TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Gatal bukan main, ternyata ada 10 cacing bersarang di mata balita ini

Bacaan 3 menit
Gatal bukan main, ternyata ada 10 cacing bersarang di mata balita ini

Berawal dari rasa gatal dan tidak nyaman di mata, ternyata ditemukan 10 cacing di mata balita berusia 2 tahun. Apa penyebabnya?

Kebiasaan tidak mencuci tangan setelah dari toilet seringkali dianggap sebagai hal yang sepele. Namun ternyata hal itu bisa berdampak sangat berbahaya lho, Bun. Termasuk bersarangnya parasit atau cacing di mata.

Cacing di mata balita akibat mengabaikan kebiasaan cuci tangan

Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun saat ini sedang menjalani perawatan kornea di Children’s Hospital. Dokter dan tim medis telah mengambil lebih dari 10 parasit di matanya.

Yang mengejutkan, alasannya adalah karena kelalaian orangtua yang tidak mengingatkan dan melatih kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan bayi setelah menggunakan toilet dan sebelum makan.

Awal mula ditemukan cacing di mata anak

Awalnya, anak berusia 2 tahun itu selalu merasa gatal dan tidak nyaman di mata. Mengetahui gejala yang dialami anaknya tak kunjung sembuh setelah beberapa hari kemudian, orangtuanya memperhatikan mata sang anak dengan jarak dekat.

Mengejutkan! Mereka menemukan beberapa parasit putih yang aneh seperti ‘berenang’ di mata putra mereka. Mengetahui hal itu, kedua orangtuanya langsung panik dan membawa anak mereka ke Children’s Hospital.

Sesampainya mereka di rumah sakit, dokter pun langsung memeriksa kornea anak itu. Dokter pun  menyimpulkan  bahwa ada lebih dari 10 cacing di mata sang anak tersebut. Dalam penanganannya, dokter segera mengambil parasit-parasit berwarna putih yang berukuran sekitar 1 cm dari mata anak laki-laki tersebut, dengan menggunakan pinset khusus.

Cek videonya dalam link berikut. 

Artikel terkait: 3 Gejala Cacingan Pada Anak yang Sering Dianggap Sepele

Jenis cacing yang ditemukan di mata

Setelah diperiksa, dokter menemukan bahwa parasit tersebut adalah jenis cacing kremi yang biasanya ditemukan di dalam tubuh bayi.

“Di matanya, kami menemukan lebih dari selusin cacing. Ini adalah pertama kali saya melihatnya,” ungkap spesialis yang menanganinya.

Seperti yang kita tahu, cacing kremi biasanya hanya ada di dalam perut seseorang, bagaimana cacing-caing itu bisa lari ke mata?

Setelah menemukan masalahnya, dokter mencurigai bocah itu pergi ke toilet dan tidak mencuci tangannya. Bibit cacing atau telur cacing biasanya berasal dari bagian dalam perut, tepatnya ia akan berkumpul di bawah dubur tubuh seseorang.

Diduga, anak lelaki itu tidak mencuci tangannya setelah dari toilet, dan langsung menggosok matanya. Hal itulah yang bisa membuat telur cacing yang menempel di tangannya bisa mencapai kornea. Setelah kumpulan residu telur cacing berhasil kontak dengan kornea, mereka pun mulai berkembang biak di atasnya.

Paparan bibit bakteri dari anus – tangan – mulut atau pun ke mata dapat menyebabkan keratitis, yaitu peradangan pada kornea mata yang bisa menyebabkan kebutaan permanen.

Kisah lain seorang anak yang tidak suka mencuci tangan yang berdampak bagi keluarganya

Satu lagi kisah bocah yang tidak suka mencuci tangan dan merugikan sekelilingnya. Menginjak 4 tahun, adalah usia anak yang selalu ingin tahu tentang dunia di sekitarnya. Mereka ingin menyentuh semua objek dengan tangan mereka, tetapi tidak suka mencuci tangan. Karena kebiasaan buruk bocah tersebut, keluarganya mengalami peradangan kornea.

Anak-anak yang lebih muda lebih suka menggosok mata mereka tanpa mempedulikan tangannya kotor atau tidak. Padahal, tangan kotor mengandung banyak bakteri, ketika terkena mata bisa menyebabkan peradangan kornea. Karena seluruh keluarganya menggunakan wadah yang sama, tentu infeksi korneanya pun dengan mudah menyebar ke seluruh keluarga.

Setelah membaca artikel ini, bagaimana pendapat Anda Bun? Sebenarnya hal kecil dan sepele juga bisa memiliki konsekuensi yang serius. Jangan lupa ingatkan anak Anda dan diri sendiri untuk terbiasa mencuci tangan setelah pergi ke toilet, ya!

Referensi: feedy TV
Baca juga: 

"Tolong, Cuci Tanganmu Sebelum Menyentuh Anakku…"

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Gatal bukan main, ternyata ada 10 cacing bersarang di mata balita ini
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti