TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Studi Candi Borobudur, Perkirakan Jumlah Pengunjung yang Ideal untuk Pemulihan

Bacaan 3 menit
Studi Candi Borobudur, Perkirakan Jumlah Pengunjung yang Ideal untuk Pemulihan

Jumlah pengunjung Candi borobudur akan dikaji terkait kelestarian bangunan.

Polemik kenaikan harga tiket Candi Borobudur masih cukup anyar di masyarakat. Sejak diumumkan oleh Menteri Luhut Binsar Panjaitan, kenaikan tersebut dimaksudkan untuk membatasi jumlah pengunjung naik ke atas candi dengan alasan melindungi dan memulihkan situs cagar budaya dari kerusakan.

Lalu, berapa banyak jumlah pengunjung yang ideal memasuki kawasan Candi Borobudur?

Studi Candi Borobudur Perkirakan Jumlah Pengunjung yang Tepat untuk Pemulihan

Jumlah Ideal Pengunjung 

Studi candi borobudur

Candi Borobudur menjadi salah satu objek wisata favorit turis domestik dan mancanegara. Setiap tahun ada jutaan turis datang berkunjung. Wacana pembatasan pengunjung keluar untuk menjaga kelestarian bangunan yang kondisinya kelebihan beban.

Sebuah studi berjudul Physical Carrying Capacity (Daya Dukung Fisik) Candi Borobudur memberikan perhitungan jumlah ideal pengunjung yang bisa naik ke candi, baik dengan atau tanpa pertimbangan pemulihan bangunan. Candi Borobudur dibagi dalam tiga zona.

Untuk di atas bangunan candi, jika tanpa pemulihan maksimal bisa dinaiki 1.391 orang dalam waktu bersamaan. Sedangkan jika ada pemulihan, 128 orang adalah jumlah yang direkomendasikan.

Pelataran candi juga turut dihitung. Tanpa pertimbangkan pemulihan, pelataran bisa dikunjungi 5.670 orang. Jika ada pemulihan, jumlahnya jauh merosot, hanya 523 orang yang diijinkan masuk.

Lalu di taman wisata candi, bisa menampung maksimal 111.666 pengnjung tanpa ada pemulihan. Sebaliknya, jika ada pemulihan kapasitas taman hanya diijinkan sebanyak 10.308 orang.

Artikel terkait: 8 Fakta Menarik Candi Borobudur, Candi Buddha Terbesar di Dunia

Candi Kelebihan Beban

Studi candi borobudur-inside 2

Kondisi Candi Borobudur dikabarkan mengkhawatirkan karena menahan beban berlebih dari pengunjung yang naik ke atas dan membuatnya turun. Berdasarkan laporan Balai Konservasi Borobudur, telah ditemukan keausan batu candi dan kerusakan beberapa relief.

Selain masalah konstruksi, perilaku vandalisme juga ditemukan di beberapa sudut candi. Ini juga termasuk adanya sampah yang ditinggalkan pengunjung.

Masih kerap ditemukan pengunjung yang sembarangan duduk di atas batu candi meski telah dipasang tanda larangan. Perlu pencegahan dan penjagaan lebih baik untuk melindungi bangunan candi yang berusia ribuan tahun.

Artikel terkait: Naik Drastis, Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Naik ke Candi Borobudur

Solusi untuk Membatasi Pengunjung ke Atas Candi

Studi candi borobudur-inside 3

Menaikkan harga tiket untuk turis yang mau naik ke atas candi masih diragukan. Sejumlah solusi dikaji yang bisa memuaskan turis serta melindungi candi. Adanya pembatasan pengunjung bisa dengan memberlakukan sistem buka tutup sesuai kekuatan candi menahan beban.

Pembagian waktu kunjungan bisa menjadi opsi lain dan hanya pengunjung yang sudah mendaftar berhak masuk ke candi. Para pengunjung juga diharapkan bisa tertib dan mematuhi peraturan yang dibuat.

Terakhir, langkah paling ekstrem ialah menutup akses ke atas candi dan hanya kalangan tertentu yang boleh masuk tergantung kepentingan.

Studi Candi Borobudur tersebut diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah untuk konservasi berkelanjutan. Pengunjung pun juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan serta kelestarian bangunan dimulai dari hal kecil.

Baca juga:

Alami Serangkaian Gejala, 161 Siswa Keracunan Makanan Setelah Acara Sekolah

Mengapa Malam Lebih Dingin, Padahal Sudah Masuk Musim Kemarau? Yuk Pahami Fenomena Bediding

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Kisah Perempuan 55 Tahun Selamat Setelah Jatuh dari Lantai 21 Apartemen

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Balqis Widyaningtyas

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Studi Candi Borobudur, Perkirakan Jumlah Pengunjung yang Ideal untuk Pemulihan
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti