TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada! Ini 4 jenis gangguan bipolar yang bisa menyerang anak

Bacaan 3 menit
Waspada! Ini 4 jenis gangguan bipolar yang bisa menyerang anak

Ternyata anak-anak bisa juga mengalami gangguan bipolar, inilah 4 tipe bipolar yang bisa menyerang anak dan harus diwaspadai orangtua.

Layaknya orang dewasa, anak-anak juga dapat mengalami gangguan kesehatan mental, salah satunya ialah gangguan bipolar pada anak. Menurut peneliti dari Harvard Medical School, sekitar 50 kasus pasien gangguan mental ternyata mengalami masalah ini sejak masih anak-anak.

Gangguan bipolar ditandai dengan adanya perubahan suasana hati yang ekstrim berupa mania dan depresi. Bipolar pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya karena faktor pola asuh dan faktor genetik bipolar.

Walau demikian, diagnoa gangguan bipolar pada anak masih menuai kontroversi. Pasalnya, gejala bipolar pada anak lebih sulit terdeteksi daripada orang dewasa dan membutuhkan waktu lama, mulai dari berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Artikel terkait : 7 Tindakan Orangtua yang Bisa Menyebabkan Anak Alami Gangguan Bipolar

Waspada! Ini 4 jenis gangguan bipolar yang bisa menyerang anak

Sebagian besar bipolar pada anak menunjukkan gejala yang berbeda dengan orang dewasa. Lalu, suasana hati dan perilaku anak-anak bisa saja tidak mengikuti standar yang digunakan dokter untuk mendiagnosis gangguan bipolar pada orang dewasa.

Selain itu, gejala bipolar pada anak sering sama dengan gejala dari berbagai gangguan kesehatan lainnya. Seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), yaitu mana ditandai dengan sikap impulsif, hiperaktif, dan kurang perhatian.

Karena gejala bipolar pada anak memang agak sulit terdeteksi, seharusnya orangtua bisa lebih memantau kesehatan mental anak sejak masih kecil. Dengan cara ini maka gangguan bipolar pada anak bisa lebih mudah untuk diketahui dan kemudian diatasi.

Artikel terkait: Ini ciri anak ADHD, jangan sampai salah diagnosis, Parents!

4 Tipe gangguan bipolar pada anak

bipolar pada anak

Dilansir dari situs Mayo Clinic setidaknya ada 4 tipe dasar gangguan bipolar yang harus diketahui. Apa sajakah itu?

1. Gangguan bipolar 1

Pada gangguan ini setidaknya pasien memiliki satu episode mania penuh yang kemudian dilanjutkan dengan episode depresi hipomania.  Gejala episode mania bisa sangat parah dan membuat pasien membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Episode mania merupakan kondisi gangguan suasana hati yang membuat pasien merasa sangat semangat secara fisik dan mental. Sedangkan episode hipomania yaitu bentuk mania yang lebih ringan, atau tak terlalu ekstrem dalam perubahan suasana hati.

Episode mania biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti energi luar biasa, kegelisahan, sulit konsentrasi, perasaan euforia/kebahagiaan ekstrem. Lalu, timbul perilaku berisiko, kurang tidur, dan beberapa kasus bisa mengganggu istirahat dan psikosis.

2. Gangguan bipolar 2

bipolar pada anak

Berbeda dengan bipolar 1, jenis bipolar ini setidaknya membuat pasien punya satu episode depresi besar dan satu episode hipomania, tapi sebelumnya tidak pernah mengalami episode mania. Bipolar 2 terkadang sering disalah artikan sebagai depresi, karena memiliki gejala yang mirip.

3. Gangguan cyclothymic (cyclothymia)

Waspada! Ini 4 jenis gangguan bipolar yang bisa menyerang anak

Anak-anak yang mengalami gangguan bipolar ini setidaknya memiliki satu tahun periode gejala hipomania dan periode gajala depresi. Tapi, gejala depresi yang timbul memang tidak parah seperti depresi berat.

4. Tipe lainnya

Tipe ini biasanya memang terjadi pada orang dewasa, bukan anak-anak. Penyebab gangguan bipolar ini karena dampak dari pemakaian obat-obatan dan minuman alkohol. Bisa juga disebabkan karena kondisi medis tertentu, seperti penyakit stroke dan multiple sclerosis.

Parents, itulah 4 jenis gangguan bipolar pada anak yang harus diwaspadai. Semoga buah hati kita terhindar dari jenis gangguan mental ini.

Orangtua perlu menerapkan kebiasaan terbuka dan menunjukkan cinta serta dukungan tanpa pamrih pada anak-anak, agar gangguan bipolar pada anak bisa dihindari.

Semoga bermanfaat.

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Referensi : Healthline dan Mayo Clinic

Baca juga :

5 Gejala Gangguan Mental Pada Anak, Parents Wajib Tahu!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Waspada! Ini 4 jenis gangguan bipolar yang bisa menyerang anak
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti