Berkomunikasi dengan janin bisa dilakukan dengan 5 cara berikut ini, Bun!

Berkomunikasi dengan janin bisa dilakukan dengan 5 cara berikut ini, Bun!

Bagaimana caranya agar kita bisa berkomunikasi dengan janin secara efektif, ya? Berikut tips dan trik selengkapnya, Bun!

Ketika saya hamil pertama kali, Bunda pasti sangat ingin untuk dapat melihat, bercanda dan berkomunikasi dengan janin atau anak saya yang masih di dalam kandungan. Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa menjalin komunikasi yang tepat dengan janin?

Untuk menjalin ikatan dan komunikasi dengan janin yang efektif, tentunya Bunda harus sering memberikan ia stimulasi. Jenis-jenis stimulasi yang Bunda berikan bisa beragam, tetapi stimulasi ini haru dilakukan secara rutin di saat Bunda tengah santai. Ayah pun bisa ikut serta untuk menjalin komunikasi dengan si kecil di dalam kandungan, loh.

5 Cara efektif untuk berkomunikasi dengan janin

Beberapa cara yang bisa Bunda terapkan di antaranya adalah:

  • Bicara dengan janin

Janin yang bertumbuh dalam kandungan Anda bisa mendengar. Ajak mereka bicara, misalnya tentang apa yang Anda lakukan, tentang makanan, dan lainnya. Janin akan mengenali suara Anda dan memiliki ikatan yang kuat dengan suara Anda.

  • Bacakan buku untuknya

Sama seperti berbicara, membacakan buku juga cara yang baik untuk berinteraksi dengan janin. Bacakan puisi, cerita klasik, lagu anak dan lainnya. Bacakanlah dengan nyaring agar bayi dapat mengenali suara Anda dan belajar mengenal kosa kata baru.

  • Dendangkan musik

Pada kehamilan pertama, saya kerap memperdengarkan lagu untuk anak saya yang masih berada di dalam rahim. Biasanya, anak saya meresponnya dengan gerakan. Senang sekali rasanya ketika ia mulai bergerak, karena saya tahu ia merespon lagu yang saya perdengarkan.

Artikel terkait: Bumil, lakukan 5 stimulasi ini agar janin lebih aktif dalam kandungan

  • Mengelus-elus perut

Mengelus perut dapat membuat kita merasa nyaman dan santai. Selain itu, janin juga dapat merasakan rangsangan yang kita berikan tersebut. Ia akan kembali merespon dengan gerakan menggeliatnya.

  • Bermain “ciluk-ba” dengan lampu senter

Bercanda dan bermain menggunakan senter adalah hal yang paling menyenangkan. Janin akan mengikuti arah sinar senter dan berusaha mengejarnya.
Janin melihat cahaya senter seperti kita melihat senter dengan mata tertutup. Permainan ini akan lebih menyenangkan bila dilakukan dengan kakak-kakaknya.

Jadi, sudah siap untuk mencoba berbagai cara tersebut, Parents?

***

Baca juga:

Wajib tahu! 7 cara membangun ikatan bayi di kandungan dengan ayahnya

Hamil pertama kali memang menjadi pengalaman baru bagi pasangan pengantin. Hal penting yang harus diketahui pasangan pengantin yang baru hamil adalah harus mengajak janin berinteraksi. Interaksi ini dilakukan untuk menjalin ikatan antara janin dengan orang tua. Tidak hanya ibu, ayah juga dapat melakukannya sehingga memiliki kedekatan sosial dengan calon bayinya. Inilah 5 cara yang dapat ayah lakukan untuk berkomunikasi dengan janin agar ikatan yang dimiliki semakin erat.

5 Cara Berinteraksi dengan Calon Bayi

1. Bicara dengan Janin

Pada saat awal kehamilan memang janin belum bisa merespon ucapan kedua orang tuanya. Akan tetapi, calon bayi Anda dapat mendengar apa yang dikatakan kepadanya. Ia mendengar dan mengenali suara kedua orang tuanya, sehingga suara yang sering didengarnya akan terekam di alam bawah sadarnya. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika sering berinteraksi dengan mengajaknya berbicara.

ini berkomunikasi dengan janin berbicara dengan janin

2. Bacakan Buku Untuknya

Mengajarkan anak untuk mengenali suara kedua orang tuanya tidak hanya dilakukan dengan mengajaknya berbicara. Anda juga dapat membacakan buku untuknya dengan berbagai genre cerita, puisi, dan lain sebagainya. Dengan begitu, calon bayi dalam kandungan Anda dapat belajar berbagai kosa kata baru. Alam bawah sadarnya akan merekam memori tersebut.

3. Dendangkan Musik

Berinteraksi dengan si kecil dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memperdengarkan musik yang anda sukai di dekat perut. Pastikan volume suaranya tidak terlalu tinggi. Lalu bayi dalam kandungan dapat merespon musik tersebut dengan pergerakan. Cara ini dipercaya dapat menumbuhkan bakat si kecil di bidang musik.

tau berkomunikasi dengan janin mengenal manfaat membacakan dongen bagi janin selama kehamilan

4. Mengelus Elus Perut

Mengelus elus perut dapat menciptakan perasaan nyaman bagi sang ibu. Gerakan ini juga dapat menciptakan rasa nyaman bagi si kecil yang sedang berada dalam kandungan ibu. Rangsangan seperti ini akan direspon si kecil dengan gerakan gerakan kecilnya. Melalui elusan di perut ibu, si kecil dapat merasakan sentuhan dari sang ibu yang diseliuti cinta. Tidak hanya itu, ayahnya juga dapat melakukan hal serupa.

5. Bermain “Ciluk ba” dengan Lampu Senter

Salah satu cara untuk berkomunikasi dengan janin adalah dengan bermain ciluk ba. Mengajak si kecil bermain “ciluk ba” dengan menggunakan senter memang suatu hal yang menyenangkan. Begitu pula janin dalam kandungan Anda, ia merasa seperti melihat cahaya dengan mata tertutup. Calon bayi Anda akan mengikuti arah senter yang dilihatnya. Ia akan bergerak sesuai arah gerak senter yang di arahakan kepadanya.

mau tau berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi antara Ibu dan Janin

Memiliki ikatan batin dan sosial yang kuat dengan buah hati adalah keinginan semua orang tua. Jika Anda ingin memilikinya dengan si kecil, 5 cara berinteraksi dengan calon bayi tersebut dapat dipraktekan pada saat pasangan Anda sedang hamil. Cara tersebut dapat dilakukan oleh ibu ataupun ayah. Intensitas komunikasi yang sering semakin baik bagi orang tua dan janin. Sudah siapkah Anda mencoba car acara tersebut?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Yenny The

app info
get app banner