3 Gejala Cacingan Pada Anak yang Sering Dianggap Sepele

3 Gejala Cacingan Pada Anak yang Sering Dianggap Sepele

Menggaruk bagian bokong bukan menjadi satu-satunya gejala cacingan pada anak lho. Berikut tanda-tanda lain yang sering dianggap sepele oleh orangtua!

Cacingan merupakan salah satu penyakit yang kerap dijumpai pada anak-anak. Penyebab dan gejala cacingan pada anak sudah pernah theAsianparent Indonesia bahas sebelumnya dalam artikel berikut ini. Namun ada gejala lain dari cacingan yang sering dianggap sepele oleh orangtua berikut ini!

1. Meludah

Cacing, adalah parasit di dalam tubuh anak. Kehadiran cacing dianggap tubuh sebagai ‘benda asing’ tubuh lantas membentuk perlindungan salah satunya dengan menghasilkan air liur lebih banyak.

Kelebihan air liur inilah yang membuat si kecil sering meludah. Karena itu, jangan sepelekan jika si kecil tiba-tiba sering meludah ya, parents!

2. Tinja berbau busuk

Pada beberapa kasus, orangtua sadar anaknya terkena cacingan karena menemukan cacing dalam kotoran si kecil. Namun tidak selamanya cacing ikut keluar bersama kotoran.

Jika kotoran si kecil memiliki aroma yang busuk, jangan buru-buru menyalahkan apa yang ia konsumsi. Bisa jadi itu adalah pertanda tubuhnya mengalami infeksi akibat cacingan sehingga mengganggu pencernaan dan berakibat munculnya bau busuk pada kotorannya.

3. Napas berat

Pada kasus cacingan yang disebabkan oleh cacing tambang, larva cacing bisa masuk ke dalam paru-paru. Hal inilah yang menyebabkan napas anak menjadi berat dan kadang hingga berbunyi. Untuk itu, jika anak mulai menunjukkan gejala napas yang berat segera periksakan anak ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Bagaimana cara mengatasi cacingan? Simak pada halaman selanjutnya!

Cacingan adalah suatu infeksi yang jika dibiarkan bisa mengakibatkan penyakit yang lebih parah. Untuk itu, penanganan terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter agar segera diberikan resep sesuai dengan dosis si kecil.

Selain resep dokter, Anda juga disarankan melakukan hal berikut ini untuk mencegah anak mengalami cacinan kembali

  • Cuci tangan anak dengan sabun sehabis bepergian atau ketika ia menyentuh benda yang kotor
  • Rutin menggunting kuku untuk mencegah masuknya telur cacing melalui sela-sela kuku yang panjang
  • Cuci semua sprei, selimut, dan pakaian yang dipakai anak ketika terinfeksi dengan larutan disinfektan
  • Jika Anda memiliki hewan peliharaan, periksa ke dokter hewan apakah peliharaan Anda terkena infeksi cacing atau tidak

 

Referensi: Kidshealth.com

Cacingan menjadi salah satu penyakit yang sering orangtua jumpai pada si kecil. Padahal cacingan adalah sebuah infeksi yang apabila dibiarkan dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah. Oleh karena itu ada baiknya jika orang tua mengetahui penyebabnya. Akan tetapi 3 gejala cacingan pada anak ini, sering dianggap sepele oleh orangtua. Lantas apa saja 3 gejala tersebut? Simak ulasannya disini.

3 Gejala Cacingan Yang Sering Dianggap Sepele Pada Anak

1. Meludah

Cacingan merupakan infeksi yang terjadi akibat terdapat cacing dalam tubuh anak. Dimana cacing tersebut menjadi parasit yang mendapatkan makanan dari mencuri nutrisi yang dimakan oleh si kecil. Lantas parasit tersebut, dianggap tubuh sebagai ‘benda asing’ yang terdapat di dalam tubuh. Oleh karena itu, untuk mempertahankan dirinya tubuh akan membentuk perlindungan. Salah satunya dengan menghasilkan air liur lebih banyak.

ini Gejala cacingan pada anak penyebab cacingan pada anak

Karena produksi air liur yang berlebihan, maka si kecil akan mengeluarkannya. Sehingga membuat si kecil menjadi sering meludah. Ketika kegiatan tersebut terjadi kepada si kecil, alangkah baiknya jangan menyepelekannya. Segeralah untuk memeriksakan si kecil, apakah si kecil mengalami cacingan atau tidak. Anda bisa berkonsultasi tentang keadaan tersebut kepada dokter, agar bisa ditangani dengan tepat.

2. Tinja Berbau Busuk

Pada beberapa kasus anak yang mengalami cacingan, para orangtua akan menyadarinya dengan menemukan cacing yang berada pada kotoran si kecil. Namun tidak semua penderita cacingan, akan mengeluarkan kotoran beserta cacingnya. Oleh karena itu, orangtua perlu memerhatikan hal lain. Seperti saat si kecil mengeluarkan kotoran dengan bau yang busuk, Anda perlu mencurigainya.

tau Gejala cacingan pada anak ciri cacingan pada anak

Jangan terburu buru menyalahkan makanan apa yang telah ia konsumsi. Sebab ada kemungkinan jika bau busuk tersebut sebagai tanda adanya infeksi pada tubuh akibat adanya cacingan. Sehingga cacing tersebut mengganggu proses pencernaan si kecil dan mengakibatkan munculnya bau busuk pada kotorannya. Oleh karena itu jika terjadi gejala tersebut, ada baiknya jika Anda tidak menyepelekannya dan segera bawa si kecil ke dokter.

3. Napas Berat

Cacing tambang yang masuk ke dalam tubuh, larva cacing bisa masuk ke dalam paru paru si kecil. Hal tersebutlah yang membuat napas si kecil menjadi berat dan kadang hingga mengeluarkan bunyi. Oleh karena itu, ada baiknya tidak menyepelekan gejala cacingan pada anak Anda. Segera bawa si kecil ke dokter agar mendapatkan penanganan dan mendapatkan obat untuk menghilangkan cacing dalam tubuh si kecil.

ini Gejala cacingan pada anak Anak Anda Tak Nafsu Makan Jangan jangan Cacingan

Jika gejala pada ulasan ini terjadi kepada si kecil, ada kemungkinan cacing tengah menjadi parasit pada tubuh anak Anda. Oleh karena itu, alangkah baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter sehingga mendapatkan obat yang tepat. Namun, Anda sebagai orang tua juga perlu melakukan beberapa tindakan untuk mencegah anak tidak terkena cacingan, salah satunya dengan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Febby

app info
get app banner