TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Gejala Epulis si 'Tomor Gigi', Salah Satunya Sering Dialami Saat Hamil

Bacaan 4 menit
5 Gejala Epulis si 'Tomor Gigi', Salah Satunya Sering Dialami Saat Hamil

Meski penyakit ini jarang terdengar di telinga, nyatanya kondisi epulis sering dialami ibu hamil!

Istilah ‘epulis’ mungkin terdengar asing di telinga Anda. Faktanya, penyakit yang menyerang gigi dan mulut ini sebenarnya cukup sering terjadi. 

Penyakit ini sebenarnya salah satu penyakit di dalam rongga mulut, di mana terjadi pembesaran gusi (gingiva) yang menyerupai tumor. Sebenarnya ini adalah respon tubuh terhadap cedera atau iritasi kronis, perubahan hormon, atau faktor pencetus lain.

Penyebab 

Faktor penyebab kemunculan epulis tergantung tipe yang muncul. Tetapi yang paling sering ditemukan, yakni:

  • Kongenital. Ini adalah penyakit bawaan, yang dijumpai sejak bayi lahir. Kondisi ini sangat jarang terjadi dan penyebabnya belum diketahui sampai sekarang.
  • Fisuratum. Tipe ini diakibatkan oleh iritasi kronis akibat pemakaian denture atau gigi palsu yang telah tua dan tidak pas. Pada awalnya, iritasi berulang dari tepi gigi palsu yang tidak pas mengakibatkan luka dalam atau semacam sariawan yang tidak sembuh sempurna. Lama-kelamaan terbentuk jaringan granulasi yang kemerahan dan tampak sebagai benjolan.

epulis

  • Epulis gravidarum. Sesuai namanya, epulis tipe ini terjadi pada sekitar 0,2-5 persen ibu hamil, umumnya di trimester pertama kehamilan. Kondisi ini muncul karena perubahan hormon saat hamil memengaruhi respon tubuh terhadap keberadaan plak di sekitar gigi dan gusi. Akibatnya, gusi rentan mengalami peradangan. Pada jenis ini, peningkatan hormon estrogen dan progesteron saat hamil memicu pelebaran pembuluh darah gusi sehingga peradangan dapat terjadi berlebihan meski jumlah plak sebagai faktor pencetus tidak terlalu banyak. 
  • Fibromatosa. Kondisi ini terjadi sebagai respon akibat iritasi lokal yang terjadi dalam jangka waktu panjang. Misalnya, karena gigi yang tajam atau karang gigi. Epulis fibromatosa merupakan kasus yang sering ditemukan pada rongga mulut, terutama pada tepi gusi, pipi, dan lidah.
  • Granulomatosa. Ini adalah pembesaran gusi akibat pencabutan gigi. Pada bekas pencabutan gigi, akan terjadi regenerasi jaringan keras dan jaringan lunak. Namun, proses ini bisa terjadi berlebihan bila timbul komplikasi pada luka bekas pencabutan, misalnya akibat masuknya sisa-sisa makanan atau fragmen gigi yang tertinggal.

Artikel Terkait: 4 Masalah Gigi Ini Sering Dialami Si Kecil, Ini yang Perlu Parents Perhatikan

Gejala yang Perlu Diwaspadai

epulis

Sama seperti penyebab, gejala yang muncul pun tergantung pada tipe yang dialami.

  • Kongenital. Kondisi ini spesifik terjadi pada bayi yang baru lahir. Kelainan sering ditemukan di bagian rahang atas serta lebih banyak ditemui pada bayi perempuan dibanding bayi laki-laki.
  • Fisuratum. Tipe ini umumnya tidak memberikan rasa sakit dan tumbuh perlahan di sekitar tepi gigi palsu. Epulis fisuratum berwarna kemerahan dan berbentuk menyerupai daging. Pada awalnya, epulis fisuratum membentuk satu lipatan gusi. Bila semakin membesar, batas-batasnya dapat menggantung pada sayap gigi palsu.
  • Gravidarum. Warnanya merah cerah, dapat bertangkai—bisa digerakkan dari dasarnya—dan mencapai ukuran hingga diameter 2 cm. Tipe ini tidak menimbulkan rasa sakit sehingga tidak ada keluhan berarti selain karena ukurannya. Oleh karena ukurannya yang cukup besar, gigi yang berdekatan dengan epulis dapat bergeser dan menjadi lebih mudah goyang. Meski dapat muncul di setiap lokasi pada gusi, namun juga sering timbul di antara kedua gigi atau disebut papilla interdental, terutama di daerah gigi seri rahang atas.
  • Fibromatosa. Tipe ini dapat berukuran besar, bertangkai maupun tidak bertangkai, berwarna agak pucat, berbatas tegas, serta bertekstur kenyal dan padat. Epulis fibromatosa tidak mudah berdarah dan tidak menimbulkan rasa sakit. Namun bila semakin besar, dapat mengganggu estetik dan fungsi mengunyah.
  • Granulomatosa. Epulis tipe ini tampak seperti tumor dengan banyak benjolan kecil. Permukaannya berwarna merah kebiruan dan mudah berdarah, serta sering dijumpai luka seperti sariawan.

Cara Mengobati

epulis

Artikel Terkait: Jarang Disadari, Ternyata 5 Hal ini yang Sebabkan Gusi Turun

Untuk mengatasinya, faktor-faktor penyebab perlu dikenali dan dihilangkan. Selain itu, umumnya diperlukan tindakan pembedahan untuk menghilangkan benjolan epulis.

Pada epulis fisuratum misalnya, diperlukan penyesuaian gigi palsu lama atau pembuatan gigi palsu baru untuk mengurangi peradangan. Namun, epulis yang sudah ada tidak akan hilang sehingga tetap harus dilakukan pembedahan.

Sedangkan jika jenin kongenital, pembedahan perlu dilakukan sesegera mungkin karena berisiko menimbulkan gangguan pernapasan pada bayi.

Sementara pada epulis gravidarum, tindakan pembedahan dapat ditunda hingga masa kehamilan selesai. Biasanya, tingkat keparahan epulis pun menurun seiring dengan menurunnya kadar hormon estrogen dan progesteron pascapersalinan.

Baca juga:

4 Penyebab Memar Tanpa Sebab pada Anak, Bagaimana Pertolongan Pertamanya?

Konsumsi Soda Sering Dipercaya Bisa Melancarkan Haid, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya!

Bisa Dialami Siapa Saja, 13 Hal Ini Bisa Memicu Penyakit Hernia

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • 5 Gejala Epulis si 'Tomor Gigi', Salah Satunya Sering Dialami Saat Hamil
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti