Ajak remaja lebih bijak berselancar di dunia maya, ini rumus yang bisa diterapkan orang tua!

Ajak remaja lebih bijak berselancar di dunia maya, ini rumus yang bisa diterapkan orang tua!

Penting mendidik anak bijak di dunia maya, bagaimana caranya?

Bijak menggunakan internet di tengah perkembangan arus informasi yang kian mudah seperti sekarang menjadi hal yang penting, utamanya untuk remaja yang tengah mencari jati diri. Ada hampir 21 juta orang remaja Indonesia yang bergelut di jejaring online yang membuat literasi digital sejak dini sangat diperlukan.

Literasi digital yang rendah akan mengakibatkan remaja mudah terpapar efek negatif media sosial seperti kesalahan menelaah informasi, mengorbankan keamanan data pribadi karena salah menggunakan aplikasi, kecanduan media sosial, menjadi korban perundungan di jagat maya yang tentunya dapat menimbulkan dampak tersendiri di kehidupan nyata.

Bijak menggunakan internet, edukasi nyata Facebook Indonesia bagi remaja dalam bermedia sosial

Cerdas menggunakan media sosial menjadi hal yang krusial untuk dilakukan. Sayangnya, ternyata masih banyak guru dan orangtua yang belum memiliki pengetahuan memadai yang dapat membantu mereka menjadi panutan dalam menggunakan internet dengan baik.

Sadar akan kondisi ini, Facebook Indonesia selaku platform media sosial terbesar bekerja sama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa pun mengadakan pelatihan dengan menggunakan modul khusus bagi orangtua dan guru yang dibuat untuk meningkatkan pendidikan digital serta pemahaman isu seperti keamanan dan keselamatan diri di ranah online.

Modul ini merupakan bagian dari program Think Before You Share yang telah diadakan sejak kuartal keempat pada 2018 lalu dan diharapkan dapat membantu guru melek akan literasi digital, lalu mengajarkannya kepada siswa di sekolah agar lebih bijak menggunakan media sosial.

Artikel terkait: Parental control sebagai pengaman internet untuk anak

"<yoastmark

“Bersama dengan YCAB, kami membuat modul khusus bagi guru dan orang tua untuk melengkapi modul pelatihan yang selama ini telah kami jalankan untuk siswa sekolah menengah umum. Modul ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan siswa dalam berpikir kritis, berempati serta menjadi acuan model pengasuhan berbasis kebiasaan yang baik guna membantu remaja lebih bijak menggunakan media sosial,” ujar Ruben Hattari selaku Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia saat ditemui dalam acara Focus Group Interview Program Think Before You Share di Thamrin Nine Ballroom pada Kamis, (27/06) lalu.

Sebagai informasi, program pelatihan literasi digital Think Before You Share terbaru ini telah berhasil difasilitasi ke lebih dari 21.000 peserta. Termasuk 2.500 guru dan 1.000 orang tua di 150 sekolah di 7 provinsi di Indonesia antara lain Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

Pemilihan provinsi didasarkan pada prioritas yang dilakukan YCAB serta indeks pengembangan manusia dan prestasi siswa di sekolah. Bahkan program kali ini telah menjangkau lembaga pendidikan yang lebih beragam seperti sekolah negeri, swasta, sekolah kejuruan dan madrasah.

Bijak menggunakan internet: gunakan rumus RT2P

Bijak menggunakan internet dengan aktivitas yang menyenangkan

Berbagai program dijalankan, namun tentunya ada langkah yang bisa dilakukan dari diri sendiri. Yakni Rasakan, Tahan, Pikirkan dan Putuskan (RT2P).

  1. Rasakan; cermati apakah postingan itu menarik sehingga banyak orang harus tahu? Apakah postingan tersebut berisi hal yang menyenangkan atau sedih? Apakah benar orang lain harus mengetahui hal tersebut?
  2. Tahan; Jangan terburu-buru saat akan membagikan sesuatu ke media sosial hanya karena merasa postingan itu penting untuk diketahui banyak orang
  3. Pikirkan; ini yang tidak kalah penting yaitu memikirkan dengan matang sebelum mengunggah sesuatu ke media sosial
  • Pastikan informasi itu benar dan valid
  • Yakinkan informasi berasal dari sumber terpercaya
  • Pastikan informasi sesuai dengan ilmu pengetahuan
  • Informasi sebisa mungkin berasal dari dua sumber atau lebih sehingga bisa digunakan untuk pembanding
  • Tanyakan kepada ahli apabila masih ragu terkait informasi tertentu
  • Tanyakan pada diri sendiri, apa dampaknya jika membagikan sebuah informasi?

4. Putuskan; Setelah sudah mempertimbangkan kebenaran informasi yang ada dan apa dampaknya jika informasi tersebut dibagikan. Kini saatnya untuk memutuskan apakah kamu akan membagikan postingan tersebut. Kamu bebas memilih tindakan apa yang akan dilakukan namun ingat untuk bertanggung jawab akan setiap hal yang dilakukan.

Nah Parents, sudahkah melakukan langkah di atas pada remaja Anda di rumah?

Baca juga:

5 Pedoman Agar Anak Cerdas Berinternet, Orang Tua dan Guru Wajib Tahu

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner