TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Dampak Asap dan Residu Rokok Pada Anak; Memicu Perilaku Agresif dan Anti Sosial

Bacaan 3 menit
Dampak Asap dan Residu Rokok Pada Anak; Memicu Perilaku Agresif dan Anti Sosial

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, dampak asap rokok pada anak bisa menyebabkan dia memiliki masalah perilaku agresif dan anti sosial.

Bila Anda seorang perokok, dan memiliki anak. Berusahalah untuk tidak merokok di sekitar anak. Karena dampak asap rokok pada anak sangat negatif bagi perkembangan mentalnya.

Dilaporkan oleh  The Mirror, sebuah penelitian terbaru menyatakan, anak yang terpapar asap rokok sejak dini bisa menyebabkan masalah perilaku.

Tim peneliti dari Universitas Montreal menemukan kaitan antara paparan asap rokok, dengan perilaku anti sosial pada anak. Perilaku ini ditandai dengan kecenderungan untuk menyakiti seseorang, kurangnya rasa simpati, dan melanggar norma sosial. 

Artikel Terkait: 10 Bahaya Asap Rokok yang Anda Sebarkan pada Anak

Hal tersebut termanifestasi ke dalam perilaku berikut ini.

  • Agresif/bersifat menyerang
  • Perilaku kriminal 
  • Pencurian
  • Menolak untuk melapor ke pihak berwajib
  • Merusak properti publik atau milik seseorang
  • Masalah akademis

Karenanya, anak-anak yang terpapar asap rokok sejak usia dini cenderung putus sekolah dan tidak melanjutkan pendidikan.

“Anak-anak memiliki kontrol yang sedikit terhadap paparan asap rokok. Asap rokok dianggap racun bagi otak di masa perkembangan eskponensialnya,” tutur profesor Linda Pagani dalam pernyataan media.

Para perokok pasif sering dikaitkan dengan masalah kesehatan jangka panjang dan jangka pendek. Namun, baru kali ini ada studi yang memuat dampak asap rokok pada anak dari segi perilaku.

Linda Pagani menambahkan, “Sekarang, untuk pertama kalinya kita mendapat bukti yang meyakinkan, bahwa ada bahaya lain. Yakni dampak asap rokok pada anak yang sistem otaknya masih berkembang,  sistem yang menentukan pilihan perilaku, kehidupan sosial dan emosional, serta fungsi kognitif pada anak.“

Saat otak yang masih berkembang terpapar asap rokok yang beracun, dampaknya bisa menyebabkan perkembangan otak menjadi abnormal.

Dampak asap rokok pada anak yang harus diwaspadai

Menurut Healthy Children, masih ada beberapa dampak lain yang sama berbahayanya, jika anak terpapar asap atau residu rokok. Meski tidak terpapar asap secara langsung, residu rokok yang tak terlihat dan menempel di tangan, wajah, rambut, baju, dan barang-barang lainnya juga dapat membayakan anak sehingga menimbulkan berbagai macam risiko ini.

1. SIDS

Bayi memiliki risiko yang lebih tinggi pada sindrom kematian mendadak jika terpapar pada residu apalagi asap rokok.

Artikel Terkait: Waspadai Kematian Mendadak pada Bayi (SIDS)

2. Masalah kesehatan

Dampak asap dan residu rokok pada anak menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Diantaranya ialah, infeksi telinga, batuk pilek, masalah pernafasan, dan kerusakan gigi. Mereka juga memiliki waktu pemulihan yang lebih lama dari sakit, dibandingkan anak yang tidak terpapar asap rokok.

3. Ketinggalan pelajaran

Karena anak yang terpapar asap dan residu rokok lebih sering sakit, akibatnya mereka sering bolos sekolah dan ketinggalan pelajaran.

4. Asma yang parah

Para perokok pasif rentan terkena serangan asma yang parah, sehingga mereka harus masuk rumah sakit.

5. Kecenderungan merokok

Anak yang terbiasa melihat orangtuanya merokok, maka dia akan mudah tergoda untuk menjadi perokok seperti orangtuanya.

6. Masalah Kesehatan

Paparan asap dan residu rokok bisa menyebabkan berbagai penyakit serius yang dialami anak. Seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, hingga katarak. Kemungkinan paru-paru mereka juga tidak bisa berkembang dengan optimal.

***

Setelah mengetahui berbagai dampak asap dan residu rokok pada anak, tentunya parents harus hati-hati jika ingin merokok di rumah apalagi di depan anak. Sebagai orangtua, kita bertanggung jawab untuk tumbuh kembang fisik dan mentalnya.

Bila memungkinkan, berusahalah untuk berhenti merokok demi anak Anda. Jika tidak mampu karena sudah terlalu kecanduan, berusahalah mencari terapi atau pengobatan agar berhenti merokok.

Anak adalah permata hati, tentu Anda tak mau perkembangannya tidak optimal, atau malah jadi sakit-sakitan karena terlalu sering terpapar asap dan residu rokok kan?

 

Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

Peringatan Dokter: Sekalipun Merokok di Luar Rumah, Orangtua Perokok tetap Bahayakan Anak

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Dampak Asap dan Residu Rokok Pada Anak; Memicu Perilaku Agresif dan Anti Sosial
Bagikan:
  • Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

    Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

  • 12 Ciri-Ciri Anak Cacingan yang Akurat, Selain Berat Badan Turun

    12 Ciri-Ciri Anak Cacingan yang Akurat, Selain Berat Badan Turun

  • Bayi Sering Cegukan, Apakah Tanda Sakit? Ini Jawabannya, Parents

    Bayi Sering Cegukan, Apakah Tanda Sakit? Ini Jawabannya, Parents

  • Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

    Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

  • 12 Ciri-Ciri Anak Cacingan yang Akurat, Selain Berat Badan Turun

    12 Ciri-Ciri Anak Cacingan yang Akurat, Selain Berat Badan Turun

  • Bayi Sering Cegukan, Apakah Tanda Sakit? Ini Jawabannya, Parents

    Bayi Sering Cegukan, Apakah Tanda Sakit? Ini Jawabannya, Parents

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti