4 jenis pola asuh anak yang populer di kalangan keluarga Indonesia, mana yang Parents terapkan?

4 jenis pola asuh anak yang populer di kalangan keluarga Indonesia, mana yang Parents terapkan?

Jenis pola asuh anak ini terbilang populer di Indonesia, manakah yang Parents terapkan pada si kecil?

 

Pengasuhan anak dalam keluarga era modern tentu berbeda antar orangtua satu dengan lainnya. Apapun pengasuhan yang diterapkan, bisa ditarik benang merah yang sama yakni membentuk si kecil menjadi pribadi yang berkarakter positif saat tumbuh dewasa dan tangguh menjalani kehidupannya kelak. Lantas, apa ya pengasuhan anak dalam keluarga yang populer di Indonesia?

Pengasuhan anak dalam keluarga Indonesia #1 : Agamis

Mendidik anak dengan pola agamis menjadi urutan pertama yang paling populer di Indonesia. Pengasuhan yang menitikberatkan nilai moral dan berpegang teguh pada agama ini memang cenderung berkembang di negara Timur termasuk Indonesia.

Sisi positif pengasuhan dengan cara ini yaitu bisa memperkuat iman anak agar jangan sampai terjerumus ke dalam hal negatif seperti narkoba, pergaulan bebas dan aspek tidak baik lainnya.

Pengasuhan anak dalam keluarga Indonesia #2 : Aktif Progresif

Toleransi dan nilai kekeluargaan menjadi aspek dominan dalam pola asuh satu ini. Umumnya, pola ini dijalankan secara turun temurun dalam keluarga ‘ningrat’ dimana kekeluargaan sangat erat. Selain itu, anak dianjarkan untuk menghormati anggota keluarga yang lebih tua.

Pengasuhan anak dalam keluarga Indonesia #3 : Bebas

Pola asuh demokratis rupanya juga cukup populer Bun di Indonesia. Alih alih melarang anak berbuat ini dan itu, pola asuh demokratis memberikan kebebasan dan kemandirian anak dalam menentukan jati dirinya kelak. Pola satu ini dikategorikan pola asuh Barat atau modern.

Di sini memang anak dibiarkan bebas berekspresi, namun kerap kali justru menjadi kebablasan karena orangtua tidak bisa mengontrol keinginan anak-anaknya. Namun jika diterapkan dengan tepat, pola asuh ini bagus untuk mengembangkan kepribadian anak menjadi berkarakter dan bertanggung jawab.

Pengasuhan anak dalam keluarga Indonesia #4 : Idaman orangtua

Semua orangtua tentu berkeinginan kelak sang anak lebih sukses dan hidup berkecukupan dibanding mereka. Pola inilah yang juga banyak diterapkan orangtua Indonesia, umumnya diadopsi golongan kelas menengah ke bawah. Kondisi ekonomi umumnya menjadi alasan, orangtua tidak ingin anak merasakan kesusasahan seperti mereka dan menemukan jalan yang lebih baik.

Sayangnya, pola ini kerap membuat orangtua mengekan anak agar menuruti keinginan mereka. Padahal jika diaplikasikan pada anak dengan kadar yang pas, pola asuh ini bisa menghasilkan anak yang sukses dan mapan di kemudian hari.

Itu dia Parents pola asuh yang banyak berkembang di kalangan keluarga Indonesia, yang mana masing-masing ternyata masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli apakah baik untuk psikis anak.

Mayoritas orangtua yang tinggal di kota besar non metropolis cenderung menggunakan pola asuh agamis, berbeda dengan keluarga yang hidup di pedesaan yang cenderung mengedepankan pola asuh terakhir untuk menuntun anak-anaknya. Sementara itu, penduduk di kota metropolitan banyak juga yang menerapkan pola asuh yang bebas dan modern untuk pertumbuhan buah hatinya.

Setiap pola asuh tidak bisa dipukul rata karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, tentunya semua ada untuk tujuan positif yakni mendorong anak menjadi seseorang yang berguna untuk kehidupannya dan orang lain.

Nah adakah Parents yang menerapkan salah satu pola asuh populer di atas? Atau ada yang menerapkan pola asuh lain yang bisa menjadi inspirasi?

Baca juga : 

Dorong anak berpikir kritis dengan lakukan 3 hal ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Tyas

app info
get app banner