TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kejam! Bayi berumur 6 jam dikubur hidup-hidup oleh orangtuanya

Bacaan 4 menit
Kejam! Bayi berumur  6 jam dikubur hidup-hidup oleh orangtuanya

Tak ingin anak perempuan, keluarga ini tega mengubur bayi mereka yang baru lahir hidup-hidup.

Sungguh tega orangtua yang telah membiarkan bayi dikubur hidup. Padahal, banyak pasangan suami istri di luar sana yang sangat mendambakan kehadiran seorang bayi di tengah-tengah keluarga mereka.

Tindak kriminalitas orangtua terhadap bayi, seperti bayi dikubur hidup ini sudah tidak terhitung lagi oleh jari. Entah apa motif mereka melakukan kejahatan yang sangat merugikan tersebut.

Kasus bayi dikubur hidup oleh orangtuanya kembali terjadi di daerah Jajpur, Odisha.

Artikel terkait : Balita 2 tahun tewas di tangan ayah kandung, pelaku mencoba bunuh diri

Seorang saksi melihat dua kaki mungil sedang menendang-nendang tanah dari dalam gundukan tanah. Karena curiga, dia memanggil bantuan untuk menggali tanah agar bisa menyelamatkan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut.

Bayi dikubur hidup oleh orangtuanya berhasil selamat

bayi dikubur hidup

“Bayi itu dikubur secara terbalik, dia dibungkus kain. Kami menemukan dua kaki kecil di atas tanah dan percaya jika bayi itu hidup,” ujar seorang warga yang turut membantu menyelamatkan bayi tersebut.

Dilansir dari situs GodVine, ternyata usia bayi yang dikubur hidup oleh orangtuanya itu baru berusia 4 hingga 6 jam. Setelah berhasil diselamatkan, bayi malang ini segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Ketika tiba di rumah sakit, bayi berada dalam kondisi kritis. Dokter dan perawat berusaha semaksimal mungkin, hingga akhirnya kondisi bayi kembali stabil.

Sekarang, bayi mungil itu sudah memiliki nama, yaitu Dharitri. Nama tersebut diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti ‘bumi’.

Artikel terkait: Bayi baru lahir dikubur hidup-hidup, diselamatkan setelah 7 jam!

Dharitri dianggap beban oleh keluarganya

bayi dikubur hidup

Setelah kasus ini diusut, diketahui bahwa sebelum Dharitri lahir,  kedua orangtuanya telah memiliki 5 anak perempuan. Memiliki banyak anak perempuan sering dianggap sebagai beban keuangan, karena mas kawin dan tradisi budaya lainnya. Keluarga Dharitri tidak menginginkan tambahan anak perempuan, itulah mengapa ketika gadis kecil itu lahir, dia dikubur hidup-hidup.

Untuk Anda yang ingin melihat bagaimana bayi tersebut akhirnya berhasil diselamatkan dari dalam tanah, berikut adalah videonya. Namun, jika dirasa Anda tidak kuat untuk menontonnya, lebih baik untuk tidak menonton.

Dari kasus Dharitri ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk mengubah opini publik terkait tradisi budaya yang berhubungan dengan gender. Dengan demikian, tak ada lagi orangtua yang harus membunuh anaknya akibat peraturan diskriminasi yang ada dalam budaya tertentu. Sebab, semua bayi atau manusia memiliki hak yang sama untuk hidup di dunia.

Penelitian Soal Pembunuhan Bayi

Pembunuhan bayi yang dilakukan oleh ibu atau orang tua telah terjadi sepanjang sejarah dan di seluruh dunia. Menurut penelitian yang dipublikasikan NCBI, ada beberapa faktor yang menyebabkan ibu membunuh bayi. Sebuah studi tingkat makro di Amerika tentang pembunuhan bayi, menemukan peningkatan pembunuhan karena tekanan ekonomi.

Penelitian pembunuhan bayi menemukan pelakunya didominasi ibu yang menganggur di usia awal 20-an. Banyak kasus terjadi dalam konteks pelecehan anak, meskipun beberapa ibu juga pernah melakukan updaya bunuh diri. Seringkali mereka mengalami gangguan kejiwaan.

Para ibu yang melakukan pembunuhan bayi seringkali berada dalam kondisi miskin, terasing dari kehidupan sosial, pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau memiliki masalah hubungan lainnya. Latar belakang sosial ekonomi yang kurang beruntung dan tanggung jawab utama untuk anak-anak adalah hal biasa.

kasus pembunuhan bayi

Anak yang menangis terus-menerus atau faktor anak kadang-kadang menjadi pencetus pembunuhan. Beberapa ibu sebelumnya telah melecehkan anak itu, sementara yang lain sakit mental. Ibu yang lalai atau kasar seringkali merupakan pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Banyak pelakunya menderita psikosis, depresi, atau percobaan bunuh diri.

Dalam populasi pelaku pembunuhan di lembaga pemasyarakatan, para ibu sebagian besar tidak menikah, korban penganiayaan yang menganggur, yang memiliki pendidikan dan dukungan sosial yang terbatas. Ada yang mengalami penurunan kecerdasan, dan beberapa menganggap anak yang dikorbankan bukanlah hal yang tidak normal.

Beberapa penelitian pemasyarakatan mencatat ibu yang membunuh bayi pernah mengalami depresi, psikosis, penyalahgunaan zat, bunuh diri, dan perawatan kesehatan mental sebelumnya. Berbagai stres (ekonomi, sosial, riwayat pelecehan, masalah hubungan pasangan), status pengasuh utama, dan kesulitan merawat anak sering terjadi.

Sumber : GodVine

Baca juga :

Seorang perawat diduga membunuh 8 bayi di rumah sakit, apa alasannya?

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kejam! Bayi berumur 6 jam dikubur hidup-hidup oleh orangtuanya
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti