Sebagai orang Indonesia, Anda tentu sudah akrab dengan sayur lalapan. Kubis dan timun adalah jenis lalapan yang paling sering dijumpai dalam menu lalapan. Namun sebenarnya masih banyak lagi sayuran lain yang bisa dijadikan lalapan.
Berikut adalah daftar jenis sayur lalapan dan kandungan gizi di dalamnya.
Artikel terkait: 6 Resep Sayur Bening Favorit Ibu-ibu, Sederhana Tapi Kaya Nutrisi
6 Jenis Lalapan dan Kandungan Gizinya
1. Timun

Sayur timun adalah salah satu jenis lalapan yang mengandung banyak air. Karena kandungan airnya itu, timun membantu menambah asupan cairan bagi tubuh, sehingga dapat mencegah dehidrasi.
Timun juga kaya antioksidan seperti beta karoten yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, timun juga dapat membantu meringankan rasa sakit akibat sengatan panas matahari, pembengkakan, dan kulit yang rusak.
Timun baik untuk penderita diabetes karena rendah gula sehingga tidak membuat kadar gula darah melonjak.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Public Health of Indonesia juga membuktikan bahwa timun dapat menjadi pilihan makanan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
2. Jenis Lalapan Daun Kemangi

Kemangi (Ocimum basilicum) adalah sayuran dari keluarga Lamiaceae (mint). Kemangi sangat kaya akan nutrisi nabati dan menambah cita rasa khas pada makanan.
Penelitian menemukan bahwa kemangi mengandung varietas minyak esensial yang kaya akan senyawa polifenol dan fenolik seperti flavonoid dan antosianin. Daun kemangi juga memiliki sifat antivirus, antimikroba dan antioksidan yang kuat di dalamnya karena adanya senyawa seperti etanol, vicenin dan orientin di dalamnya.
Sayuran berdaun hijau ini dapat digunakan untuk mengobati gangguan perut seperti gas usus, kram perut, dan kehilangan nafsu makan. Studi mengungkapkan bahwa mengonsumsi kemangi sebelum dan sesudah melahirkan dapat membantu memperlancar ASI dan meningkatkan sirkulasi darah.
Artikel terkait: Dianggap sepele, nyatanya ini 5 manfaat menakjubkan sayur pakis!
3. Selada

Sayur selada merupakan jenis daun untuk lalapan yang juga sering ditemukan dalam hidangan salad. Selada merupakan sayuran sumber vitamin A dan vitamin K yang tinggi.
Selain itu, selada juga mengandung mineral penting, seperti zat besi, kalium, kalsium, dan asam folat, serta kaya antioksidan.
4. Kubis, Jenis Lalapan yang umum dikonsumsi

Jangan abaikan kandungan gizi kubis yang tersaji dalam menu lalapan Anda.
Kubis mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Makan kubis dalam bentuk fermentasi (sauerkraut) juga memberi Anda dorongan probiotik, salah satu hal terbaik untuk sistem pencernaan dan usus yang sehat.
Jika Anda berniat diet, makan kubis bisa menjadi ide bagus. Sayuran ini sangat rendah kalori, namun mudah mengenyangkan karena tinggi serat.
Beberapa manfaat kubis lainnya:

– Menurunkan kolesterol. Kubis dapat digunakan untuk membantu menurunkan kolesterol. Serat dan nutrisinya mengikat asam empedu di usus dan keluar melalui tinja, bukannya diserap ke dalam darah. Makannya dikukus memberi lebih banyak kekuatan penurun kolesterol.
– Meningkatkan kekebalan tubuh karena kubis adalah sumber vitamin C.
– Membantu mencegah kanker. Kubis memiliki senyawa yang mengandung belerang, sulforaphane, yang memberi rasa pahit pada sayuran ini, dan juga secara khusus memberi kekuatan melawan kanker.
– Mengurangi peradangan. Glutamin, asam amino yang ditemukan dalam kubis, adalah agen anti-inflamasi yang kuat, membantu mengurangi nyeri sendi, radang sendi, dan meredakan alergi.
– Meningkatkan kesehatan otak. Kubis, terutama varietas ungu, adalah makanan yang baik untuk otak. Ia mengandung vitamin K, dan antioksidan antosianin, yang meningkatkan fungsi mental dan konsentrasi.
Artikel terkait: Bolehkah Konsumsi Sayur Nangka Muda Saat Hamil? Cek Penjelasan Ini, Bun!
5. Kecipir
Sumber: Instagram @britaniasari dan @kebuncandi
Anda mungkin akan menemukan kecipir ketika menyantap hidangan lalapan di restoran Sunda.
Kecipir merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik. Kecipir diketahui memiliki kandungan vitamin A dan vitamin C dalam jumlah sedang dan kandungan mineral kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, dan asam folat.
Dengan kandungan tersebut, kecipir menjadi salah satu sayur lalapan yang baik dikonsumsi ibu hamil dan menyusui.
Kecipir juga kaya akan asam amino esensial dan antioksidan yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dan mencegah kerusakan sel.
6. Petai

Banyak dihindari orang karena baunya yang menyengat, petai sebenarnya mengandung gizi yang beragam.
Petai memiliki protein, mineral, vitamin A, vitamin B9, dan vitamin C. Lalapan ini juga memiliki kandungan serat tinggi sehingga baik untuk pencernaan.
Penelitian dalam jurnal Evidence-based complementary and alternative medicine bahkan menyebutkan bahwa petai memiliki kandungan antioksidan berupa polifenol, fitosterol, dan flavonoid.
Itulah beberapa jenis lalapan yang ada di Indonesia, selain daftar di atas, masih banyak lagi jenis lainnya. Anda sendiri paling suka lalapan yang mana Parents?
Baca juga:
Begini Caraku Mengajari Anak Makan Sayur Tanpa Amarah
Tomat Buah atau Sayur? Jawaban dari Perdebatan Panjang yang Tiada Pernah Usai
7 Manfaat Sayur Oyong untuk Kesehatan
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.