TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Alasan mengapa Parents perlu jelaskan pentingnya social distancing pada anak

Bacaan 5 menit
5 Alasan mengapa Parents perlu jelaskan pentingnya social distancing pada anak

Ada beberapa hal yang perlu Parents ketahui sebelum menjelaskan social distancing pada anak.

Untuk mencegah penularan Covid-19 di Indonesia, Presiden Joko Widodo mengimbau seluruh masyarakat untuk melakukan social distancing, atau membatasi diri dari interaksi sosial.

Karena itu, beberapa perkantoran di Jabodetabek melakukan work from home. Perguruan Tinggi, Sekolah Dasar, dan Taman Kanak-Kanak pun melakukan sistem belajar online di rumah.

Langkah ini dinilai sangat efektif untuk mengurangi penularan Covid-19. Terlebih, aktivitas orang dewasa dan anak-anak di luar ruangan bisa meningkatkan risiko terpaparnya virus.

Apa itu social distancing?

5 Alasan mengapa Parents perlu jelaskan pentingnya social distancing pada anak

Ilustrasi social distance. Sumber foto: USA Today.

Social distancing merupakan praktik kesehatan yang tujuannya untuk mencegah orang sakit melakukan kontak dengan orang sehat untuk mengurangi peluang penularan.

Sedangkan menurut Center for Disease Control dan Prevention (CDC) AS, social distancing dilakukan untuk menjauhi perkumpulan, menghindari pertemuan massal, dan menjaga jarak antar manusia. Jarak yang dianjurkan oleh pemerintah AS adalah sekitar dua meter.

Dalam kondisi seperti ini, social distance memang dapat mengurangi penyebaran Covid-19. Sebab, virus ini menular dengan sangat cepat melalui droplet atau partikel air liur.

“Setiap pengurangan interaksi sosial atau jumlah kontak dengan seseorang perhari akan berdampak signifikan pada kemampuan virus untuk menyebar dalam populasi,” kata Dr. Gerardo Chowell, Ketua Population Health Science di Universitas Georgia State, dikutip dari New York Times.

Strategi ini dikatakan efektif menyelamatkan ribuan nyawa selama pandemi flu di Spanyol tahun 1918. Sama halnya di Mexico City, yang mengalami pandemi flu 2009.

Sebuah studi yang dirilis pada 2017 menyebutkan bahwa kota di Spanyol menutup sekolah dan melarang pertemuan di tempat publik, berhasil menekan tingkat kematian secara signifikan.

Namun, bagi kasus corona, belum ada penelitian ilmiah yang mempelajari pengaruh social distancing bisa menekan penularan virus.

Tidak berjabat tangan

Bagaimana bentuk social distancing?

Bentuk social distancing  ini tentu bisa dimulau dengan tidak mendatangi tempat keramaian seperti mall, taman rekreasi, atau acara-acara besar yang banyak dihadiri orang, ruang publik tempat pariwisata dan lainnya.

Social distancing juga termasuk menjaga jarak minimal dua meter dengan orang lain, serta tidak melakukan jabat tangan atau berpelukan saat bertemu satu sama lain.

Menjelaskan tentang social distancing pada anak

Mengingat social distance merupakan tindakan yang penting, Parents tentu saja dianjurkan untuk memberikan penjelasan kepada anak-anak tentang hal ini.

Namun, pastikan lebih dulu jik anak mengetahui kondisi apa yang sedang dihadapi di seluruh dunia ini. Jelaskan sesuai dengan bahasa atau kalimat yang dimengerti anak. Jelaskan apa itu virus Corona, mengapa banyak orang yang terjangkit, dan harus melakukan social distance ini.

Dan sebaiknya, Parents mengetahui beberapa hal ini agar dapat menjelaskan dengan baik pada anak.

1. Social distance tidak hanya berlaku untuk orang dewasa

social distancing

Perlu diingat, tindakan ini tidak hanya berlaku untuk orang dewasa. Anak-anak juga perlu melakukan hal ini karena mereka memiliki risiko yang sama.

Dokter perawatan primer dan direktur eksekutif Ariadne Labs, Dr. Asaf Bitton, mengatakan bila orangtua membiarkan anak bermain satu sama lain, atau berinteraksi secara normal, itu hal yang menyedihkan.

“Ketika orangtua membiarkan anak bermain satu sama lain atau berinteraksi secara normal, rasanya cukup menyedihkan. Terus terang, saya ingin mengingatkan, pergi keluar tidak direkomendasikan untuk saat ini,” ucapnya.

2. Tidak semua anak dalam bahaya

social distancing

Parents tidak perlu khawatir berlebihan mengenai kondisi ini. Sebab menurut mantan direktur Centers for Disease Cntrol and Prevention (CDC)l Dr. Tom Frieden, anak-anak yang sehat memiliki risiko lebih rendah terjangkit atau bahkan mengalami kematian akibat Corona.

“Salah satu kabar baiknya adalah tidak seperti dengan flu, anak-anak hingga usia 18 tahun tampaknya tidak akan menderita dengan COVID-19. Mereka bisa saja terinfeksi, namun untuk dampak fatal tampaknya sangat langka,” kata Frieden.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

3. Anak bisa menjadi carrier

social distancing

Meski risikonya lebih rendah pada anak yang sehat, bukan tidak mungkin anak menjadi carrier atau pembawa virus.

“Anak-anak adalah penyebar yang hebat. Mereka bisa menjadi distributor juga,” ucap Schaffner, profesor kedokteran pencegahan di Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt di Nashville, Amerika Serikat.

Jadi sebaiknya orangtua mengawasi anak-anak dari penyebaran Covid-19. Tak hanya itu, sebaiknya Parents memberi penjelasan ini agar anak memahami secara jelas tentang virus Corona.

4. Merencanakan kegiatan di rumah yang menarik untuk anak

social distancing

Melarang anak bermain beraktivitas di lingkungan sosial memang bukan hal mudah. Tapi Parents tak perlu bingung, sebab para ahli menyarankan kepada orangtua untuk melakukan kegiatan menarik di rumah.

Selain itu, sebenarnya anak tetap bisa beraktivitas di luar rumah, kok. Asalkan Parents mempertimbangkan lokasi dan waktu mengunjunginya. Misalnya, saat Parents ingin berbelanja. Jika memungkinkan, pertimbangkan waktu saat tidak terlalu banyak orang.

Para ahli juga menyarankan, jika si kecil ingin bermain, sebaiknya bermain di halaman belakang rumah. Dan segera cuci tangan dengan sabun selama paling tidak 20 detik atau gunakan handsanitizer. Waktu bermain di luar ruangan ini bisa Parents lakukan pada pagi hari. Agar si kecil juga bisa mendapat asupan vitamin D dari matahari.

5. Memerhatikan kebersihan si kecil

social distancing

Bila Parents mengizinkan si kecil bermain di halaman rumah, atau ikut pergi berbelanja kebutuhan harian, pastikan ia cuci tangan sebelum dan sesudah pergi. Selain itu pastikan kebersian anak sudah terjaga dengan tepat.

Pastikan juga asupan nutrisi si kecil sudah tercukupi dengan baik untuk menjaga imunitasnya tetap terjaga.

***

Referensi: New York Times, Vox, CNN

Baca juga

7 Cara Bekerja dari Rumah sambil Mengasuh Anak agar lebih produktif

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 5 Alasan mengapa Parents perlu jelaskan pentingnya social distancing pada anak
Bagikan:
  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti