TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

4 Cara mengatasi pola asuh anak yang berbeda dengan pasangan

Bacaan 3 menit
4 Cara mengatasi pola asuh anak yang berbeda dengan pasangan

Sebagai orang tua, tidak selamanya kita sependapat dengan pasangan, termasuk tentang pola asuh anak. Lalu bagaimana sebaiknya kita bersikap?

Saat cara mengurus anak yang kita terapkan berbeda dengan pasangan, ketegangan hubungan suami-istri pun bisa meninggi. Hampir semua orang tua sesungguhnya memiliki pandangan cara mengurus anak yang berbeda dengan pasangan mereka.

Bisa jadi Ayah berpendapat autoritarian lebih baik dan sangat cocok untuk anak laki-laki, tapi Ibu mungkin lebih suka dengan pola autoritative, apa pun gender yang dimiliki si Anak.

Sayangnya, perbedaan cara mendidik anak ini, seringkali memicu konflik dan menyebabkan ketegangan dalam rumah tangga. Anak pun bisa bingung melihat perbedaan ini. Lebih buruknya, memanfaatkan situasi ketidak cocokan pola asuh orang tuanya untuk kepentingan dirinya.

Cara Mengurus Anak : Pola asuh mana yang terbaik?

4 Cara mengatasi pola asuh anak yang berbeda dengan pasangan

Beberapa waktu yang lalu, kami telah membahas tipe-tipe pola asuh anak yang dapat digolongkan dalam empat kelompok yaitu, authoritarian (otoriter), permisif, authoritative, dan neglectful.

Pola asuh authoritative sebenarnyalah merupakan pola yang paling ideal untuk anak. Di mana anak tetap mengenal aturan namun juga ada kesempatan baginya untuk mengemukakan pendapat. Pola asuh ini juga disebut sebagai pola asuh yang paling sehat untuk menjaga hubungan orang tua dan anak.

4 Cara mengatasi pola asuh anak yang berbeda dengan pasangan

Dari beberapa survey parenting yang dilakukan oleh para ahli, hampir sebagian besar orang tua telah mempelajari bagaimana mengurus anak mereka sejak mereka belum memiliki anak sekalipun.

Namun, alam bawah sadar mereka yang merekam bagaimana mereka dulu dibesarkan kemudian mempengaruhi bagaimana pola asuh mereka saat ini.

Sebagian ada yang menerapkan pola asuh seperti yang dulu orang tua mereka lakukan, sebagian lagi menjauhinya, sementara yang lain mengkombinasikan antara model kepengasuhan mereka dulu dan apa yang telah mereka pelajari.

Sebetulnyalah, memiliki perbedaan pola asuh juga ada sisi baiknya, selama perbedaan tersebut tidak terlalu mencolok. Anak akan mempunyai gambaran yang lebih luas tentang nilai-nilai tertentu, serta membangun ikatan khusus dengan ayah dan ibunya. Hanya saja, orang tua wajib untuk terlihat kompak di depan anaknya.

Misalkan bila ibu sudah meminta anak berhenti menonton TV, ayah pun harus mendukung permintaan tersebut. Jangan sampai perbedaan keduanya terlihat didepan anak.

Bagaimana mengatasi perbedaan pola asuh?

mengurus anak  

Ada beberapa pilihan yang dapat kita lakukan bila memiliki perbedaan pola asuh dengan pasangannya. Di antaranya:

1. Beragumenlah saat anak tidak ada disekitar kita

Beradu pendapat dengan pasangan di depan anak, bukanlah hal yang tepat. Terlebih bila ini menyangkut kepentingan anak.

2. Belajar pola kepengasuhan bersama

Saling memahami dan mempelajari pola asuh yang masing-masing yakini nilai positifnya, akan membantu kita untuk menentukan pola kepengasuhan yang lebih teapt untuk anak.

3. Berkonsultasi pada ahli

Saat ini ada banyak cara untuk berkonsultasi dengan ahli tentang dunia kepengasuhan anak. Baik itu dengan menghadiri seminar, bergabung dalam grup parenting atau malah mendatangi tempat-tempat konsultasi yang saat ini banyak tersebar di pelbagai kota.

Parents, semoga informasi di atas bermanfaat.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Tipe Pola Asuh Anak

Parenting Lumba-lumba, Pola Asuh yang Membangun Sikap Positif

 

 

 

Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • 4 Cara mengatasi pola asuh anak yang berbeda dengan pasangan
Bagikan:
  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti