Batuk kering pada anak, atasi dengan 5 langkah ini, yuk!

Batuk kering pada anak, atasi dengan 5 langkah ini, yuk!

Batuk kering pada anak tentu saja sangat mengganggu si kecil. Yuk, cari tahu bagaimana mengatasinya

Dari sekian banyak penyakit, batuk dan pilek tentu saja jadi salah satu kondisi yang sering dialami oleh si kecil. Betul tidak, Bun? Terlebih saat anak batuk kering. Rasanya, sangat menyiksa, ya? Oleh karena itulah penting bagi Parents untuk mengetahui cara mengatasi batuk kering pada anak. 

Umumnya batuk kering memang akan dialami saat anak mengalami flu. Berbeda dengan batuk berdahak, batuk kering merupakan batuk yang tidak mengeluarkan dahak atau lendir. 

Biasanya, kondisi ini akan disebabkan oleh udara kering, iritasi, merokok, alergi, naiknya asam lambung, atau flu. Dikutip dari laman WebMD, batuk kering ini juga bisa terjadi akibat infeksi. Misalnya pada infeksi flu yang terkadang menyebabkan batuk kering yang berujung dengan rasa sakit atau gatal pada tenggorokan.

Ada beberapa kondisi khusus yang memengaruhi batuk kering pada anak, yaitu lingkungan yang penuh dengan asap tembakau, terlalu lembap, atau perubahan suhu secara tiba-tiba.

Hanya itu? Tentu saja tidak. Batuk kering pada anak ternyata memang bisa dipicu oleh beberapa faktor :

  • Lingkungan yang sangat dingin atau kering
  • Air Conditioner (AC)
  • Bau yang kuat
  • Reaksi alergi
  • Iritasi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh pilek atau flu
  • Efek dari refluks lambung atau kondisi serupa

Bagaimana cara mengatasi batuk kering pada anak?

cara mengatasi batuk kering pada anak

Saat anak mengalami batu kering tentu saja akan menyiksa dan mengganggu. Meskipun ada kalanya batuk kering ini bisa berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa membantu meringankan gejala batuk kering pada anak.

Berikut ini cara mengatasi batuk kering secara yang bisa Parents coba di rumah.

1. Cukupi kebutuhan cairan

Saat anak mengalami batuk pilek, umumnya akan mengalami peningkatan produksi lendir di bagian belakang hidung atau tenggorokan yang bisa memicu munculnya batuk kering.

Salah satu cara untuk membantu meringankan kondisi ini, Parents perlu memastikan kebutuhan cairan si kecil terpenuhi. Hal ini dikarenakan asupan cairan yang cukup bisa membantu mengurangi penumpukan lendir.

Minum air saat mengalami iritasi pada saluran pernapasan memang sangat disarankan untuk membantu meredakan gejalanya. 

2. Mandi uap / mandi air hangat

Salah satu cara alami lain yang bisa dilakukan adalah dengan mandi uap atau mandi air hangat. Langkah ini bisa membantu meredakan gejala batuk kering. Tapi pastikan dahulu suhu hangat yang pas untuk anak.

Parents juga dapat membuat ruang uap sendiri. Tutup pintu kamar mandi  dan nyalakan air panas di kamar mandi selama beberapa menit sampai cermin berkabut. Biarkan si kecil bisa menghirup uap air hangat yang dipercaya bisa membantu melegakan pernapasan.

3. Konsumsi buah-buahan 

Jika selama ini ada pandangan saat anak batuk sebaiknya menghindari untuk memberikan buah-buahan atau jus, hal ini tentu saja keliru.

Salah satu cara mengatasi batuk kering pada anak justru dengan memberikan beberapa jenis buah-buahan yang bisa membantu proses penyembuhan. Misalnya, buah-buaan yang kaya akan vitamin C. 

Vitamin C  berfungsi sebagai obat batuk rumahan karena mendukung sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan sel darah putih. Penelitian yang dilakukan di Norwegia menunjukkan bahwa vitamin C berfungsi sebagai antioksidan penting dan dapat redakan batuk serta tingkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Gunakan humidifier

Sebelum memberikan oba-obatan, mengapa Parents tidak memanfaatkan humidifier? Jangan lupa untuk menggunakan minyak esensial. Beberapa aroma ekaliptus, atau pepermint bisa membantu membersihkan saluran udara dan membuat rileks saat anak tidur.

5. Madu dan lemon

Memberi anak satu sendok makan madu dengan beberapa tetes lemon sebelum tidur merupakan sala satu cara yang baik untuk meredakan batuk kering.

Umumnya batuk kering akan memburuk di malam hari karena anak berbaring saat tidur. Sehingga meningkatkan ketidaknyamanan dan iritasi mukosa.

Kapan sebaiknya menemui dokter?

Batuk kering pada anak, atasi dengan 5 langkah ini, yuk!

Perlu dicatat, pada anak-anak, batuk dianggap kronis bila berlangsung lebih dari 4 minggu. Dan untuk dewasa lebih dari 8 minggu.

Oleh karena itu, jika kondisi batuk pada anak sudah berlangsung dalam kurun waktu yang lama, langkah terbaik adalah segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jika diperlukan, dokter tentu akan memberikan obat batuk pada anak. Biar bagaimana pun, pemberian obat batuk tanpa resep dokter tentu saja tidak dianjurkan.

Pemberian obat yang salah tentu saja bisa berisiko dan bisa menimbulkan efek samping yang serius, seperti tekanan darah tinggi dan kejang. Jadi hati-hati, ya Parents.

 

Referensi: Step to Health, WebMD

 

Baca juga:

Minum obat batuk saat hamil, amankah? Ini penjelasannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner