TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Angka Kelahiran Menurun, BKKBN: "Tiap Keluarga Harus Punya 1 Anak Perempuan"

Bacaan 3 menit
Angka Kelahiran Menurun, BKKBN: "Tiap Keluarga Harus Punya 1 Anak Perempuan"

Penyataan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo ini lantas ramai dibicarakan di media sosial, Parents. Apa alasannya?

Di media sosial sedang ramai soal Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN yang targetkan setiap keluarga di Indonesia setidaknya punya 1 anak perempuan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Parents.

Apa alasannya?

Angka Kelahiran Menurun Jadi Alasan BKKBN Minta Tiap Keluarga Punya 1 Anak Perempuan

Hasto menjelaskan bahwa imbauan ini dilatarbelakangi oleh angka kelahiran atau Total Fertility Rate (TFR) di Indonesia yang menurun secara signifikan.

Maka itu, agar populasi penduduk di Tanah Air terjaga, BKKBN mengusulkan agar setiap keluarga setidaknya punya 1 anak perempuan.

“Karena kalau anaknya dua lebih dikit, maka hampir dipastikan 1 anak perempuan akan melahirkan anak 1 perempuan juga,” jelasnya mengutip laman CNN Indonesia.

Dia juga membandingkan tren kelahiran saat ini dengan tahun 1970-an. 

Menurutnya, saat itu rata-rata perempuan dapat melahirkan 6-9 anak dalam setiap keluarga. Berbeda dengan sekarang yang hanya melahirkan 1-2 anak.

“Bahkan di Pulau Jawa memiliki grafik angka TFR yang rendah, sudah 2,0 sekian, ya. Tadi di Jawa Barat sudah 2,00 sekian, di Jawa Tengah 2,04, di DIY 1,9, di DKI juga 1,89,” ungkap Hasto.

Grafik angka TFR tersebut dinilai rendah. Serta, berdasarkan data World Population Prospect, grafik TFR di Indonesia memang terus menurun dari tahun ke tahun.

Artikel Terkait: UU KIA Disahkan DPR: Cuti Melahirkan Jadi 6 Bulan, Catat Ketentuannya!

Penurunan Angka Pernikahan

BKKBN minta tiap keluarga punya 1 anak perempuan, faktor kurangnya angka pernikahan jadi salah satu alasan

Selain itu, Hasto menyampaikan bahwa jumlah kelahiran yang menurun pun dipengaruhi juga oleh penurunan angka pernikahan dari tahun ke tahun.

“Dulu, pernikahan dalam satu tahun ada 2 juta lebih, sekarang meskipun jumlah usia nikahnya masih cukup besar, tapi hanya sekitar 1,5 sampai 1,7 juta,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, perubahan persepsi tentang pernikahan di masyarakat pun dinilai ikut memengaruhi jumlah kelahiran yang menurun.

“Tujuan pernikahan di Indonesia mayoritas untuk prokreasi atau untuk mendapat keturunan. Sekarang lebih banyak untuk rekreasi, supaya hubungan suami-istri sah, ada yang sekarang tujuannya untuk ‘security‘ juga untuk bisa mendapat perlindungan saja,” jelas Hasto.

Artikel Terkait: BKKBN: 57 Persen Ibu Indonesia Alami Baby Blues, Tertinggi di Asia!

Tuai Kontroversi di Media Sosial

Pernyataan BKKBN soal tiap keluarga punya 1 anak perempuan tuai kontroversi

Pernyataan BKKBN yang imbau agar satu keluarga setidaknya punya 1 anak perempuan juga tuai kontroversi di media sosial.

Tidak sedikit netizen yang berkomentar bahwa melahirkan anak perempuan di setiap keluarga bukanlah solusi yang tepat untuk diterapkan.

Pasalnya, memiliki dan membesarkan anak bukanlah sesuatu yang mudah. Tidak semua pasangan mampu menjalankannya.

Belum lagi, biaya hidup yang semakin mahal pun jadi tantangan tersendiri bagi para orang tua untuk membesarkan anak mereka.

“Kalau mau angka kelahiran enggak turun, sejahterakan rakyatnya dulu. Lindungi dan bikin nyaman rakyat. Bukannya bikin target yang enggak ada hubungannya sama penyebab penurunan kelahiran,” ungkap netizen di X.

“Di zaman yang serba mahal, punya 1 atau 2 anak udah engap. Kalau diwajibkan ada 1 perempuan, ribet. Memangnya bisa menjamin, setiap orang melahirkan anak perempuan?” curhat netizen di Instagram.

“Biaya hidup makin mahal. Lebih baik satu anak berkualitas dan masa depan terjamin,” kata netizen lainnya.

Artikel Terkait: BKKBN Ingatkan Risiko Anak Diare Karena Botol Susu Tidak Steril, Ini Kata Dokter

Bagaimana kalau menurut Parents? Setuju atau tidak soal BKKBN yang targetkan tiap satu keluarga punya 1 anak perempuan?

Yang pasti, memiliki anak bukanlah hal mudah ya, Parents. Sebelum memutuskan punya anak, ada beberapa hal yang perlu Anda dan pasangan pertimbangkan juga. Hal ini dilakukan agar anak bisa tumbuh optimal dan menjadi generasi berkualitas di masa depan.

***

www.liputan6.com/health/read/5632257/kepala-bkkbn-harap-setiap-pasangan-lahirkan-satu-anak-perempuan-warganet-ada-cara-memastikan-yang-lahir-cewek?page=4

www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20240703094543-284-1116974/bkkbn-targetkan-tiap-keluarga-punya-1-anak-perempuan-ini-alasannya

Baca Juga:

Benarkah Ekskul Pramuka Dihapus dari Kurikulum Merdeka? Ini Faktanya

Mengenal Sejarah Hari Pendidikan Nasional dan Upacara Perayaan Daring 2021

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

7 Fakta Kasus Ibu Lecehkan Anak Kandung di Tangsel, Diancam Teman Facebook

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Angka Kelahiran Menurun, BKKBN: "Tiap Keluarga Harus Punya 1 Anak Perempuan"
Bagikan:
  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti