TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sudah Masuk Indonesia! Ini Fakta Mycoplasma Pneumoniae, Penyebab Pneumonia 'Misterius' Anak di China

Bacaan 5 menit
Sudah Masuk Indonesia! Ini Fakta Mycoplasma Pneumoniae, Penyebab Pneumonia 'Misterius' Anak di China

Sudah masuk dan menyerang anak di Indonesia, simak fakta mycoplasma pneumoniae dan cara mencegahnya di sini!

Fakta terbaru terkait pneumonia ‘misterius’, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerima laporan anak yang terinfeksi bakteri mycoplasma pneumoniae berdasarkan tes polymerase chain reaction (PCR). Bakteri tersebut diketahui merupakan si ‘biang kerok’ dari kasus lonjakan pneumonia misterius yang menyerang anak-anak di China, Parents.

Namun, laporan ini baru disampaikan secara lisan dari DKI Jakarta. Jadi, belum ada catatan pasti dan Dinkes DKI Jakarta masih melakukan verifikasi. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi. 

Menurutnya, pemerintah masih akan melakukan pemeriksaan epidemologi dan mendata gejala pasien terlebih dulu. Ia juga berpesan agar tidak perlu khawatir karena mycoplasma pneumoniae sendiri bukanlah jenis bakteri baru. 

“Pneumonia mycoplasma bukan penyakit baru seperti COVID-19. Penyakit ini sebelumnya sudah ada dan sudah ada obatnya,” jelasnya mengutip laman Kontan. 

Meski begitu, sebagai orang tua mungkin kita tetap merasa khawatir akan hal ini. Namun, jangan panik, kita bisa belajar memahami apa itu mycoplasma pneumoniae sebagai salah satu upaya pencegahaan penyakit ini agar tidak menyerang si kecil, kok. 

Melansir berbagai sumber, yuk simak bersama fakta seputar mycoplasma pneumoniae berikut ini, Parents!

Fakta Tentang Mycoplasma Pneumoniae

1. Mycoplasma Pneumoniae adalah Bakteri

Fakta Mycoplasma pneumoniae

Mycoplasma Pneumoniae adalah jenis bakteri yang menyebabkan infeksi ringan pada sistem pernapasan. Bakteri ini termasuk ke dalam genus mycoplasma.

Meski sebagian besar bakteri ini sebabkan infeksi ringan, tetapi dalam beberapa kasus, mycoplasma juga bisa sebabkan infeksi paru yang lebih serius sehingga pasien butuh perawatan di rumah sakit.

2. Bisa Menular

Melansir laman Center for Disease and Prevention Control (CDC), bakteri Mycoplasma pneumoniae bersifat menular dengan masa inkubasi sekitar 1-4 minggu. Jadi, penularannya cenderung lama. Hal inilah yang sebabkan bakteri ini mendapat julukan ‘walking pneumonia’.

Untuk pesebarannya, mycoplasma pneumoniae bisa menyebar melalui droplet atau tetesan air liur. Artinya, pada saat penderita bersin atau batuk, tetesan air liur mereka bisa menularkan bakteri ini pada orang lain. 

Maka itu, penularannya juga bisa ditimbulkan dari orang-orang terdekat seperti keluarga yang tinggal satu rumah serta berbagi alat makan. 

3. Lebih Banyak Menyerang Anak-anak

Sudah Masuk Indonesia! Ini Fakta Mycoplasma Pneumoniae, Penyebab Pneumonia Misterius Anak di China

Di China dan beberapa negara terdampak, bakteri satu ini lebih sering menyerang anak-anak.

Rata-rata kasus pneumonia misterius di China menyerang anak berusia 8 tahun, melansir The Global Times. Sementara itu, Daily Mail melaporkan kasus pneumonia mycoplasma menyerang rata-rata anak usia 3-14 tahun. Hal serupa juga dilaporkan Dinkes DKI Jakarta, kasus mycoplasma pneumonia ini ditemukan pada pasien anak. Kira-kira, mengapa anak-anak begitu rentan terinfeksi bakteri ini, ya?

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI Imran Pambudi menjelaskan, ini bisa terjadi karena saluran napas pada anak cenderung pendek. Hal ini sebabkan bakteri lebih mudah masuk ke jaringan paru, terutama pada saat masa pancaroba atau perubahan musim. 

“Saluran napas pendek. Jadi, bakteri penyebab ISPA lebih mudah masuk ke jaringan paru karena ia pendek,” ungkapnya seperti dikutip dari konferensi pers yang disiarkan di Youtube Kemenkes.

Artikel Terkait: ISPA Bisa Berkembang Menjadi Pneumonia yang Mematikan, Kenali Gejalanya Sekarang!

4. Akan Lebih Berbahaya di Daerah Tinggi Polusi

Selanjutnya, Imran juga menjelaskan jika bakteri ini akan lebih bahaya di daerah tinggi polusi. Pasalnya, polusi akan membuat paru-paru semakin sensitif yang bisa memicu berbagai masalah pernapasan lain juga.

Selain itu, silia atau rambut halus di saluran pernapasan akan cenderung rontok di daerah tinggi polusi. Ini akan sebabkan bakteri dan patogen lain lebih mudah masuk ke saluran pernapasan.

“Silia kan fungsinya menangkap kotoran, debu, bakteri, atau virus. Kerontokan silia bisa membuat jalur pernapasan tidak punya penyaring dan membuat patogen masuk (termasuk mycoplasma pneumoniae),” jelasnya. 

5. Gejala yang Perlu Diwaspadai

Terkait gejala, dokter spesialis paru Erlina Burhan juga menjelaskan dalam konferensi pers, anak yang memiliki riwayat asma atau alergi kemungkinan berisiko mengalami penyempitan saluran napas saat terinfeski mycloplasma pneumoniae. Sehingga, salah satu gejala yang dirasakan bisa berupa sesak napas. 

Lebih lanjut, beberapa gejala infeksi pneumonia mycoplasma lain yang bisa terjadi pada anak-anak di antaranya:

  • Bersin-bersin
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Mata berair
  • Wheezing
  • Jika batuk berlebih terkadang muncul diare

Artikel Terkait: Cara Mencegah Pneumonia pada Bayi dan Balita, Cek Parents!

6. Upaya Pencegahan Pneumonia yang Bisa Dilakukan

Sudah Masuk Indonesia! Ini Fakta Mycoplasma Pneumoniae, Penyebab Pneumonia Misterius Anak di China

Di peralihan musim seperti sekarang, kekebalan tubuh terutama anak cenderung menurun. Maka itu, kita sebagai orang tua perlu menerapkan upaya pencegahan agar si kecil tidak berisiko terinfeksi bakteri ini.

Mengingat infeksi bakteri ini menular melalui droplet, maka itu upaya pencegahan yang utama adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah makan, sebelum menyentuh area wajah, serta sehabis dari kamar mandi. Ajak anak cuci tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik. 
  • Gunakanlah masker saat keluar dan ketika sedang sakit
  • Jika Parents atau anggota keluarga ada yang sakit terutama sudah menunjukkan gejala flu, hindari kontak langsung dengan anak sementara waktu
  • Terapkan pola hidup sehat seperti makan makanan bergizi, rajin olahraga, dan istirahat yang cukup.

Artikel Terkait: Menyerang Organ Paru-Paru, Kenali Perbedaan Pneumonia dengan Tuberkulosis

Parents, itulah sejumlah fakta terkait bakteri mycoplasma pneumoniae yang tengah dibicarakan karena menjadi penyebab kasus pneumonia misterius yang melonjak di China dan beberapa negara, termasuk Indonesia. Semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan diri juga keluarga terutama si kecil, ya!

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

***

Baca Juga: 

Penyakit Pneumonia pada Anak Meningkat, Simak Penjelasan Dokter Apin!

Vaksin Pneumonia: Manfaat, Jenis, dan Efek Sampingnya

Pneumonia pada Bayi: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Cara Mencegah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sudah Masuk Indonesia! Ini Fakta Mycoplasma Pneumoniae, Penyebab Pneumonia 'Misterius' Anak di China
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti