TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Docang Cirebon, Kuliner Legendaris yang Disukai Wali Songo

Bacaan 4 menit
Docang Cirebon, Kuliner Legendaris yang Disukai Wali Songo

Selain nasi jamblang dan empal gentong, Parents patut coba docang Cirebon. Selain rasanya yang lezat, docang punya sejarah yang menarik untuk dikulik.

Ada banyak kuliner tradisional yang sampai sekarang masih eksis di daerah asalnya, contohnya docang Cirebon. Selain nasi jamblang, empal gentong, dan tahu gejrot, daerah yang punya julukan Kota Udang ini pun terkenal dengan kuliner docang. 

Docang memang tidak seterkenal nasi jamblang dan empal gentong bagi masyarakat luar kota. Namun, di daerah Cirebon, masih banyak pedagang yang menjajakan kuliner ini, dan masyarakatnya pun sering menyantap docang untuk sarapan.

Dari tampilan, bisa jadi Parents menganggapnya mirip dengan lontong sayur, tetapi kalau dari segi rasa tentu saja berbeda. Docang memiliki cita rasa yang unik dari makanan khas Cirebon lainnya. 

Bahan dasar docang yaitu potongan lontong, parutan kelapa, daun singkong, daun kucai, taoge, dan kerupuk. Bahkan, krupuk yang disajikan pun berbeda dari kerupuk putih biasanya. Kemudian, keseluruhan bahan tadi disiram dengan kuah dage atau oncom. Bagaimana, Parents, bisa terbayangkah lezatnya docang?

Artikel terkait: Resep empal gentong dan empal asem khas Cirebon yang lezat untuk keluarga

Sejarah Docang Cirebon, Makanan untuk Meracuni Wali Songo

docang cirebon

Awalnya docang dibuat untuk meracuni Wali Songo. Namun, para wali justru tidak keracunan, bahkan mereka suka dengan hidangan ini. (Sumber foto: Ayocirebon.com)

Untuk tahu rasa docang, tentu saja Parents harus mencobanya langsung! Namun, di balik cita rasa unik docang, ternyata ada sejarah dan fakta menariknya juga, lho, yang patut Anda ketahui.

Melansir dari Ayocirebon.com, konon dahulu docang dibuat untuk meracuni para Wali Songo. Memang, selain terkenal sebagai Kota Udang, Cirebon juga dijuluki sebagai Kota Wali.

Intermeso sedikit, nih, Parents, kota yang berada di jalur pantura ini menjadi tempat penyebaran Islam yang dibawa oleh salah seorang dari Wali Songo. Sosok penyebar ajaran Islam di Cirebon yaitu Fatahillah atau Syekh Syarif Hidayatullah yang lebih dikenal sebagai Sunan Gunung Jati.

Balik lagi soal sejarah docang, berdasarkan cerita orang tua dahulu, keberadaan kuliner yang satu ini erat kaitannya dengan para Wali Songo. Ketika para wali sedang menyiarkan agama Islam di Cirebon, ada seorang pangeran yang tidak menyukainya. 

Artikel terkait: 20 Tempat Wisata Kuliner Cirebon yang Menggugah Selera, Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga!

Lalu, sang pangeran itu punya rencana untuk meracuni para wali. Caranya dengan ia membuat hidangan yang terdiri atas campuran makanan sisa yang dikumpulkan. Setelah meraciknya, ia langsung menyajikan kepada Wali Songo yang sedang berkumpul di Masjid Sang Cipta Rasa Kesultanan Cirebon.

Sayangnya, rencana dia gagal, karena tidak terjadi apa-apa setelah para wali menyantap hidangan tersebut. Justru para wali menyukai makanan itu dan lahap menyantapnya. Sejak saat itulah docang dikenal sebagai kuliner khas Cirebon yang penuh misteri, serta disebut sebagai makanan para Wali Songo. 

Alasan Penamaan Docang

docang cirebon

Docang lebih enak disantap ketika masih hangat.

Masih mengutip dari laman Ayocirebon.com, alasan penamaan docang pun terbilang unik dan sederhana. Kata docang terdiri dari dua kata, yaitu “do” dari bodo yang artinya baceman dage atau oncom, lalu “cang” dari kacang hijau yang telah berubah menjadi taoge.

Kedua bahan tersebut adalah bahan utama pembuatan docang. “Docang kuliner asli Cirebon, kuliner ini salah satu yang jadi favorit warga Cirebon, bahkan wisatawan yang berkunjung ke Cirebon,” kata Sugan, seorang penjual docang, mengutip dari  Ayocirebon.com.

Artikel terkait: 6 Aneka Resep Botok Roti Khas Cirebon, Makanannya Sultan Keraton

Pilihan Kuliner Murah dan Mengenyangkan di Cirebon!

docang cirebon

Kuliner khas Cirebon yang murah, tetapi tetap mengenyangkan! (Sumber foto: Ciayumajakuning.id)

Jika Parents berkunjung ke Cirebon, jangan ragu untuk mencicipi docang. Kuliner yang satu ini sangat mudah ditemui di setiap sudut kawasan Cirebon, terutama pada pagi dan malam hari. 

Jangan khawatir juga soal harga. Satu porsi docang hanya sekitar Rp7000-Rp10000! Bahkan, di beberapa daerah Cirebon ada yang menjualnya lebih murah dari itu, lo.

Harganya murah berarti porsinya sedikit, dong? Jangan salah, Parents! Meski murah, tetapi satu porsi docang dijamin bisa bikin perut Anda kenyang.

Parents, yuk, cobain langsung docang Cirebon dan nikmati lezatnya makanan kesukaan para wali ini!

Baca juga: 

6 Aneka Resep Mie Koclok Khas Cirebon, Kuah Kentalnya Menggoda Selera

Cara Membuat Kue Apem Cirebon dan Sejarah Tradisi Ngapem

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu, Ini 5 Cara Menciptakan Rasa Aman pada Si Kecil
Parents Wajib Tahu, Ini 5 Cara Menciptakan Rasa Aman pada Si Kecil
Pil KB Andalan FE, kontrasepsi pilihan Bunda yang aktif
Pil KB Andalan FE, kontrasepsi pilihan Bunda yang aktif
Agar si Kecil Tidur Nyenyak, Perhatikan 5 Hal Ini!
Agar si Kecil Tidur Nyenyak, Perhatikan 5 Hal Ini!
Atur Gaya Hidup Si Kecil Sekarang untuk Cegah Risiko Obesitas
Atur Gaya Hidup Si Kecil Sekarang untuk Cegah Risiko Obesitas

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Kebudayaan
  • /
  • Docang Cirebon, Kuliner Legendaris yang Disukai Wali Songo
Bagikan:
  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

    30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

    30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti