TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Wajib tahu! Inilah jarak aman social distancing untuk mencegah penularan COVID-19

Bacaan 4 menit
Wajib tahu! Inilah jarak aman social distancing untuk mencegah penularan COVID-19

Menjaga jarak dengan orang lain perlu kita lakukan untuk mencegah penularan virus korona. Lantas, berapakah jarak amannya?

Demi memutus mata rantai penularan COVID-19, Pemerintah mengimbau masyarakat melakukan social distancing sejak beberapa hari lalu. Lantas, berapa jarak aman social distancing yang seharusnya dilakukan?

Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 di Indonesia menyebutkan jika social distancing adalah pembatasan kegiatan penduduk di suatu wilayah. Dilakukan oleh semua pihak di wilayah yang diduga terinfeksi COVID-19.

Akan tetapi, ternyata kini istilah social distancing telah diubah oleh Pemerintah menjadi lebih jelas lagi. Yakni, berubah menjadi physical distancing atau jarak fisik.

Artikel terkait : Cegah Covid-19, ini perbedaan social distancing, karantina diri, dan isolasi!

Pentingnya jaga jarak aman social distancing yang perlu Parents pahami

jarak aman social distancing

Melakukan social distancing atau physical distancing dapat meminimalkan risiko penularan COVID-19.

Meski Parents belum tentu sakit, tapi tetap saja harus menjaga jarak. Sebab, virus korona telah terbukti mudah menular, walau gejala yang muncul masih ringan, yakni saat virus masih dalam tahap inkubasi.

Oleh karena itu, satu-satunya upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona adalah menjaga jarak fisik dengan orang lain. Lantas, seberapa jauh kita harus menjaga jarak dengan orang lain saat social distancing?

Berikut ini informasi selengkapnya!

1. Jarak aman social distancing saat di tempat umum setidaknya 3 meter

Wajib tahu! Inilah jarak aman social distancing untuk mencegah penularan COVID-19

Atur jarak dengan orang lain setidaknya 3 meter.

Menurut WHO, ada baiknya menjaga jarak setidaknya 1 hingga 3 meter ketika berada di tempat umum, terlebih jika ada seseorang yang batuk atau bersin. Sebab, saat seseorang batuk dan bersin, cairan atau small droplets yang keluar dari mulut dan hidung akan memercik ke sekitarnya.

Sedangkan dalam Pedoman Penanganan Cepat COVID-19 yang dirilis Pemerintah Republik Indonesia, disebutkan tentang batas kontak fisik yang ideal. Adapun aturannya yaitu minimal 1 sampai 2 meter.

2. Hindari kontak jarak dekat

jarak aman social distancing

Pastikan Parents tidak melakukan kontak dekat dengan pasien positif COVID-19.

Selain itu, Parents juga harus memerhatikan jarak dekat. Dikatakan jarak dekat apabila kita berada sekitar 2 meter dari seseorang yang ternyata terinfeksi COVID-19 dalam jangka waktu cukup lama.

Termasuk ketika tinggal bersama orang yang terinfeksi, mengunjungi atau berbagi ruang tunggu layananan kesehatan. Serta, berbagi kamar dengan orang yang positif COVID-19.

3. Jaga jarak aman social distancing dengan menghindari pertemuan besar

jarak aman social distancing

Pemerintah telah menghimbau untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan kegiatan lain yang mengundang keramaian. Disarankan juga untuk mengurangi interaksi sosial, tetap tinggal di dalam rumah, dan mengurangi pemakaian transportasi umum.

Kalaupun terpaksa harus berada di keramaian, seperti harus pergi ke supermarket, maka batas kontak fisik yang ideal yaitu minimal 1 sampai 2 meter. Lalu, masyarakat juga disarankan untuk tidak bersalaman, berpelukan, apalagi berciuman.

Artikel terkait : 5 Alasan mengapa Parents perlu jelaskan pentingnya social distancing pada anak

4. Social distancing : Ayo berjarak, jangan berkumpul dulu

Wajib tahu! Inilah jarak aman social distancing untuk mencegah penularan COVID-19

Hindari segala kegiatan yang berpotensi ada banyak orang di dalamnya.

Di masa social distancing, masyarakat dilarang untuk berkerumun, termasuk mengadakan acara pernikahan. Jika masih ditemukan acara yang mengundang banyak orang, akhirnya pihak yang berwajib harus membubarkannya.

Tak luput, kegiatan seperti konser musik, festival, pemutaran film, dan pertemuan lainnya juga harus dibatalkan atau ditunda. Tujuannya tentu saja untuk menghentikan dan memperlambat laju penyebaran virus korona.

Meski harus social distancing, tapi Parents tidak perlu khawatir, karena kita masih bisa melakukan beragam aktivitas di rumah. Serta, jika ingin berinteraksi dengan orang lain, masih dapat terhubung dengan bantuan teknologi.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

***

Maka dari itu, yuk kita jalani imbauan Pemerintah untuk melakukan social distancing maupun physical distancing dengan baik, agar lingkungan kita bisa segera pulih kembali dari ancaman virus korona. Tak luput, Parents juga harus menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat, ya.

Cuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, lalu bilas dengan air mengalir. Hindari menyentuh wajah, mulut, hidung, dan mata saat tangan dalam keadaan kotor.

Demikian informasi tentang jarak aman social distancing. Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga kita semua bisa terbebas dari paparan virus korona.

Referensi : WHO, Katadata, Tirto.id

Baca juga :

Fenomena perceraian meningkat setelah karantina Covid-19, apa sebabnya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Wajib tahu! Inilah jarak aman social distancing untuk mencegah penularan COVID-19
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti