka dari itu, diperingatkan kepada orangtua yang merokok, harus berhati-hati jika ingin melakukan kontak fisik dengan anak.

“Tar tidak serta merta hilang, tar akan menempel pada baju atau benda lain di sekitar perokok, jadi kalau bersentuhan itu dapat berbahaya. Meninggal mendadak pada bayi salah satu faktor risikonya bisa jadi karena tar,” jelas Mariatul pada Selasa, 9 April 2019.

Walau demikian, memang bukan hanya rokok yang membuat SIDS, karena pada dasarnya ada banyak faktor risiko penyebab SIDS. Namun, paling tidak, beberapa penelitian banyak menyebutkan banyak bayi SIDS akibat dari orangtua yang merokok.

Artikel terkait: Kisah Pilu: Bayi Meninggal karena Asap Rokok di Acara Aqiqah, Peringatan bagi Semua Perokok

Bayi yang dekat dengan perokok berisiko tinggi alami kematian mendadak!

“Memang belum pasti dari rokok itu saja, tapi banyak SIDS pada bayi itu sangat berkaitan dengan orangtuanya, kemungkinan kalau ibunya merokok atau lingkungan merokok, bayi bisa terkena dampaknya. Hanya, dari beberapa kasus, paling banyak itu karena lingkungan dan ibunya yang perokok aktif,” ucap Mariatul saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

“Selain itu, dampak tar lainnya yaitu bisa menyerang susunan saraf pusat, dan itu sangat berbahaya. Kalau sudah menyerang saraf, maka masa depan anak yang terancam, karena saraf yang sudah rusak baru kembali baik dalam kurun waktu 20 hingga 25 tahun,” tambahnya.

Dengan demikian, untuk mengantisipasi efek samping dari kandungan rokok berupa tar, ada baiknya jika Parents mulai berhenti merokok saat ini. Terutama jika Parents telah memiliki buah hati.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Baca juga :

Peringatan Dokter: Sekalipun Merokok di Luar Rumah, Orangtua Perokok tetap Bahayakan Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Bayi yang dekat dengan perokok berisiko tinggi alami kematian mendadak!
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti