TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hati-hati, sering cemburu buta bisa jadi tanda gangguan jiwa!

Bacaan 3 menit
Hati-hati, sering cemburu buta bisa jadi tanda gangguan jiwa!

Hati-hati cemburu buta yang berlebihan bisa menjadi tanda adanya gangguan jiwa bernama sindrom Othello.

Kata orang, cemburu itu tanda cinta. Tapi, kok, jadi menuding sana sini tanpa alasan? Wah, kalau ini sih, namanya cemburu buta.

Cemburu dalam batas wajar tentu tidak akan membawa malapetaka untuk hubungan Anda. Justru sebaliknya, cemburu bisa membawa hubungan yang semakin langgeng.

Sebenarnya, cemburu sama seperti emosi lainnya, seperti bahagia, sedih, dan kecewa. Dan emosi ini alamiah pada setiap manusia.

Artikel terkait: Cemburu tanda cinta? Jangan percaya sebelum tahu faktanya!

Reaksi biologis saat rasa cemburu muncul

cemburu buta

Melansir dari laman Hellosehat, cemburu adalah insting yang dipicu oleh peningkatan aktivitas pada korteks cingulate anterior, yaitu bagian otak yang menciptakan rasa kesenangan. Tapi di area otak ini juga terkait dengan rasa dikhianati.

Saat cemburu dirasakan, secara biologis dapat menyebabkan lonjakan kadar hormon testosteron dan kortisol, yang memicu hasrat untuk mempertahankan pasangan setiap kali cemburu datang.

Kondisi ini juga bisa diperkuat dengan meningkatknya aktivitas septum lateral, yakni bagian otak yang berperan dalam mengendalikan emosi dan menjalin ikatan pada pasangan.

Jadi, cemburu sebenarnya berperan sebagai alarm yang mengingatkan Anda bahwa suatu hubungan dapat dibina dan dipertahankan. Tapi Anda perlu membedakan, cemburu yang sehat adalah ketika kita masih bisa berpikir secara logis, tidak mendramatisir dan tidak membesarkan masalah.

Nah, bila rasa cemburu membuat Anda jadi obsesif dan posesif, berhati-hatilah. Sebab ini bisa jadi pertanda cemburu yang tidak sehat.

Benarkah cemburu buta tanda gangguan jiwa?

cemburu buta

Bagaimana jika cemburu membuat seseorang jadi posesif, obsesif, bahkan memicu tindak kekerasan? Ternyata, cemburu berlebihan bisa menjadi gejala seseorang mengidap gangguan jiwa yang disebut dengan sindrom Othello.

MedicineNet mengatakan, sindrom Othello ialah kondisi dimana seseorang berkhayal tentang perselingkuhan dari pasangannya, dan lebih sering menyerang pria dibandingkan wanita.

Gangguan ini dapat muncul dengan sendirinya atau dalam gejala skizofrenia paranoid, alkoholisme, atau kecanduan kokain. Sindrom ini bisa sangat berbahaya dan mengakibatkan gangguan di rumah tangga, mengancam jiwa seseorang, bahkan bunuh diri.

Sindrom Othello ini juga termasuk ke dalam gangguan jiwa yang terkait dengan delusi. Delusi terjadi saat otak merasakan atau memproses suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

Artinya, seseorang yang delusional tidak dapat membedakan mana kenyataan dan imajinasinya saja. Jadi, seorang dengan sindrom Othello sangat meyakini kalau pasangannya berselingkuh, sehingga terus menerus memendam rasa cemburu yang tidak wajar.

Artikel terkait: Ibu mertua sering cemburu pada Anda? Begini 4 cara meluluhkan hatinya

Sindrom Othello dipengaruhi oleh gangguan saraf

cemburu buta

Sebenarnya, sindrom Othello jarang ditemukan, tapi kebanyakan diidap oleh pria di rentang usia 40-an. Sebuah penelitian juga menemukan bahwa sekitar 69,5% penderita sindrom Othello memiliki gangguan neurologis saraf yang mendasari perilakunya.

Beberapa penyakit neurologis yang sering dikaitkan dengan sindrom Othello adalah stroke, infeksi otak, trauma kepala, penyakit neurodegeneratif (kemunduran fungsi-fungsi saraf), tumor otak, hingga efek penggunaan obat-obatan terlarang, khususnya yang mengandung dopamin.

Kelainan otak yang biasanya terjadi pada sindrom Othello berasal dari bagian otak depan, yaitu sebagian besar mengatur perilaku sosial, penyelesaian masalah, serta fungsi motorik atau mengatur gerakan.

Tapi, tidak berarti orang-orang sehat yang tidak masuk karakteristik di atas tidak dapat mengalami Sindrom Othello.

Bila mencurigai pasangan sering kali cemburu buta yang berlebihan, jangan tunggu lama untuk membawanya ke psikolog atau psikiatri. Karena bila tak diatasi, sindrom ini bisa memicu kekerasan fisik bahkan tindak kriminal seperti pembunuhan.

 

Referensi: Hellosehat, MedicineNet

Baca juga:

Waspada! Ini 4 jenis gangguan bipolar yang bisa menyerang anak

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Hati-hati, sering cemburu buta bisa jadi tanda gangguan jiwa!
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti